Pak Amik Ysh,
Menurut saya, menghitung kelayakan bisnis dan investasi IT tidak bisa cuma pakai pendekatan seperti ini. 1. Investasi IT bukan cuma hardware yang memiliki jangka waktu operasional tertentu, misalnya 5 tahun seperti contoh yang Bapak berikan. Tetapi ada juga software yang memiliki waktu operasional yang bisa jauh lebih panjang. 2. Investasi IT seharusnya memiliki berbagai dampak positif terhadap bisnis, misalnya: - Menekan biaya operasional - Menekan kebocoran-kebocoran - Memberikan nilai tambah terhadap produk/layanan - Menciptakan layanan baru, dsb Seorang kawan dari RSUD Sultan Imanudin Pangkalan Bun Kalimantan Tengah pernah memberikan testimoni bagaimana implementasi IT di rumah sakit tersebut mampu meningkatkan pendapatan operasional mereka dari 1.8M menjadi 14M. Berikut kutipan emailnya yang diambil dari milist Kab. SIDRAP http://de.tk/mKRzy ----Awal Kutipan---- Dear All Sebetulnya saya punya pengalaman pribadi meberapkam pendekatam digital dalam pekerjaan, setidaknya digitally hospital atau rumah sakit dengan sistem informasi manajemen berbasis komputer. Keuntungannya saya tidak perlu kemana-mana untuk tahu berapa jumlah pasien, berapa logistik yang tersedia dan lain-lain, cukup saya membuka laptop saya di sambungan internet rumah sakit dan semua data yang dibutuhkan segera muncul di layar laptop. Pada tahun 2006 ketika sistem ini belum diterapkan pendapatan operasioanal RSUD hanya 1,8 M dan pada tahun 2009 pendapatan operasional RSUD menjadi 14 M tanpa kenaikan tanpa kenaikan tarif sama sekali. Karyawan RSUD termasuk dokter spesialis juga dapat bekerja dengan tenang tanpa gejolak sama sekali sebab mereka dapat memantau pendapatannya kapan saja termasuk yang digratiskan oleh direksi karena pasien tidak memiliki uang. Karena karyawan paham betul bahwa uangnya tidak dimakan oleh direksi mereka berlomba memberi layanan terbaik agar pasien yang memilih RSUD sebagai pilihan untuk mengatasi masalah kesehatan semakin banyak. Tidak heran kemudian kalau RSUD kami sering sekali mendapat penghargaan nasional dan internasional karena kolaborasi yang baik antara direksi dan manajemen. Awalnya, diduga lonjakan pendapatan karena bertambahnya pasien namun hasil analisa data menunjukkan bahwa pasien hanya naik dua kali lipat sedang pendapatan naik hampir tujuh kali lipat pada kurun waktu yang sama. Sistem ini rupanya sangat andal untuk menekan bocornya pendapatan sekaligus memberi ruang pada partisipasi masyarakat (pasien dan keluarganya) untuk pengawasan karena print out kuitansi sedemikian detailnya hingga masyarakat dapat melakukan komplain ke direksi langsung jika membayar sesuatu yang tidak didapatkanya atau tidak sesuai harga yang tertera di peraturan tentang tarif. Demikian sekelumit pengalam personal kami menyelenggarakan rumah sakit berbasis teknologi,, Salam Hangat -----Akhir Kutipan---- Agar supaya Investasi IT yang menghabiskan dana miliaran tidak sia-sia, maka harus diperhatikan bahwa implementasi IT ini memang selaras dengan strategi bisnis dari perusahaan. Semoga bermanfaat. Salam, Haminullah ________________________________ From: amik <[email protected]> To: [email protected] Sent: Wed, August 18, 2010 2:30:03 PM Subject: Re: [eGovIndonesia] Lelang Sistem Informasi Pelayanan Rumah Sakit Terintegrasi [1 Attachment] [Attachment(s) from amik included below] Salam Hormat dan selamat menjalankan ibadah puasa. kebetulan tadi membaca dan dan nimbrung dikit. barusan saya download sebuah file excel mengenai perhitungan kelayakan bisnis dan investasi dan iseng2 saya masukkan nilai proyek ini sebagai nilai ivestasi sebuah RS sebesar 14 M dengan asumsi umur nya cuman 5 tahun setelah 1 thn pembuatan dan implementasi. Asumsi lain adalah biaya operasioanl dan perawatan "hanya" 25 jt per tahun (mungkin kurang ya).. dan bunga bank yang berlaku, sehingga ketemu angka bahwa supaya bisa BEP, maka per tahun haruslah minimal adalah rp. 4M pendapatan yg harus masuk di sisi IT. sehingga dengan asumsi tambahan per bulan ada 1000 pasien, maka beban penggunaan IT per pasien adalah sekitar 300 ribuan. wow... murah apa mahal. ________________________________ From: si Nung <[email protected]> To: [email protected] Sent: Wed, August 18, 2010 1:56:38 PM Subject: Re: [eGovIndonesia] Lelang Sistem Informasi Pelayanan Rumah Sakit Terintegrasi ma'af top reply, terima kasih atas tanggapan om chandra, om sulzer, om ibenk, rudymharahap, om heru, (dan om/tante yg akan menyusul :)) memenuhi anjuran om chandra utk googling, malah ketemu tulisan yg cenderung manas-manasi saja :) http://news.cnet.com/8301-13505_3-10316621-16.html August 24, 2009 3:52 PM PDT Open source, not $19 billion, may be best health care stimulus by Matt Asay om sulzer, yah rasanya kalau kontraknya (cost/investasi) sudah milyaran, tentu akan cocok pula bila nantinya bill ke pasien senilai sekiansekian (ke)jutaan om heru, menarik sekali atas penjelasan turnkey projectnya, semoga sesuai dengan penjelasan om heru dgn dokumen lelangnya om ibenk & rudymharahap, karena Rumah Sakit Jantung Dan Pembuluh Darah Harapan Kita (RSJPDHK), adalah badan layanan umum (BLU) satu dari sekian di Kementerian Kesehatan, apa bisa/boleh nantinya sistem yg sudah dibeli dari dana APBN (via BLU) dicontek mentah mentah oleh sesama BLU (Rumah Sakit) lainnya ? tia :) wassalamu'alaikum sinung On 18 Aug 2010 at 1:56, Chandra Yulistia wrote: > Dear Boss Nung ... > > Ngga sekalian ngebandinginnya sama yang totally > free ? ... google aja ... banyak tuh Hospital > Information Management System yg gratis 100% ... > :) > > Jangan begitulah bro ... Masa membandingkan > "sistem informasi terintegrasi" kok sama > "aplikasi" buatan individu yg dijual ngeteng ... > itu sih provokatif boss ... :) > > Kalau 1-2 tahun lagi jantung kita ngadat dan > berobat dgn Askes ke Harapan Kita ... Terus tdk > kelihatan dampak dari 14 miliar itu ... Baru deh > silahkan diprovokasi ... :) > > Peace bro ... :) > > Salam, > CY > > -----Original Message----- > From: Ibenk <[email protected]> > Sender: [email protected] > Date: Wed, 18 Aug 2010 08:49:50 > To: <[email protected]> > Reply-To: [email protected] > Subject: Re: [eGovIndonesia] Lelang Sistem Informasi Pelayanan Rumah Sakit >Terintegrasi > > Ada banyak alasannya, Pak Sinung :D > Thanks > > SUkses selalu, > Ibenk > > On Aug 18, 2010, at 8:34 AM, si Nung wrote: > > > On 18 Aug 2010 at 0:50, rudymharahap wrote: > > > > > PENGUMUMAN PELELANGAN UMUM > > > Nomor: PL.01.07/DL/067/2010 > > > Rumah Sakit Jantung Dan Pembuluh Darah Harapan > > > Kita (RSJPDHK), Kementerian Kesehatan > > > akan melaksanakan pengadaan jasa Lainnya sebagai berikut: > > > 1. Paket Pekerjaan: > > > Nama paket pekerjaan : Pengadaan Sistem Informasi > > > Pelayanan Rumah Sakit Yang Terintegrasi (Integrated > > > Information Systems). > > > Perkiraan nilai pekerjaan : Rp. 14.800.000.000,- > > > (Empat belas milyar delapan ratus juta rupiah) > > > Sumber pendanaan : DIPA BLU Tahun Anggaran 2010 > > > > fyi :) > > > > dari milis sebelah, > > > > http://www.mail-archive.com/[email protected]/msg11023.html > > > > [belajar-access] Aplikasi RUMAH SAKIT - share > > agung > > Mon, 16 Aug 2010 21:58:09 -0700 > > > > Hanya untuk bulan Agustus ini saya bagikan dengan harga yg sangat-² >terjangkau. > > HANYA Rp 75.000,- (tujuh puluh lima ribu rupiah) sudah termasuk ongkos > > kirim > > (Wil.Jabodetabek) > > > > Aplikasi bisa langsung digunakan untuk instansi Rumah Sakit, dan bebas > > versi > > trial karena tidak ada batasan penggunaan atau batas pencapaian record >tertentu. > > > > ... > > > > Adapun fitur aplikasi tsb secara garis besar sbb: > > > > Meliputi: PENJUALAN APOTIK, PEMBELIAN, > > MODUL LABORATORIUM, REKAM MEDIK, RETUR, > > MUTASI GUDANG, LAPORAN STOK, HUTANG/PIUTANG, dsb... > > > > == > > > > 14 Milyar versus 75ribu ... ck ck ck .... > > > > :) > > > > sinung /*-sig- Argumen yang aneh, karena video itu jelas-jelas menunjukkan pasukan Israel menyerbu kapal. Mana ada pasukan menyerbu lalu tiba-tiba mengaku membela diri. http://idiotnesia.com/2010/06/03/kisah-keoknya-pasukan-komando-israel/ -sig-*/
