Mba Angela sang Moderator,
Mau confirm aja, untuk pembahasan yang berkaitan dengan nama dokter - dokter, 
rumah sakit, klinik, tempat hiburan dll nya juga harus disensor namanya? 
Apa saja yang menjadi patokan dikatakan sebuah "Merek"? 
Mungkin bisa lebih diperinci lagi yang tergolong merek apa saja?
Supaya lebih jelas......
Kalau sekiranya milis ini memang mau mengetatkan soal Merek, mungkin bisa 
dipertimbangkan milis bermember,supaya sama - sama enak juga, gimana ???? Jadi 
bisa bebas membahas merek :)
Peace ya .....
Mom Lia.



----- Original Message ----
From: Angela Kusuma <[EMAIL PROTECTED]>
To: [email protected]
Sent: Tuesday, June 17, 2008 2:09:11 PM
Subject: Re: [Ayahbunda-Online] Sensor merek


Halo mba Nika,

Saya coba jawab pertanyaan mba nika dan mungkin juga pertanyaan ayah dan bunda 
sekalian yaa..
Sebenernya bukan masalah ga boleh karena promosi gratis atau apa, tapi milis 
ini kan di bawah payung ayahbunda, dan ketentuan di sini (di dalam redaksi pun) 
ga boleh nyebut merek. Yah, kalo merek itu pas lagi diomongin yang baik2nya... 
gak apa-apa. Lha kalo pas lagi dijelek2in? weleh weleh.. bisa Ayahbunda-nya 
yang juga kena?  ^__^ lagipula kan ga enak juga kalo beberapa atau malah semua 
posting menyebut merek ituuu muluu .. Meskipun memang milis adalah wahana opini 
publik but still karena ada di bawah payung Ayahbunda nanti yang kena ya 
majalah Ayahbunda juga ...
Jadi solusinya biar kita sama-sama enak, mending di sensor, mungkin awalnya 
tebak-tebak buah manggis ya ... heheh tapi saya yakin ayah dan bunda di sini 
pinter-pinter. Misalnya Garuda (contohnya mba nika), klo emang penting bgt buat 
diinfo ke aybund sekalian ya tulis aja G*R**A ato kalo biar tambah seru main 
tebak2annya G****A hehe...
Kalau utk obat, bisa disebut nama generiknya aja. Atau, kalau memang penting 
utk info aybund semua, boleh disebut satu kali mereknya di atas dengan embel2 
(maaf nyebut merek), tapi abis itu jangan sebut merek itu lagi di bawahnya.. 
atau di reply posting lainnya. jadi merek itu cukup disebut 1 kali di awal 
pembicaraan. Atau bisa juga dengan ciri2 produk itu sedikit. Misalnya, warna 
kemasan dan lainnya.
Mohon pengertian ayah dan bunda sekalian ya  ^___^
 
Salam,
Mods
 

> halo mbak moderator...
> &nbsp;
> lalu bagaimana solusinya?
> semisal kita harus menyantumkan merek obat misalnya
> kalau pakai inisial, iya kl mom lain ngerti, kalau yg gak ngerti karena
> itu info baru kan nanti informasi tdk dapat disampaikan dgn baik..
> &nbsp;
> baiklah
> lalu bagaimana cara penyampaian yg lolos sensor?
> &nbsp;
> contoh:
> mau nulis GARUDA
> apakah GARUD*.....ini sudah lolos sensor?
> atau harus G****A...kl spt ini kan bisa pusing nebak2 mbak..
> &nbsp;
> segala macam merek ya?
> &nbsp;
> ohya, ini saya gaktau lho..jd ingin bertanya
> &nbsp;
> knapa sih mbak kok tidak boleh?
> secara presenter di acara tivi&nbsp; juga suka minta maaf jika gak sengaja
> nyebut merek...
> ini apa ya hubungannya ma pabriknya
> apa karena mirip iklan gratis, gitu ya?
> &nbsp;
> mohon dijawab ya mbak..
> biar saya juga bisa nerapkan dalam postingan saya...
> &nbsp;
> mamut.dapat ilmu baru
> 
> 
> 


      

Kirim email ke