Memang adi nggeluh ula melemoksa, akap kalak kita la pang ras motu. Ijapape lit nge batas-batas harus bertindak. Adi enggo bangsanta ihina oleh seorang bangsa lain, lanai kap lit ingan tertande. Adi dirinta nge ihina bangsa lain, lakap ugakel suina pusuhta. Aku pe pernah nge piga-piga kali ibas pendahinku perlebe jumpa ras jelma asing sibagenda rupana, minter ku petala-tala lanai kutimai wari pepagi.Untungna ia dungna melemok. Bagepe kerna kita Kalak Karo genduari, ulanai usur kita melemoksa. Tempa-tempa adi melemok janah la kita mbue ngerana ku jelma sinterem, iperdiateken kalak sideban kita. Lanai bage, tadingken kalak kita pagi rusur. Pengertin "bujur" enggo harus iterjemahken ulang. Bujur ibas pengertin "adil ras jujur" tetap harus dipertahankan sebagai karakter dasar Karo. Tapi bujur tidak berarti "la nggit subuk", "suka mengalah" ntahpe "la nggit ku lebe". Mindset enggo harus berubah dari mendahulukan orang lain menjadi "pengambil prakarsa", dari berharap pada orang lain menjadi "penentu nasib sendiri", dari sikap dan perkataan mengecilkan diri sendiri menjadi "Karo enda mehaga". Endam sikap positip secara komunal. Bagekape mindset secara pribadi Kalak Karo. Aku lenga pernah jumpa Kalak Karo motu. Adi Kalak Karo la mbue ngerana ntahpe la atena taridah pentar ibas jelma sinterem e usur aku jumpa. Emaka perlu inehen gendangna adi landek ateta. Adi gundari kuakap ku jelma sinterem terutama ku jelma NON KARO enggo seh paksana kita nggit ncidahken bana, ulanai erbuni-buni kerna ise kita janah kai ateta. Gunaken seluruh media ras kesempaten.
RGM --- On Thu, 4/22/10, kontan tarigan <[email protected]> wrote: From: kontan tarigan <[email protected]> Subject: [tanahkaro] Pekerja Asing PT Drydock Naninda Sering Ejek Pekerja Lokal To: "MU Ginting" <[email protected]> Cc: [email protected], [email protected], [email protected] Date: Thursday, April 22, 2010, 6:46 AM Kamis, 22/04/2010 18:26 WIB Rusuh Batam Pekerja Asing PT Drydock Naninda Sering Ejek Pekerja Lokal Chaidir Anwar Tanjung - detikNews <a href='http:/ /us.openx. detik.com/ delivery/ ck.php?n= a59ecd1b&amp;cb=INSERT_ RANDOM_NUMBER_ HERE' target='_blank'><img src='http:// us.openx. detik.com/ delivery/ avw.php?zoneid= 24&amp;cb=INSERT_ RANDOM_NUMBER_ HERE&amp;n=a59ecd1b' border='0' alt='' /></a> Batam - Demo ribuan karyawan perusahaan galangan kapal PT Drydock Naninda berujung kerusuhan. Peristiwa itu dipicu penghinaan warga negara asing terhadap karyawan WNI. Penghinaan terhadap anak bangsa ini, dilakukan seorang supervisior berkewarganegaraan India. Warga negara asing ini, di lapangan sering membentak para karyawan. Sambil marah-marah selalu mengina. "Dasar bangsa Indonesia bodoh. Bangsa terbodoh di dunia," kata Iswanto (28) salah seorang karyawan menirukan ungkapan warga asing itu, dalam perbincangan dengan detikcom, Kamis (22/04/2010) . Menurut Iswanto karyawan asal Jawa Timur ini, sikap arogan warga India ini sudah lama menjadi bahan perbincangan di kalangan karyawan. Malah pada Desember 2009 lalu, salah seorang karyawan sempat ribut dengan warga negara India itu. "Waktu itu karyawan sudah mau mengeroyoknya. Ini karena seringnya menghina bangsa Indonesia bodoh," kata Ismanto. Namun saat itu pengeroyokan urung dilakukan karena dilerai pihak satpam. "Puncaknya, warga negara India ini kembali menghina karyawan Indonesia. Ini membuat para karyawan marah," kata Iswanto. Joni Irwan, karyawan lainnya, juga membenarkan hal tersebut. Menurutnya, selama ini sudah ada desakan kepada pihak managemen agar warga negara India itu di keluarkan saja. Perlakukan penghinaan ini tidak hanya dilakukan satu warga negara India saja. Tapi sejumlah supervisior warga negara India semuanya selalu menghina bangsa Indonesia. "Kita sudah minta, agar warga negara India seluruhnya diberhentikan saja, tapi tak digubris. Karena ini menyangkat menghina bangsa Indonesia, kami pun marah," kata Joni. (djo/djo) Komentar: Yang perlu dicermati sebagai pemicu kerusuhan itu adalah kesenjangan gaji antara WNI dan WNA. Jangan sempat untuk posisi yang selevel terjadi perbedaan gaji. Untuk WNI berlaku sistem penggajian Indonesia, sementara untuk WNA menggunakan sistem internasional. Kalau sudah demikian akan terjadi WNI-nya betul-betul malas bekerja, kemudian dicap oleh WNA kalau WNI malas dan bodoh. --- On Wed, 4/21/10, MU Ginting <gintin...@yahoo. se> wrote: From: MU Ginting <gintin...@yahoo. se> Subject: [forumkaro] Syamsul semua orang tahu . . . (tst, tahu sama tahu?) To: tanahk...@yahoogrou ps.com, forumk...@yahoogrou ps.com, komunitaskaro@ yahoogroups. com Date: Wednesday, April 21, 2010, 8:27 AM Rabu, 21/04/2010 18:33 WIB Tersangka Korupsi APBD Langkat Gubernur Sumut: Semua Orang Tahu Saya Anti Korupsi Gede Suardana – detikNews Gianyar - Gubernur Sumatera Utara (Sumut) Syamsul Arifin mengaku belum diberitahu secara resmi oleh KPK tentang penetapan dirinya sebagai tersangka kasus korupsi APBD Kabupaten Langkat. Kabar itu baru didengarnya dari pemberitaan di berbagai media massa. "Saya baru dengar dari berita, tapi berita kan tidak mempunyai kekuatan hukum. Saya masih menunggu dari KPK. Kita percaya dengan KPK. Dan semua orang tahu kalau saya antikorupsi, " kata Syamsul di Istana Tampak Siring, Gianyar, Bali, Rabu (21/4/2010). Meski demikian, Syamsul menyatakan siap diperiksa KPK. Dirinya akan memberikan keterangan apa pun yang dibutuhkan oleh KPK. "Nanti kalau dipanggil KPK, apa yang ditanya itu yang kita jawab," tegas Syamsul. Ditambahkan Syamsul, penetapan dirinya sebagai tersangka sarat dengan muatan politis. Kasus tersebut sengaja dihembuskan oleh lawan-lawan politiknya. "Sejak menang pilkada saya memang selalu digoyang," tegas Syamsul. Syamsul ditetapkan sebagai tersangka oleh KPK sejak pekan lalu atas dugaan korupsi APBD saat menjabat sebagai Bupati Langkat. Ia dikenai pasal 2 ayat 1 dan atau pasal 3 dan atau pasal 3 UU No 31 tahun 1999 sebagaimana diubah dengan UU No 20 tahun 2001 tentang pemberantasan Tindak Pidana Korupsi. (djo/djo)
