Wa'alaikumsalam wr wb
  Terima kasih masukannya. Tentu saja, saya paham itu akh. Khilafah butuh 
sinergi semua pihak (umat) tak bisa didirikan HT saja.
   
   Dimulai dari sendiri tentu juga akh. Dari pemantapan akidah. Pernahkah Anda 
ikut ESQ? isi training ESQ  itu saya lihat hampir sama dengan yang dikaji HT 
soal pemantapan akidahnya. yah, karena soal akidah itu paling fundamental dan 
umat Islam sama akidahnya.  Sembari memperbaiki diri, kita juga berusaha 
bersama memperbaiki masyarakat. Sebab, kita bagian dari masyarakat dan negara. 
Kalau memperbaiki diri sendiri sendirian, sampai kapan pun sulit. Kita makhluk 
sosial Akh. Anggota HT, akhwatnya pasti dan wajib berjilbab dan berkerudung akh 
(khimar). ^_^ Bukankah saya bilang itu merupakan bagian dari terikat aturan 
Allah.
   
  Jika kita tak pernah menyuarakan khilafah, bahkan mungkin detik ini pun kita 
tak pernah tahu istilah khilafah. Istilah saja asing , bagaimana konsep 
didalamnya? Akh, khilafah sesungguhnya adalah metode dalam penerapan sempurna 
syariat Islam. Tujuan utamanya adalah penerapan syariat Islam ke seluruh aspek 
kehidupan.
   
  Insya Allah, Akh kita mengikuti metode Rasulullah yang anti kekerasan dan 
bukan bughat (atau separatis). Metode yang ditempuh HT berasal dari pengkajian 
mendalam mengenai Sirah Nabawiyah. Soal anda setuju atau berbeda itu soal lain, 
silakan saja. Metode yang diadopsi HT sebenarnya ada 3 tahapan yang tak kentara 
dirasakan pihak eksternal. Ini panjang sekali kalau dijelaskan.
   
  Semuanya ada di kitab At Takatul. Di sana juga dibahas kenapa harakah-harakah 
mengalami kegagalan dalam membangkitkan umat. Apa yang dilakukan HT mengikuti 
Rasulullah, seperti juga Rasulullah masyirah  dengan membuat barisan rapat 
Hamzah dan Umar bin Khattab untuk mengitari Mekkah untuk menyuarakan kebenaran 
Islam pada Quraisy. Jika soal akhwat ikut terjun ke aktivitas tersebut, 
lihatlah bagaimana dalam berjihad pun akhwat ikut serta sebagai pihak medis dan 
logistik. Sesekali bahkan ikut berjihad ke medan juga. Setiap kali Rasulullah 
berjihad beliau mengundi istrinya untuk ikut turut serta. Akhi  juga bisa 
melihat bahwa barisan akhwat dan ikhwan di kegiatan HTI dipisah tidak campur 
baur termasuk aksi. Proses pembinaan internal di HT terpisah baik laki-laki dan 
perempuan. Laki-laki dibina laki-laki, pun sebaliknya perempuan dibina sesama 
perempuan atau suami atau saudara laki-lakinya.
   
   Bukankah Rasulullah panduan kita. Beliau mengizinkan (bahkan mewajibkan) 
perempuan dalam aktivitas mengemban dakwah, amar ma'ruf dan nahi mungkar. 
Lihatlah bagaimana seorang Khaulah datang ke Rasulullah untuk meminta 
petunjuknya. Bagaimana Khaulah ini pun mengkritik Khalifah Umar karena Umar 
menetapkan pembatasan mahar pernikahan, dan Umar akhirnya mengikuti saran 
Khaulah. Bagaimana juga Asma binti Abu Bakar turut serta dalam membantu hijrah 
Rasulullah dan Abu Bakar , Asma membagi ikat pinggangnya menjadi dua demi untuk 
membawakan makanan beliau berdua. Asma keluar rumah bukan menempuh jalan yang 
jauh di padang pasir bersama pembantunya.
   
  Mati dibunuh, kehilangan harta, itu sebuah resiko dan konsekuensi paling 
berat Akh.Sesungguhnya tak ada perjuangan tanpa resiko dalam hidup ini....
   
  Ketika HT, aksi (masyirah) lihatlah tema yang diusung... terkait dengan 
kritikan RUU PMA, RUU anti pornografi dan Pornoaksi, kedatangan BUsh, kenaikan 
BBM, Aksi menolak Miss Universe, Ruu Migas dll. Lihatlah secara mendalam, 
bagaimana UU tersebut bertentangan dengan syariat Islam dan merugikan 210 juta 
rakyat Indonesia.  sungguh syariat Islam bukanlah teoritis namun sangat 
aplikatif bisa mengatur pengelolaan SDA, manusia, dan negara.
   
  Aksi adalah salah satu uslub (cara) dalam proses muhasabah lil hukm (kontrol 
pada pemerintah) agar pemerintah mengatur sesuai syariat Islam dan merupakan 
proses pencerdasan dan pembentukan kesadaran pada umat. Setuju atau tidak, 
dengan aksi itu, wacana itu diangkat ke permukaan, dan orang paham ternyata UU 
pengaturan urusan umat tersebut menyimpang dari syariat serta merugikan umat. 
Jika umat pintar dan cerdas dalam pengelolaan urusan umat (SDA dll), ia tak 
bisa dibodohi asing atau pihak kufar. Itulah harapan kita bersama...., Khilafah 
akan berdiri atas keinginan, harapan, panggilan keimanan umat sendiri... . Iman 
jauh efektif akan menjaga segala penyimpangan pelaksanaan syariat Islam 
dibanding uqubat (sanksi). 
   
   
   
  

[EMAIL PROTECTED]> wrote:
          Assalamu'alaikum
   
  Khilafah tidak akan tegak oleh satu organisasi,
  kalo mau menegakkan syariat r khilafah hendaklah mulai dari diri sendiri, 
mulai dari hal palingkecil ( contoh hijab ), mulai sekarang juga.
  Khilafah itu buah bukan tujuan.
  Jika kita mendakwahkan harus khilafah itu susah, sudah hampir 100 tahun yang 
lalu orang meneriakkan khilafah tapi caranya salah dan akhirnya mereka mati 
dengan mengenaskan atau minimal dakwahnya terhenti oleh penguasa.
  jika kita mengikuti sirah Rasulullah disana jelas sudah semuanya. mulailah 
dengan dakwah yang benar sesuai ajaranRasulullah
  Apakah Rasul pernah mengajarkan cara membentuk khilafah seperti HTI sekarang 
ini ?
  Dengan penuh demo dan macam2 lainnya ?
  hayo berpikir dengan jernih, jangan hanya dengan melihat sesuatu yan 
kelihatan baik terus kita main ikut saja.
   
  afwan kalo ada yang tidak berkenan


  ----- Original Message ----
From: aris solikhah <[EMAIL PROTECTED]>
To: eka rahmawati <[EMAIL PROTECTED]>
Cc: [email protected]
Sent: Tuesday, August 28, 2007 1:47:26 PM
Subject: Re: Balasan: [syiar-islam] Re:Masalah Khilafah dan HT

        wassalamu'alaikum wr wb
Terima kasih ukh atas tanggapannya, bukan maksud saya narsis (he he he meski 
kata orang ndak narsis nggak eksis , just kidding). Maksud diri membuka diri, 
karena saya prihatin ukh. BUkan saatnya kita saling membuka aib dan kelemahan 
untuk saling menjatuhkan antar sesama muslim. Kemudian lalai terhadap 
kemaksiatan yang merajalela disekitar kita. saya prihatin bahwa kita kadang 
lebih fokus mengkritisi dan mencari-cari kelemahan sesama saudaranya di forum 
umum. padahal seorang saudara wajib menjaga nama baik saudara lain, menjaga 
kehormatannya, tidak mencela, tidak menzalimi, menghina dan membuat malu atau 
menyerahkannya pada musuh.

Bila saya diperbolehkan melihat musuh kita itu sama (sistem kuffur), masalah 
hidup yang kita alami sama, kenapa kita tak fokus menyelesaikan hal ini. 
Sungguh saya yakin darimana pun latarbelakang dan organisasi Anda, dalam diri 
Anda akan tumbuh rasa ingin terjalin ukhuwah, persatuan umat dan kerinduan 
penerapan syariat Islam secara kaffah, tidakkah ini yang difokuskan? Itulah 
kenapa secara pribadi saya lebih suka mencari titik kesamaan dan menghindari 
hal-hal sensitif. Kalau pun itu harus dilakukan saya tak ingin melakukannya di 
forum umum seperti milis ini.

Ok, bila masing-masing pihak merasa benar, itu wajar, mestinya memang demikian, 
kalau kita tak yakin bagaimana kita bisa memilih dan melaksanakan syariah. 
Namun tetaplah menghargai muslim yang lain, di masa khilafah pun beranekaragam 
mahzab, gerakan tumbuh dan khilafah membiarkan. Paling ektremnya Umar Bin Abdul 
Aziz memanggil khusus orang Khawarij (golongan diluar Islam) untuk jangan 
memisahkan diri dari khilafah dan membuat kerusakan. Kebebasan juga dilindungi 
oleh syariat Islam asal tak bertentangan dengan Islam.


Saya juga paham seperti layaknya mas Nizami atau Ahmad Badrun, di milis 
ppiindia, walau cara kami berbeda kami saling menghargai dan saling menguatkan. 
Meski kita berlatarbelakang beda. Karena saya tahu mas berdua tersebut juga 
sama ingin menerapkan syariat Islam kafaah seperti saya.

Saya mohon, saatnya kita saling berkomunikasi, berlapang dada untuk saling 
bersaudara. Bersama ini saya lampirkan kitab atau buku Ad daulah, silakan 
dibaca, didalamnya terdapat konsep yang antum ingin pelajari. Menurut saya 
konsep ini semata merupakan bentuk kesungguhan Ht dalam upayanya meneggakkan 
syariah dan khilafah dan merupakan tawaran konsep bagi siapa pun nanti yang 
menjadi khalifah. Kalau pun Anda mencela itu hak Anda, namun alangkah baiknya 
Anda juga memberikan alternatif lain dan solusinya.
Sungguh, khilafah dan penerapan syariat Islam tak bisa idterapkan hanya satu 
golongan, tapi perlu sinergis dari seluruh umat Islam apa pun latarbelakang 
Anda.

ad-daulah yg arab ada di http://www.hizb- ut-tahrir. org/index. php/AR/bshow/ 
42/. sedangkan yg english coba ke http://www.hizb- ut-tahrir. org/index. 
php/EN/bshow/ 178/. semoga membantu

Mohon maaf lahir batin, semoga Allah memberkahi hidup kita semua an kelapangan 
dada... Amin

eka rahmawati <[EMAIL PROTECTED] co.id> wrote:
ass,
saya belum anggota HTI,pengin tau gambaran umum aja
dulu.
tulisan Aris S membuat saya bertanya dalam hati,al :
1.benar kalau semua berjalan sebagaimana bentuk
khilafah di jaman Rasullullah SAW yang permasalahan
kenegaraan belum sekompleks sekarang,terasa kehidupan
damai akan terasa. 
yang jadi masalah apakah khilafah yang akan dibentuk
dari tiap-2 negara akan terformat sama? bukankah tiap
negara mempunyai masalah yang berbeda-beda? akan
dipilih satu pemimpin tuk seluruh dunia atau pemimpin
tuk tiap-tiap negara.
2.setau saya dulu khilafah yang ada setelah masa
Rasulullah, berakhir pada bentuk negara kerajaan,
karena dalam khilafah yang sumber hukumnya harusnya 
Alqur'an dan hadist pembuat hukum diputuskan oleh
khalifah dan pelanggaraan yang terjadi juga hukumannya
atas keputusan khalifah, jaman sekarang apa ada orang
yang sekaliber itu?apalagi jika harus satu khalifah
tuk seluruh dunia.
maaf jika pertanyaan ini dirasa tidak perlu dijawab ,
tapi memang saya belum tau format yang ditawarkan HTI
rielnya seperti apa?
jazakallah
--- aris solikhah wrote:

> wa'alaikusalam wr wb
> Akh Nizami, izinkan saya mengkritisi yang antum
> tulis:
> "Mungkin AS dan Israel menyusupkan agen2 mereka ke
> situ. Tapi kita tidak boleh takut."
> 
> Maksudnya? antum sedikit menuduh nih ^_^. Akh,
> sulit untuk menjadi anggota HT itu. Karena syarat
> menjadi anggota HT adalah sukarela dan matang
> tsaqofah Islamnya. Siapa pun yang ingin bergabung di
> HT harus mengikuti pola pembinaan dari awal dimulai
> dari pemantapan akidah Islam dll. Ada kontrol
> manajemen kuat didalamnya, Insya Allah. Jika anggota
> HT ketahuan pacaran, cukup membuat dia diperingatkan
> dan jika membandel dikeluarkan. 
> 
> Akhi-Akhi dan teman-teman sekaliyan,
> Alhamdulillah HT di Indonesia lumayan diterima,
> ini karena kebaikan hati orang Indonesia, sifat yang
> openmind serta keramahannya. Kelembutan hati orang
> Indonesia yang Subhanallah. sangking baiknya, yah
> sampai pada penjajah neoliberalisme negara kita,
> diterima dengan senyum manis dan sambutan
> spesial.^_^
> 
> Berbeda di luar negeri atau di negeri muslim yang
> represif. Di Irak jurbir HT dibunuh oleh tentara
> atau agen AS karena hampir berhasil menyatukan Syiah
> dan Sunni. Di Uzbekistan, semua penjara sana penuh
> sesak oleh aktivis HT. Islam Karimov, Presiden Uzbek
> sangat keras terhadap aktivis syariat Islam.
> 
> Di Turki, jurbir HT ditangkap. Di Mesir nasib
> aktivis HT mirip aktivis Ikhawanul Muslimin
> ditangkap dan disiksa pula. Di Eropa, aktivitas HT
> dilarang. Di Inggris buku-bukunya tidak boleh
> diterbitkan. He he he jadi teringat perkataan
> sahabat dari Inggris, (ini cerita teman saya), yang
> kaget melihat buku-buku HT mudah di dapat di sini.
> 
> Resiko perjuangan itu ada akh semua sudah
> diberitahu sebelum orang-orang mau bergabung
> didalamnya bahkan dikaji di buku khusus 'At
> Takatul'. walau sudah dikasih tahu resikonya he he
> he, tetap saja saya belum bisa membayangkannya.
> Semoga di Indonesia tidak yah. 
> 
> Paling banter kan tuduhan teroris, fundamentalis,
> orang pengkhayal, dituduh sesat dan Khawarij oleh
> saudara muslim sendiri, ;-(( dll Masya Allah. Yah,
> itu masih jauh sangat ringan dibanding resiko
> saudara di negeri lain...
> 
> Yah, kita harus saling melengkapi Akh, sebab tak
> ada yang sempurna dalam hidup ini. Kita hanya
> berusaha melakukan yang terbaik....
> 
> 
> 
> 
> 
> 
> 
> 
> 
> Assalamu¢alaikum wr wb,
> Masalah Khilafah yang dikampanyekan HT hendaknya
> kita
> sambut gembira. Bukan dengan pesimis apalagi
> cemohan.
> 
> Kita tahu Allah telah menetapkan hukum-hukumnya
> seperti qishash, qital (perang), jihad, hudud,
> hukuman
> bagi pezina, pencuri, pembunuh, dsb, zakat, dll.
> Semua
> itu memerlukan pemimpin/khalifah untuk
> menjalankannya.
> 
> Nabi memerintahkan bahwa jika kita pergi berdua,
> bertiga, dsb hendaknya menetapkan 1 pemimpin. Dalam
> Al
> Qur¢an Allah memerintahkan kita untuk memilih
> pemimpin
> yang saleh.
> 
> Kemelaratan dan kemiskinan yang diderita ummat Islam
> saat ini terjadi karena ummat Islam tidak memilih
> pemimpin yang saleh. Tidak menjalankan hukum-hukum
> Allah.
> 
> Kesatuan Khilafah penting. Pada zaman Nabi dan para
> sahabat, bahkan hingga dinasti Mu¢awiyah ummat
> Islam
> adalah satu negara dan satu pemimpin. Padahal zaman
> Nabi luas wilayah pemerintahan Islam seluas negara
> Arab Saudi, Yaman, Oman, dan Qatar (sekitar 2,5 juta
> km2 lebih luas dari daratan Indonesia)
> 
> Karena bersatu, orang kafir Quraisy, Yahudi, Romawi,
> dan Persia tidak mampu mengalahkan ummat Islam.
> Yahudi
> terusir dari Madinah. Sementara ibu kota Romawi,
> Constantinople jatuh ke tangan Islam dan berganti
> nama
> jadi Istambul hingga sekarang. Begitu pula dengan
> Baghdad, ibu kota Persia.
> 
> Sekarang karena terpecah, maka ummat Islam ditindas
> oleh negara-negara Barat. Kekayaan alam
> negara-negara
> Islam seperti minyak, gas, emas, perak, tembaga di
> Indonesia dikuras oleh perusahaan-perusaha an Barat.
> Akibatnya negara Barat jadi kaya raya, sementara
> ummat
> Islam jadi miskin. Kefakiran dekat dengan kekufuran.
> Sebagian ummat Islam murtad karena kelaparan dengan
> iming2 supermi.
> 
> "Dan berpeganglah kamu semuanya kepada tali (agama)
> Allah, dan janganlah kamu bercerai berai, dan
> ingatlah
> akan nikmat Allah kepadamu ketika kamu dahulu (masa
> Jahiliyah) bermusuh-musuhan, maka Allah
> mempersatukan
> hatimu, lalu menjadilah kamu karena nikmat Allah,
> orang-orang yang bersaudara; dan kamu telah berada
> di
> tepi jurang neraka, lalu Allah menyelamatkan kamu
> dari
> padanya. Demikianlah Allah menerangkan ayat-ayat-Nya
> kepadamu, agar kamu mendapat petunjuk." [Ali
> Imran:103]
> 
> Jadi persatuan Khilafah yang dikampanyekan oleh HT
> sangat penting. Jika kita belum melaksanakannya,
> minimal kita bisa mempelajari dan menghayatinya.
> Baru
> kemudian mencari jalan untuk melaksanakannya. Bukan
> justru melecehkan sesuatu hal yang justru
> diperintahkan oleh Allah. Apalagi HT berusaha
> merangkul kelompok lain seperti pak Hidayat
> Nurwahid,
> Aa Gym, Amien Rais, dsb.
> 
> Mungkin AS dan Israel menyusupkan agen2 mereka ke
> situ. Tapi kita tidak boleh takut.
> 
> Kelompok yang lain bisa mengisi kekurangan HT.
> Sehingga saling melengkapi. Misalnya dengan memilih
> pemimpin informal yang bisa menggerakkan
> perekonomian
> rakyat, membina rakyat dengan dakwah, dsb. Meski
> saya
> bukan anggota HT, tapi sebagai saudara seiman insya
> Allah saya mendukung perjuangan mereka selama
> lillahi
> ta¢ala.
> 
> Wassalam
> 
> 
> 
> Kemajuan mustahil terjadi tanpa perubahan. Dan,
> mereka yang tak bisa mengubah pemikirannya tak bisa
> mengubah apa pun. (George Bernard Shaw, 1856-1950)
> pustaka tani
> kampusku
> nuraulia
> Griyaku, Griya Female Reader: Gabung yuk! :
> griya_femalereaders -subscribe@ yahoogroups. com
> 
> ------------ --------- --------- ---
> Ready for the edge of your seat? Check out tonight's
> top picks on Yahoo! TV. 
> 
> [Non-text portions of this message have been
> removed]
> 
> 

____________ _________ _________ _________ _________ ________ 
Bergabunglah dengan orang-orang yang berwawasan, di di bidang Anda! Kunjungi 
Yahoo! Answers saat ini juga di http://id.answers. yahoo.com/

Kemajuan mustahil terjadi tanpa perubahan. Dan, mereka yang tak bisa mengubah 
pemikirannya tak bisa mengubah apa pun. (George Bernard Shaw, 1856-1950)
pustaka tani
kampusku
nuraulia
Griyaku, Griya Female Reader: Gabung yuk! : griya_femalereaders -subscribe@ 
yahoogroups. com

------------ --------- --------- ---
Looking for a deal? Find great prices on flights and hotels with Yahoo! 
FareChase.

[Non-text portions of this message have been removed]



                         
  



  
---------------------------------
  Ready for the edge of your seat? Check out tonight's top picks on Yahoo! TV. 


Kemajuan mustahil terjadi tanpa perubahan. Dan, mereka yang tak bisa mengubah 
pemikirannya tak bisa mengubah apa pun. (George Bernard Shaw, 1856-1950)
  pustaka tani
  kampusku
  nuraulia
Griyaku, Griya Female Reader: Gabung yuk! : [EMAIL PROTECTED]
       
---------------------------------
Be a better Heartthrob. Get better relationship answers from someone who knows.
Yahoo! Answers - Check it out. 

[Non-text portions of this message have been removed]

Kirim email ke