Rada pabeulit maca nu ieu mah euy... :)) Kumaha nya? R

Iran dituduh persenjatai milisi Sunni
 
        
Salah satu roket peluncur yang ditemukan
Amerika mengatakan, senjata-senjata itu ditemukan di sebuah distrik Sunni
Militer Amerika Serikat untuk pertama kalinya menuduh Iran
mempersenjatai para militan Sunni yang beroperasi di Irak.

Para militan Sunni disediakan senjata-senjata buatan Iran, kata juru
bicara militer Amerika di Baghdad Mayor Jendral William Caldwell
kepada wartawan.

Senjata-senjata itu termasuk moritr dan granat yang diluncurkan dengan
roket, katanya.

Belum ada reaksi dari pemerintah Iran, yang mayoritas penduduknya
beraliran Syiah.

Iran sebelumnya pernah dituduh mempersenjatai militan-militan Syiah di
Irak.

Tuduhan pelatihan

Senjata-senjata itu, yang diperlihatkan dalam jumpa pers, ditemukan
dalam sebuah mobil di sebuah distrik Sunni di Baghdad minggu lalu,
kata Amerika.

        
Caldwell
Mayor Jendral Caldwell mengatakan, para militan Sunni mendapat
"pelatihan ketrampilan tinggi"

Mayjen Caldwell mengatakan Iran tidak hanya memasok senjata kepada
kelompok-kelompok perlawanan yang memerangi koalisi dan aparat
pemerintah Irak, namun juga melatih para militan.

"Ada kelompok-kelompok yang mendapat pelatihan di Iran dengan
senjata-senjata paling modern dan amunisi yang tersedia, dan kemudian
diselundupkan ke Irak dan digunakan oleh kelompok-kelompok ini untuk
memerangi aparat keamanan dan koalisi," katanya.

"Ketrampilan tinggi dibutuhkan untuk dapat menggunakannya".

Ancaman Iran

Mayjen Caldwell juga menuduh Iran membantu militan-militan Irak
menggunakan bom-bom pinggir jalan, yang terbukti mematikan dalam
berbagai penyergapan terhadap pasukan Amerika dan koalisi.

Alat-alat itu sejauh ini menewaskan lebih dari 170 tentara Amerika
sejak penyerbuan atas Irak tahun 2003 lalu.

Wartawan BBC Jim Muir mengatakan pemerintah Irak berhadrap sebuah
konferensi yang menurut rencana akan diadakan di Mesir bulan depan
akan menurunkan ketegangan negara itu dengan tetangga-tetangganya, dan
bahkan mungkin dapat memulai proses rekonsiliasi antara Amerika dan Iran.

Namun sekarang Iran mengancam akan keluar dari pembicaraan itu, karena
negara itu menuntut pembebasan lima pejabat Iran yang ditangkap oleh
pasukan Amerika dari sebuah kantor di daerah Kurdi di Irak Utara
Januari lalu, kata wartawan kami.

Hari Rabu Amerika menolak membebaskan kelima orang yang mereka tuduh
ikut campur dalam urusan Irak.

Gedung Putih juga menyangkal laporan televisi pemerintah Iran bahwa
tentara Amerika menyiksa seorang diplomat yang ditahan selama dua
bulan belakangan.BBC



Kirim email ke