On 5 Jul 2009 at 13:40, sayid wrote: > Kang Mas Ibenk, > Kabar yang sampai ke daerah katanya bukannya KPU > yang tidak mau pakai data kependudukan pemerintah, > namun program KPU yang ternyata tidak bisa baca > data exsel dalam bentuk laporan DPS dari > pemerintah (meskipun pemerintah juga sudah tahu > kalau KPU butuhnya dalam bentuk data bukan > laporan), dan akhirnya semuanya jadi beban > kecamatan untuk bisa mengkoreksi DPS yang sudah > diterima tanpa mampu melakukan koreksi antar > wilayah yang bisa dilakukan dengan program KPU > seperti waktu pemilu tahun 2004..
jadi ragu dengan berita2 adanya DPTOOLS dari KPU http://www.kapanlagi.com/h/60-kpu-kabupatenkota-gunakan-dp-tools.html kemudian baca http://www.jawapos.co.id/radar/index.php?act=detail&rid=100097 Data Pemilih Ganda Tambah http://www.jawapos.co.id/radar/index.php?act=detail&rid=99950 DPT Pilpres Semrawut Panwas Temukan Ribuan NIK Ganda so ? tia sinung > Moga-moga hal itu seperti ini hanya karena pejabat > Pemerintah dan KPU sama sama tidak mengerti apa > bedanya database dengan data laporan. Semoga data > DPT yang dihimpun oleh pak Camat beserta kelompok > relawan seperti Pak Purba dan banyak sukerelawan > pembela Bangsa bisa menyelamatkan negara ini dari > bencana. > Selalu sukses. > Sayid Yudhoyono > > ibenk di gmail wrote: > > > > > > Yth. Bp. Sayid & Bapak/Ibu yang berbahagia, > > > > Seandainya pengurusan kependudukan memang sederhana, tentu > > administrasi kependudukan Kita sudah beres dari dulu. Adalah > > pertanyaan besar mengapa KPU tidak percaya data kependudukan Kita. Thanks > > > > Sukses selalu, > > Ibenk -- sig http://id.wikiquote.org/wiki/Gajah_bertarung_sama_gajah,_pelanduk_mati_di_tengah-tengah -- sig
