Saya ingin memperjelas tentang perdagangan saham di bursa. Memang 
benar bahwa pada perdagangan sekunder, uang tidak masuk ke 
perusahaan karena uang tersebut sudah masuk pada perdagangan primer 
(baik melalui IPO maupun rights issue).

Sebenarnya perlu dipahami bahwa yang kita perjualbelikan di bursa 
saham itu adalah KEPEMILIKAN dari perusahaan yang bersangkutan. 
Termasuk di dalamnya terdapat hak sebagai pemilik perusahaan 
tersebut yaitu hak voting, hak untuk mendapatkan keuntungan 
perusahaan, dan hak untuk mendapatkan paparan dari manajemen akan 
kebijakan perusahaan ke depan. Tujuan perusahaan dibentuk adalah 
untuk memaksimalkan nilai yang dimiliki oleh pemegang saham. Nilai 
tersebut tentunya bisa ditingkatkan dengan adanya kenaikan laba, 
sehingga pemegang saham (investor) dapat menikmati keuntungan 
investasinya sebagai imbal hasil dari resiko yang ditanggungnya 
dengan memegang saham tersebut.

Maka dari itu, apabila perusahaan berhasil menaikkan laba, maka 
perusahaan dapat membagikan laba tersebut kepada pemegang saham 
sebagai dividen. Dan layaknya pasar, berlaku hukum supply dan demand 
terhadap hak kepemilikan tersebut, yang berbentuk saham. Sehingga 
apabila laba perusahaan naik, maka akan semakin banyak demand di 
bursa karena saham tersebut semakin diminati orang yang ingin turut 
menikmati keuntungan tersebut, dan karena supply terbatas (jumlah 
saham beredar tetap setelah IPO sampai ada tindakan corporate action 
yang dapat mempengaruhi jumlah saham yang beredar) maka equilibrium 
harga baru akan terbentuk. Harga baru inilah yang merupakan capital 
gain (atau loss apabila terjadi sebaliknya) bagi investor, karena 
nilai investasinya telah naik (atau turun) dibandingkan dengan saat 
dia memulai investasinya. Patut diingat bahwa ini masih di atas 
kertas (unrealized gain/loss) sampai dia menjual kepemilikannya 
kepada orang lain (di mana dia akan me-realized gain/loss-nya)

Jadi investasi maupun spekulasi tergantung dari niat awal pemegang 
saham, apakah dia membeli dengan niat investasi (mengerti bisnis 
yang dilakoni si emiten, tingkat keuntungan, risiko, dll) atau 
dengan niat spekulasi (apa ajalah bisnisnya, pokoknya dia bisa 
untung cepat dari pergerakan saham).

Ada beberapa pasar lain yang pada prinsipnya mirip, tapi paparan di 
atas saya maksudkan sebagai sedikit penjelasan dari mekanisme bursa 
saham.

Hope it helps,
Yoga

--- In [email protected], A Nizami <[EMAIL PROTECTED]> 
wrote:
>
> Wa'alaikum salam wr wb,
> 
> Pada saat uang yang diinvestasikan benar2 masuk sektor
> real (pabrik/kantor) dan bukan ke spekulan saham lain
> maka itu satu langkah bukan spekulasi.
> 
> Dan jika investor itu berharap mendapat untung jika
> perusahaan untung (deviden), maka bukan spekulasi.
> 
> Tapi jika berharap untung karena harga saham yang dia
> beli naik (stock gain), itu spekulasi. Pada
> perdagangan sekunder uang umumnya berputar di sesama
> spekulan saham. Tidak masuk ke sektor real.
> 
> Wassalam
> 
> --- Bambang Himawan <[EMAIL PROTECTED]> wrote:
> 
> > Assalamu'alaikum wr wb...
> > 
> >  
> > 
> > Sejauh yang saya pahami :
> > 
> >  
> > 
> > 1.  Ghoror terkait dengan masalah KETIDAKJELASAN.
> > Obatnya adalah
> > KEJELASAN dan TRANSPARANSI dalam setiap kontrak atau
> > hubungan muamalat.
> > 2.  Maysir tidaklah terkait dengan masalah
> > KETIDAKPASTIAN atau
> > SPEKULASI (anda benar....). Maysir lebih terkait
> > dengan arahan agama
> > agar setiap rupiah investasi yang dilakukan,
> > ditujukan untuk
> > meningkatkan supply barang dan jasa / sektor riil
> > dalam rangka untuk
> > memberikan kemaslahatan public.
> > 
> >  
> > 
> > Mudah2an bermanfaat.
> > 
> > wass
> > 
> > ________________________________
> > 
> > From: [email protected]
> > [mailto:[EMAIL PROTECTED] On Behalf
> > Of syam nahar
> > Sent: Thursday, June 28, 2007 9:50 AM
> > To: [email protected]
> > Subject: {ekonomi-syariah} Tanya Batasan Spekulasi?
> > 
> >  
> > 
> > Islam melarang segala bentuk aksi spekulasi (gharar
> > & maysir). Namun,
> > definisi, bentuk dan batasan spekulasi yang
> > bagaimanakah yang dilarang?
> > sebab kegiatan investasi maupun perdagangan pun di
> > dalamnya terdapat
> > unsur kemungkinan untung atau buntung (risk-return).
> > Temen-teman yang
> > main di pasar modal/uang dan atau valas beralasan
> > kalau mereka bukan
> > ber-spekulasi, sebab mereka bisa memprediksi hasil
> > investasi berdasarkan
> > tren pasar yang dapat mereka analisa (mereka
> > memiliki expertise,red),
> > seperti halnya kegiatan perdagangan biasa. Jika
> > Mohon penjelasan dan
> > referensi dari rekan-rekan !
> > 
> >   
> > 
> > ________________________________
> > 
> > Be a better Globetrotter. Get better travel answers
> >
> 
<http://us.rd.yahoo.com/evt=48254/*http:/answers.yahoo.com/dir/_ylc=X
3oD
> >
> 
MTI5MGx2aThyBF9TAzIxMTU1MDAzNTIEX3MDMzk2NTQ1MTAzBHNlYwNCQUJwaWxsYXJfT
klf
> >
> MzYwBHNsawNQcm9kdWN0X3F1ZXN0aW9uX3BhZ2U-?link=list&sid=396545469>
> > from
> > someone who knows.
> > Yahoo! Answers - Check it out. 
> > 
> >  
> > 
> > ________________________________
> > 
> > ** 
> > 
> > 
> > 
> > “This e-mail (including any attachments) is
> > intended solely for the addressee and could contain
> > information that is confidential; If you are not the
> > intended recipient, you are hereby notified that any
> > use, disclosure, copying or dissemination of this
> > e-mail and any attachment is strictly prohibited and
> > you should immediately delete it. This message does
> > not necessarily reflect the views of Bank Indonesia.
> > Although this e-mail has been checked for computer
> > viruses, Bank Indonesia accepts no liability for any
> > damage caused by any virus and any malicious code
> > transmitted by this e-mail. Therefore, the recipient
> > should check again for the risk of viruses,
> > malicious codes, etc as a result of e-mail
> > transmission through Internet”
> > 
> 
> 
> ===
> Ingin belajar Islam sesuai Al Qur'an dan Hadits?
> Kirim email ke: [EMAIL PROTECTED]
> 
> 
>        
> 
_____________________________________________________________________
_______________Ready for the edge of your seat? 
> Check out tonight's top picks on Yahoo! TV. 
> http://tv.yahoo.com/
>


Kirim email ke