Yah, mungkin lebih tepat dibilang tantangan, ya ... kalau begitu tinggi dan 
beragamnya harapan masyarakat tentang ekonomi atau perbankan syariah. Termasuk 
"keluhan" mengapa karyawan bank syariah tidak memakai peci turut pula 
menyemarakan dinamika perbankan syariah.

Selamat bersyariah, semoga Allah senantiasa membimbing kita ke jalan yang benar.

Wassalam,
ebs


----- Original Message -----
From: Merza Gamal<mailto:[email protected]>
To: [email protected]<mailto:[email protected]> ; 
Ahmad Iqbal<mailto:[email protected]>
Cc: Merza Gamal<mailto:[email protected]> ; Yoga 
Prakasa<mailto:[email protected]>
Sent: Tuesday, February 03, 2009 1:55 PM
Subject: External Email : --> Re: [ekonomi-syariah] Konfirmasi dari CS & CSO 
yang Melayani/ Re: Pelayanan Bank Syariah masih sangat kurang


Assalamu'alaikum Wr. Wb.

Demi keseimbangan informasi bagi anggota millis Ekonomi Syariah berkaitan 
dengan hal yang disampaikan oleh Bapak Yoga Prayoga. Hal yang terjadi saat itu 
adalah sepupu Bapak Yoga Prayoga datang kepada CS dengan membawa 2 lembar 
pertanyaan yang diketik rapi dalam kertas kwarto, pertanyaan mengenai 
produk-produk pendanaan, produk-produk pembiayaan, akad -akad dalam bank 
syariah, dan pertanyaan-pertanyaan lain mengenai perbankan syariah.
CS yang bertugas bukan tidak mau menjawab tapi bisa Bapak Yoga bayangkan berapa 
lama waktu yang dibutuhkan untuk menjawab pertanyaan-pertanyaan tersebut. Ada 
sekitar 15-20 pertanyaan yang tidak memungkinkan untuk dijawab saat itu juga. 
Melihat BANYAKNYA PERTANYAAN DAN BANYAKNYA nasabah yang sedang antri juga ke 
CS, akhirnya CS menawarkan untuk meninggalkan daftar pertanyaan tersebut untuk 
kemudian akan dijawab secara tertulis, tetapi saudara Bapak Yoga TIDAK MAU.
Alternatif lain, CS juga menyarankan untuk melihat website BANK SYARIAH MANDIRI 
karena dalam website tersebut sedikit banyak dapat menjawab pertanyaan yang 
diajukan.
Demikian konfirmasi yang saya peroleh, semoga dapat dipahami bersama. Memang 
sebuah pengalaman yang unik di lapangan pengembangan bank syariah yang saya 
ikuti selama 8 tahun terakhir.

Terlampir keterangan langsung dari Customer Service Officer BSM KC Saharjo dan 
keterangan langsung dari CS yang bertugas menemui saudara Bapak Yoga saat 
kejadian tersebut.

Wassalam
Merza Gamal
(Pengkaji Sosial Ekonomi Islami yg sedang bertugas di Litbag BSM)
----------------------------------------------------
Assalamu'alaikum wr.wb.
Saya Muhamad Achadin selaku Customer Service Officer BSM Cabang Saharjo meminta 
maaf sebesar-besarnya atas tindakan yang kurang menyenangkan yang dialami oleh 
rekan Bapak. Untuk itu kami akan melakukan perbaikan kearah yang lebih baik.

Terima kasih kepada rekan-rekan telah memberikan tanggapan.
Namun perlu diketahui, kondisi pada saat itu, security yang menjaga adalah dari 
pihak kepolisian. Selain itu apabila rekan kami (dalam hal ini Sdri. Dilla) 
tidak membantu nasabah dalam pengisian daftar pertanyaan yang diajukan tentang 
perbankan syariah, hal ini lebih disebabkan karena pada saat itu kondisi 
banking hall ramai nasabah, dan daftar pertanyaan yang diajukan cukuplah banyak 
dan bisa dikatakan menyita waktu. Oleh karena itu Sdri. Dilla membantu 
memberikan solusi atas kejadian tersebut dengan menyarankan kepada Ybs. untuk 
meninggalkan daftar pertanyaan tersebut agar dapat diisi setelah jam 
operasional, namun oleh Ybs ditolak. Kemudian disarankan kembali untuk membuka 
web site BSM.

Akan tetapi, kami terkejut atas reaksi dari saran rekan kami. Karena apa yang 
telah dilakukan rekan kami sudah merupakan solusi, terlepas dari update atau 
tidaknya web site BSM, tapi kami yakin bahwa web site BSM selalu termonitor dan 
ter-update.

Kami menyadari sepenuhnya bahwa tugas kami sebagai insan BSM adalah lebih 
kearah memasyarakatkan syariah sebelum mensyariahkan masyarakat. Untuk itu 
sekali lagi kami mohon maaf sebesar-besarnya.

Demikian kami sampaikan.Terima kasih.
Wassalam.
Muhamad Achadin
(CSO BSM KC Saharjo)
 
--------------------------------------------------------------------------------
Assalamu'alaikum wr.wb.
Mengkonfirmasi kembali berita diforum (berasal dari Millis Ekonomi Syariah) 
mengenai complain nasabah. Hari Jum'at itu memang datang nasabah ke bsm 
cab.saharjo ba'da sholat Jum'at dan memang saya yang melayani. Nasabah tersebut 
datang dengan membawa 2 (dua) lembar pertanyaan yang diketik rapi dalam kertas 
kwarto, pertanyaan mengenai produk-produk pendanaan, produk-produk pembiayaan, 
akad -akad dalam bank syariah, dan pertanyaan-pertanyaan lain mengenai perbakan 
syariah. Bukan saya tidak mau menjawab tapi bisa bapak bayangkan berapa lama 
waktu yang dibutuhkan untuk menjawab pertanyaan-pertanyaan tersebut. Ada 
sekitar 15-20 pertanyaan yang saya pikir tidak memungkinkan untuk dijawab saat 
itu juga. Melihat BANYAKNYA PERTANYAAN DAN BANYAKNYA nasabah yang sedang antri 
juga ke CS, akhirnya saya menawarkan untuk meninggalkan daftar pertanyaan 
terbebut untuk kemudian kami jawab, tetapi nasabah TIDAK MAU.
Alternatif lain saya juga menyarankan untuk melihat website BANK SYARIAH 
MANDIRI karena dalam website tersebut sedikit banyak dapat menjawab pertanyaan 
nasabah.
Demikian konfirmasi dari saya,semoga dapat dipahami. Terima kasih.
Wassalamu'alaikum wr wb.
Zilfadhila Farianus (Dilla)
(CS BSM KC Saharjo)
----------------------------------------------------------------------------------

--- On Mon, 2/2/09, Yoga Prakasa <[email protected]> wrote:

From: Yoga Prakasa <[email protected]>
Subject: [ekonomi-syariah] Re: Pelayanan Bank Syariah masih sangat kurang
To: [email protected]
Date: Monday, February 2, 2009, 10:03 AM
Salam Mas Dedi,

Terima kasih telah memberikan informasi untuk penyaluran saran saya.
Saya sudah menelpon nomor yang diberikan mas Dedi dan tidak hanya
keluhan saya didengar, namun pertanyaan2 saya juga dijawab dengan baik
oleh Call Center CS yang bernama Mas Febi. Setidaknya sekarang
pertanyaan saya 95% terjawab, namun sayangnya sepupu saya jadi tidak
bisa mengenal langsung dunia perbankan syariah. Saya bermaksud untuk
mengajaknya ke Festival Ekonomi Syariah sehingga masih ada harapan
(mungkin) baginya untuk mau mengenal sistem ini.

Saya harap pengalaman ini bisa menjadi pelajaran bagi kita semua bahwa
ekonomi syariah masih asing bagi kalangan awam. Dan sudah menjadi
tugas bagi para pelaku dan pemerhati ekonomi syariah untuk terus
melakukan edukasi bagi masyarakat di mana CS perbankan menjadi salah
satu garda depan yang mengemban tugas tersebut. Sehingga potential
maupun existing customers dapat merasakan manfaat dari ekonomi syariah
dalam cakupan yang lebih luas.

Wallahualam,
Yoga Prakasa

--- In ekonomi-syariah@ yahoogroups. 
com<mailto:ekonomi-syariah%40yahoogroups.com>, "Dedi Wibowo" <d...@...> wrote:
>
> Ass. Wr Wb
>
>
>
> Sekedar membantu dan supaya bisa menjadi tabayun , jika tidak bisa
bertemu
> dengan Kepala Cabang atau Manajer Operasional nya, ada baiknya keluhan
> langsung disampaikan ke CallBSM 52997755, supaya tidak menjadi
fitnah dan
> menjadi evaluasi bagi Bank Syariah Mandiri. Melayani itu seringkali
memang
> menjadi pekerjaan paling sulit, karena ukurannya adalah kepuasan. Namun
> Insya Allah apabila ada masukan maka akan menjadi evaluasi yang
baik bagi
> Bank Syariah Mandiri
>
>
>
> Salam
>
>
> Dedi Wibowo
>
>
>
> From: ekonomi-syariah@ yahoogroups. 
> com<mailto:ekonomi-syariah%40yahoogroups.com>
> [mailto:ekonomi-syariah@ yahoogroups. 
> com<mailto:ekonomi-syariah%40yahoogroups.com>] On Behalf Of faisol muhammad
> Sent: Saturday, January 31, 2009 12:14 PM
> To: ekonomi-syariah@ yahoogroups. 
> com<mailto:ekonomi-syariah%40yahoogroups.com>
> Subject: Re: [ekonomi-syariah] Pelayanan Bank Syariah masih sangat
kurang
>
>
>
>
> Barangkali judulnya lebih pas:
>
> "Pelayanan Mb Dila/CS Bank Syariah (namanya apa cabang atau kantor
kas) di
> Saharjo masih kurang bagi sepupu saya"
>
>
>
> Dan, keluhan itu disampaikan ke atasan mb Dila. Kayaknya dengan
begitu lebih
> baik dan pedoman saling mengingatkan di QS Al 'Asr akan enak kita
jalani.
>
>
>
>
>
> salam,
>
>
>
>
>
> faisol muhammad
>
> --- On Fri, 1/30/09, Yoga Prakasa <y...@...> wrote:
>
> From: Yoga Prakasa <y...@...>
> Subject: [ekonomi-syariah] Pelayanan Bank Syariah masih sangat kurang
> To: ekonomi-syariah@ yahoogroups. 
> com<mailto:ekonomi-syariah%40yahoogroups.com>
> Date: Friday, January 30, 2009, 2:48 AM
>
> Assalamualaikum,
>
> Saya baru saja mendengarkan keluhan dari sepupu saya tentang
> pengalaman pertamanya yang tidak mengenakkan di sebuah cabang bank
> Syariah di Saharjo, Tebet. Saya memang sengaja memintanya untuk datang
> ke bank tersebut dengan dalih menitipkan pertanyaan untuk beberapa
> fasilitas bank tersebut berhubung dekat dengan tempat kerjanya. Alasan
> saya adalah supaya dia juga mulai belajar mengenai bank syariah dan
> mungkin akan merasa tertarik untuk beralih ke bank syariah. Namun yang
> saya dengar darinya benar2 di luar dugaan.
>
> Dia datang ke cabang tersebut selepas Solat Jumat, dan langsung
> disuruh menunggu oleh security yang sedang bertugas untuk dipanggil ke
> Customer Service. Namun setelah tiga orang berikutnya 'nyelak', baru
> dia sadar bahwa untuk mengantri harus mengambil nomor antrian, dan hal
> tersebut tidak diungkapkan sebelumnya. Setelah lama mengantri,
> akhirnya dia bertemu dengan CS yang bernama Dila. Namun, sungguh
> mengecewakan karena Dila menolak untuk menjawab pertanyaan2 titipan
> saya dengan alasan banyak customer sehingga dia menyuruh sepupu saya
> untuk membuka website bank tersebut langsung karena menurut Dila
> jawaban2 atas pertanyaan tersebut sudah ada di website.
>
> Sebagai informasi, saya sengaja menitipkan pertanyaan tersebut juga
> untuk menambah pengetahuan saya atas fasilitas bank SETELAH saya
> mengunjungi website-nya. Sebagai contoh, ada pertanyaan mengenai
> penjualan kembali obligasi (di pasar sekunder) yang ditawarkan bank
> tersebut dan pertanyaan mengenai jaminan untuk pinjaman
> studi/pendidikan dan apakah pinjaman tersebut bisa digunakan untuk
> studi di luar negeri.
>
> Tiga tahun yang lalu saya pernah menjadi nasabah bank tersebut dan
> ternyata sampai saat ini belum ada perubahan dari segi servis. Hal ini
> sangat berbeda dengan cabang syariah dari bank asing di mana saya
> masih menjadi nasabahnya. Mungkin hal ini bisa menjelaskan mengapa
> aset bank syariah masih saja tertahan di level kurang dari 3% aset
> perbankan nasional. Dan mungkin saja akhirnya akan menembus level 5%
> setelah semakin banyak bank2 asing masuk dengan divisi syariahnya di
> tanah air.
>
> Wallahualam,
> Yoga Prakasa
>






________________________________
This e-mail and any files transmitted with it are confidential and intended 
solely for the use of the individual or entity to whom they are addressed. If 
you have received this email by mistake please notify the sender by return 
e-mail and delete this message from your system. Any unauthorized use or 
dissemination of this e-mail in whole or in part is strictly prohibited. PT 
Federal International Finance, which has its seat at North of Jakarta, 
Indonesia, including its affiliated companies, shall not be liable for the 
improper or incomplete transmission of the information contained in this e-mail 
nor for any delay in its receipt or damage to your system. PT Federal 
International Finance (or its affiliated companies) does not guarantee that the 
integrity of this communication has been maintained nor that this communication 
is free of viruses, interceptions or interference.

Kirim email ke