Untung sudah ada bank syariah dan asuransi syariah. Kalau tidak ada sama
sekali, pasti lebih sengsara kita.
Melihat kesyariahan bank syariah seperti melihat keislaman seorang muslim.
Ada muslim yang sudah melaksanakan sholat wajib, ada yg sudah berjamaah,
ada yang sholat subuhnya jam 6.00 pagi. Ada juga yang sholatnya rajin,
tapi ghibahynya juga rajin. Ada yang aktif di kegiatan Islam tapi utangnya
banyak. Kalau cuma dilihat kelemahannya, maka niscaya hati tidak akan
tenang. Kalo kita lihat tokoh-tokoh Islam yang ada pada saat ini, niscaya
mereka punya kelemahan masing-masing. Dan yang tahu biasanya orang
dekatnya. Toh umat melihat perjuangan yang dia berikan untuk umat, bukan
kelemahannya.
Maka dari itu, harus dilihat aspek positifnya saja. Bank syariah pun juga
baru berusia muda. Dengan menjadi nasabah di institusi keuangan syariah,
maka kita sudah mendukung berkembangnya institusi tersebut. Menurut saya,
lebih baik mencari titik temu.
Mohon maaf bila kurang berkenan.
Erwin
____________________________________________________________________________________Pinpoint
customers who are looking for what you sell.
http://searchmarketing.yahoo.com/