Pak Ibenk & Pak Sulze Yth.

Mohon ijin untuk memberikan usul agar Depkominfo juga mendorong terciptanya 
"interaksi yang kondusif" antara "Pemda" & "OKD = Orang Kaya Daerah" .. dimana 
kita semua mengerti bahwa untuk banyak pemkab/pemkot di seluruh penjuru NKRI 
mengalami "kesulitan finansial signifikan" untuk membiayai pengembangan e-Gov 
di masing2 kab/kot nya (bagi pemprov kendala finansial ini lebih tidak 
signifikan) .. 

Komunitas OKD di kab/kota seluruh NKRI saat ini sebenarnya merupakan 
"sumberdaya utama potensial" yang masih belum optimal "kontribusi lahir & 
batinnya" bagi pengembangan e-Gov di kab/kot .. nah dengan mendorong "interaksi 
yang kondusif" tadi di atas .. maka Komunitas OKD di setiap kab/kot akan bisa 
terpacu untuk melakukan "everybody happy commercial based public-private 
partnership e-government project development" dimana untuk jangka menengah (5 
tahun) dan jangka panjang (25 tahun) ..

Hingga saat ini PPP belum dioptimalkan potensinya sebagai mekanisme 
dari-oleh-untuk masyarakat kab/kot di seluruh NKRI .. yang selain akan 
mendorong percepatan e-Gov pemkab/pemkot yang swadana-swadaya-swakarya .. juga 
akan memelihara kesinambungan keharmonisan antara cluster2 di dalam masyarakat 
berdasarkan "sumberdana" :D

Demi keharmonisan dan keselarasan antara Pemprov/Pemkab/Pemkot jago2 visi, 
jago2 realisasi & jago2 visi+realisasi ..

Salam E-NKRI!

HM


Disclaimer : This e-mail and any attachments may contain confidential and 
privileged information. If you are not the intended recipient, please notify 
the sender immediately by return e-mail, delete this e-mail and destroy any 
copies. Any dissemination or use of this information by a person other than the 
intended recipient is unauthorized and may be illegal.

--- On Tue, 12/15/09, Ibenk <[email protected]> wrote:

From: Ibenk <[email protected]>
Subject: RE: [eGovIndonesia] Studi Tour implementasi egov
To: [email protected]
Date: Tuesday, December 15, 2009, 9:16 AM















 
 



  


    
      
      
      







Usul yang sangat menarik dan konstruktif, Pak. Insya Allah teman2
di Depkominfo akan merespon dengan baik. Thanks 

   

Sukses selalu, 

Ibenk 

   





From: egov-indonesia@ yahoogroups. com
[mailto:egov- indonesia@ yahoogroups. com] On Behalf Of Sulzer

Sent: 15 Desember 2009 6:21

To: egov-indonesia@ yahoogroups. com

Subject: Re: [eGovIndonesia] Studi Tour implementasi egov 





   

   











Saya
entah kenapa masih suka nimbrung di milis eGov ini, yaa... :) 





Mungkin
terlalu Sayang sama Negara ini.... 





  







Pak
Aba Fan, 







Kalau
SOP rasanya kita terlalu menodong. Sebaiknya tidak terlalu optimis
Depkominfo mampu menyediakan.  





Menurut
Saya, yang paling bagus dan konstruktif adalah, Depkominfo memberikan
kisi-kisi-nya saja dan curahkan usaha dan perhatian untuk mendorong
kekuatan kompetensi-kompeten si eGov yang BARU untuk lahir di setiap
PEMDA. 





  





Depkominfo
harus lebih giat menjadi FASILITATOR. 





Depkominfo
harus lebih banyak menyediakan data-data analysis Kekuatan/Kelemahan inisiatif
eGov per-PEMDA, bukan per-aplikasi. 





Depkominfo
harus mampu meng-identifikasi, meng-interpolasikan dalam diagram "VISI
vs REALISASI" dari setiap PEMDA, lalu informasi itu di-sharing keseluruh
PEMDA. Dari situ kita bisa tahu dan lihat, PEMDA mana yang JAGO VISI saja,
dan PEMDA mana yang selalu tumbuh di garis "Gradien VISI dan
REALISASI" yang "selalu" seimbang.  





  





Lebih
konstruktif, khan....?? 





  





Semoga
tidak meng-guru-i. Saya cuma usul... :) 





  





Salam, 





Sulzer
Jusman 

 



  











      

Kirim email ke