Lembaga-lembaga ini juga bisa menjadi objek study tour untuk pembelajaran.

Kabupaten Jembrana sebagai 'Best of The Best' WartaEkonomi E-Government Award 
2009
Selasa, 15 Desember 2009 19:00   MAM   
Kabupaten Jembrana terpilih sebagai 'Best of The Best' dalam ajang 
'WartaEkonomi E-Government Award 2009' yang bertema 'Connected Government 2.0: 
Toward Collaborative Goverment. Hal ini dilatarbelakangi perolehan nilai 
tertinggi ketimbang dua kotamadya, dua provinsi, tiga departemen, tiga 
direktorat jenderal, tiga lembaga pemerintahan nondepartemen.


Sebelumnya, kabupaten Jembrana memperoleh penghargaan serupa dalam ajang  yang 
sama pada 2008. Penerapan e-government dilakukan kabupaten ini didahului 
e-leadership.

Kemudian, Kabupaten Jembrana menerapkan e-development. Dalam implementasi ini 
terdapat e-government, e-society, dan e-business. 

Sementara itu sejumlah hal yang mengantar Kabupaten Jembrana sebagai 'Best of 
The Best' sekaligus pemenang pertama dari kategori Kabupaten dan Kota dalam 
'WartaEkonomi Electronic Government Award 2009' lantaran menerapkan kantor 
maya, peta warga Jembrana yang dikaitkan dengan target Millennium Development 
Goals (MDG's), CyberSchool, Jimbarwana Network, telecenter, dan lain-lain. 

'WartaEkonomi E-Government Award 2009' merupakan penghargaan yang diberikan 
kepada lembaga-lembaga pemerintah yang terbaik dalam mengimplementasikan 
teknologi informasi (TI) dalam menjalankan kegiatan pemerintahan. sebanyak 150 
peserta mengikuti acara tersebut. Jika dibandingkan penyelenggaraan pada 2008 
terjadi kenaikan sebesar 50% dari 102.

Sejumlah hal yang menjadi penilaian yang dilakukan Tim Juri 'WartaEkonomi 
E-Government   Award 2009' kepada 150 peserta adalah penilaian website, 
penilaian infrastruktur dan implementasi e-government, serta tanya jawab 
pimpinan dan lembaga pengelola teknis e-government. Juri ini dibagi dua yakni 
infrastruktur dan impelementasi e-goverment.


Susunan lengkap pemenang WartaEkonomi E-Goverment Award 2009 terbagi atas 
delapan kategori. Dari kategori Kabupaten dan Kotamadya urutan pemenang satu 
sampai tiga sebagai berikut Kabupaten Jembrana, Kota Surabaya, dan Kota Bogor.

Kategori Provinsi dimenangkan Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) sebagai 
juara pertama. Kemudian, pemenang kedua dipilih Provinsi Jawa Barat (Jabar).

Departemen Pertanian memimpin juara dalam kategori Departemen dan Kementerian. 
Hal ini disusul Departemen Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Depnakertrans).

Pemenang pertama kategori Direktorat Jenderal (Ditjen) dipilih Ditjen 
Pengolahan dan Pemasaran Hasil Pertanian (PPHP). Ditjen Pajak dan Ditjen 
Imigrasi masing-masing sebagai pemenang pertama dan kedua. 

Badan Pertanahan Nasional (BPN) diputuskan sebagai pemenang dari kategori 
Lembaga Pemerintah dan Nondepartemen. Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan 
(BPKP) dipilih sebagai pemenang kedua dan Perpustakaan Nasional sebagai 
pemenang ketiga.

Lima penghargaan khusus masing-masing diberikan kepada Kota Surabaya dalam 
bidang e-Leadership. Ditjen PPHP dan Ditjen Pajak memperoleh penghargaan bidang 
Public Servic.

Dua penghargaan lain diperoleh Ditjen PPHP yaitu bidang Collaborative dan 
Connectivity. Sebanyak lima pihak juga memperoleh penghargaan sebagai Website 
Terbaik yaitu Kota Yogyakarta dari kategori Kotamadya.

Begitupula DI Yogyakarta dari kategori Provinsi, Departemen Perindustrian dari 
kategori Departemen, Ditjen Perimbangan Keuangan dari kategori Ditjen, dan 
Perpustakaan Nasional dari kategori Lembaga Pemerintah Nondepartemen. Mochamad 
Ade Maulidin ( [email protected] )

--- In [email protected], irfan muhammad irfan <abaf...@...> wrote:
>
> Nah ketemu...itu barangkali yang ingin saya sampaikan. Artinya paling tidak 
> kisi2 tsb akan menjadi acuan awal kreativitas masing2 PEMDA. Hal ini bisa 
> menjadi solusi tradisi studi banding yang selama ini terkesan tidak maksimal 
> alias buang2 duit, walaupun tidak semuanya begitu.
> 
> Kisi2 dimaksud senantiasa terpublikasi di www.depkominfo.go.id dan bila PEMDA 
> butuh konsultasi, bisa menggunakan milis ini, web depkominfo maupun langsung 
> ke website daerah2 yg sudah maju egov-nya.
> 
> Dan barangkali juga sangat diperlukan adanya pemberitahuan secara tertulis 
> kepada seluruh PEMDA oleh depkominfo sehingga ada keseragaman "semangat" 
> membangun egov di berbagai daerah.
> 
> Salam
> 
> Aba Fan
> 
> --- Pada Sel, 15/12/09, Ibenk <iben...@...> menulis:
> 
> Dari: Ibenk <iben...@...>
> Judul: RE: [eGovIndonesia] Studi Tour implementasi egov
> Kepada: [email protected]
> Tanggal: Selasa, 15 Desember, 2009, 9:16 AM
> 
> 
> 
> 
> 
> 
> 
>  
> 
> 
> 
>   
> 
> 
>     
>       
>       
>       
> 
> 
> 
> 
> 
> 
> 
> Usul yang sangat menarik dan konstruktif, Pak. Insya Allah teman2
> di Depkominfo akan merespon dengan baik. Thanks 
> 
>    
> 
> Sukses selalu, 
> 
> Ibenk 
> 
>    
> 
> 
> 
> 
> 
> From: egov-indonesia@ yahoogroups. com
> [mailto:egov- indonesia@ yahoogroups. com] On Behalf Of Sulzer
> 
> Sent: 15 Desember 2009 6:21
> 
> To: egov-indonesia@ yahoogroups. com
> 
> Subject: Re: [eGovIndonesia] Studi Tour implementasi egov 
> 
> 
> 
> 
> 
>    
> 
>    
> 
> 
> 
> 
> 
> 
> 
> 
> 
> 
> 
> Saya
> entah kenapa masih suka nimbrung di milis eGov ini, yaa... :) 
> 
> 
> 
> 
> 
> Mungkin
> terlalu Sayang sama Negara ini.... 
> 
> 
> 
> 
> 
>   
> 
> 
> 
> 
> 
> 
> 
> Pak
> Aba Fan, 
> 
> 
> 
> 
> 
> 
> 
> Kalau
> SOP rasanya kita terlalu menodong. Sebaiknya tidak terlalu optimis
> Depkominfo mampu menyediakan.  
> 
> 
> 
> 
> 
> Menurut
> Saya, yang paling bagus dan konstruktif adalah, Depkominfo memberikan
> kisi-kisi-nya saja dan curahkan usaha dan perhatian untuk mendorong
> kekuatan kompetensi-kompeten si eGov yang BARU untuk lahir di setiap
> PEMDA. 
> 
> 
> 
> 
> 
>   
> 
> 
> 
> 
> 
> Depkominfo
> harus lebih giat menjadi FASILITATOR. 
> 
> 
> 
> 
> 
> Depkominfo
> harus lebih banyak menyediakan data-data analysis Kekuatan/Kelemahan inisiatif
> eGov per-PEMDA, bukan per-aplikasi. 
> 
> 
> 
> 
> 
> Depkominfo
> harus mampu meng-identifikasi, meng-interpolasikan dalam diagram "VISI
> vs REALISASI" dari setiap PEMDA, lalu informasi itu di-sharing keseluruh
> PEMDA. Dari situ kita bisa tahu dan lihat, PEMDA mana yang JAGO VISI saja,
> dan PEMDA mana yang selalu tumbuh di garis "Gradien VISI dan
> REALISASI" yang "selalu" seimbang.  
> 
> 
> 
> 
> 
>   
> 
> 
> 
> 
> 
> Lebih
> konstruktif, khan....?? 
> 
> 
> 
> 
> 
>   
> 
> 
> 
> 
> 
> Semoga
> tidak meng-guru-i. Saya cuma usul... :) 
> 
> 
> 
> 
> 
>   
> 
> 
> 
> 
> 
> Salam, 
> 
> 
> 
> 
> 
> Sulzer
> Jusman 
> 
> 
> 
> 
> 
>   
> 
> 
> 
> 
> 
>   
> 
> 
> 
> 
> 
> 
> 
> 
> 
> 
> 
> 
> 
> 
> 
> 
> 
> 
>     
>      
> 
>     
>     
> 
> 
>  
> 
> 
> 
>   
> 
> 
> 
> 
> 
> 
>       Bersenang-senang di Yahoo! Messenger dengan semua teman. Tambahkan 
> mereka dari email atau jaringan sosial Anda sekarang! 
> http://id.messenger.yahoo.com/invite/
>


Kirim email ke