Assalam alaikum wr wb, 
Jika mau melindungi daya beli untuk membeli sesuatu dalam jangka panjang, misal 
rumah atau lainnya, dimana fiat money terus tergerus nilainya, dimungkinkan 
(jika kata "dibolehkan" masih terlalu dini untuk dipakai) untuk 
meng-hedging dengan membeli emas, bukan untuk menimbun atau "investasi". Bukan 
hedging sebagai margin trading.
Sesungguhnya Allah SWT telah menetapkan segala sesuatu dalam qadar-nya (batas 
dan ketentuannya) di dunia ini. Termasuk emas, dengan durabilitas, 
kelangkaannya dan rasa "cinta" manusia terhadapnya".
Dijadikan indah pada (pandangan) manusia kecintaan kepada apa-apa yang 
diingini, yaitu: wanita-wanita, anak-anak, harta yang banyak dari jenis EMAS, 
perak, kuda pilihan, binatang-binatang ternak dan sawah ladang. Itulah 
kesenangan hidup di dunia; dan di sisi Allah-lah tempat kembali yang baik 
(surga). (QS. 3:14)
Sesungguhnya orang-orang yang kafir dan mati sedang mereka tetap dalam 
kekafirannya, maka tidaklah akan diterima dari seseorang di antara 
mereka EMASsepenuh bumi, walaupun dia menebus diri dengan EMAS (yang sebanyak 
itu). Bagi mereka itulah siksa yang pedih dan sekali-kali mereka tidak 
memperoleh penolong. (QS. 3:91)
Dan kaum Musa, setelah kepergian Musa ke gunung Thur membuat dari 
perhiasan-perhiasan (EMAS) mereka anak lembu yang bertubuh dan bersuara. Apakah 
mereka tidak mengetahui bahwa anak lembu itu tidak dapat berbicara dengan 
mereka dan tidak dapat (pula) menunjukkan jalan kepada mereka? Mereka 
menjadikannya (sebagai sembahan) dan mereka adalah orang-orang yang zalim. (QS. 
7:148)
Sungguh emas memiliki posisi "penting" di dalam kehidupan ini, khususnya dalam 
bermuamalah. Bahkan emas di alam sesudah kehidupan pun masih ada.
Diedarkan kepada mereka piring-piring dari EMAS, dan piala-piala dan di dalam 
surga itu terdapat segala apa yang diingini oleh hati dan sedap (dipandang) 
mata dan kamu kekal di dalamnya. (QS. 43:71)
Mereka berada di atas dipan yang bertahtahkan EMAS dan permata, (QS. 56:15)
Namun, dengan keistimewaan emas, seperti tersebut di atas, juga melekat ancaman 
keras terhadap penimbun emas, juga bagi mereka yang menganggap emas sebagai 
komoditi.
Hai orang-orang yang beriman, sesungguhnya sebagian besar dari orang-orang alim 
yahudi dan rahib-rahib Nasrani benar-benar memakan harta orang dengan jalan 
yang batil dan mereka menghalang-halangi (manusia) dari jalan Allah. Dan 
orang-orang yang menyimpan EMAS dan perak dan tidak menafkahkannya pada jalan 
Allah, maka beritahukanlah kepada mereka, (bahwa mereka akan mendapat) siksa 
yang pedih, (QS. 9:34)
Pada hari dipanaskan EMAS perak itu di dalam neraka Jahannam, lalu dibakarnya 
dahi mereka, lambung dan punggung mereka (lalu dikatakan) kepada mereka: Inilah 
harta bendamu yang kamu simpan untuk dirimu sendiri,maka rasakanlah sekarang 
(akibat dari) apa yang kamu simpan. (QS. 9:35)
Jadi, pada prinsipnya emas memang diciptakan oleh Allah SWT sebagai zat yang 
paling ideal untuk dijadikan sebagai medium pertukaran, bukan sebagai komoditi. 
Sulit untuk membayangkan dengan kondisi saat ini, bahwa ke depan bubble emas 
akan pecah. Dengan ketidakpastian kondisi perekonomian konvensional dan 
keterkaitan emas dengan fiat money khususnya dollar AS, emas akan menjadi safe 
haven bagi para investor dengan dollar-nya yang melimpah di pasar, terlebih 
dengan denominasi emas menggunakan dollar AS. Spekulasi akan harga emas yang 
akan terus meroket juga kencang didengungkan di pasar. Dasar-dasar keistimewaan 
emas di atas lah yang menjadikan emas sebagai safe haven dan justru akan 
mendongkrak harga emas di tengah ketidakpastian ekonomi konvensional saat ini. 
Negara-negara di Asia Selatan (India, Sri Lanka dan Bangladesh) telah membeli 
emas IMF yang semakin membuat harga emas naik), bahkan Republik Rakyat Tiongkok 
(RRT/Cina) juga memberikan sinyal untuk juga ikut membeli emas. Semakin 
perekonomian tidak pasti, maka emas semakin menjadi pasti (dikarenakan keamanan 
dan kenaikan harganya). Adalah normal saat
 uang kertas yang Anda pegang tergerus inflasi dan semakin menurun nilainya, 
Anda beralih memegang emas. Hanya celakanya emas digunakan sebagai komoditas, 
buka sebagai medium pertukaran. 
Konsekuensi "sifat" emas sudah sebaiknya ditujukan pada tempatnya, yaitu medium 
pertukaran. Sebaiknya kaum muslim dan penggiat ekonomi syariah tidak pula 
menambahkan volatilitas yang sudah terjadi pada harga emas sebagai komoditi, 
dengan investasi yang sifatnya spekulatif dan margin trading. Kelak, 
inshaALLAH, emas akan menjadi parameter utama dalam perekonomian, bukan fiat 
money. Mengapa ancaman ALLAH yang begitu jelas masih juga ditantang oleh para 
penimbun emas?
Salam hangat,




 Rab, 5/5/10, M Said Fathurrohman <[email protected]> menulis:
Dari: M Said Fathurrohman <[email protected]>
Judul: Re: [ekonomi-syariah] kaya melalui investasi emas secara syariah  (Jurus 
cerdas berkebun emas)
Kepada: [email protected]
Tanggal: Rabu, 5 Mei, 2010, 11:14 AM















 
 



  


    
      
      
      Assalaamu'alaikum Wr. Wb.

Jangan campur adukkan wacana mata uang dinar sebagai alat transaksi dalam 
ekonomi Islam dengan spekulasi emas yang justru tidak Islami. 
Kebun Emas hanya bisa membuat untung berlipat-lipat kalau harga emas naik 
terus. Kalau harga emas turun, investor Kebun Emas akan rugi berlipat-lipat 
pula.


Apakah kita sudah lupa dengan kerugian yang dialami investor saham pada akhir 
2008 lalu? Sebelum itu, banyak orang mendadak jadi investor saham karena mereka 
melihat harga saham naik terus. Padahal kenaikan harga saham itu sudah tidak 
wajar (bubble) karena tidak didukung fundamental. Saat bubble saham pecah, 
banyak orang bangkrut.


Dilihat dari sejarah harga emas, kenaikan pesat harga emas sejak tahun 2000 
menunjukkan tanda-tanda bubble. Saya kira pecahnya bubble emas tinggal menunggu 
waktu. 
Wallohu a'lam. 

 Wassalaamu'alaikum Wr. Wb.
------
Muhamad Said Fathurrohman
id.linkedin. com/in/msaidf



2010/5/5 abah sulthan <rusman1...@yahoo. com>

















 



  


    
      
      
      Assalamu'alaikum wr wb,



Insya ALLAH BRISYariah akan memberikan 
persembahan SEMINAR GRATIS buat warga IBUKOTA, seminar mengenai 
"JURUS CERDAS BERKEBUN EMAS" akan dibawakan langsung oleh pakar dan 
pencetus idea nya yaitu Pak Rully Kustandar (www.kebunemas. com).

Seminar ini akan diadakan di

Tempat    : LOUNGE RUmah iB di REI EXPO
JCC Hall A
Tanggal   : Tanggal  7 Mei 2010

Pukul        : 16.00-18.00 WIB.



Anda akan dipandu, bagaimana caranya :

1. Membeli emas dengan modal hanya 1/3 dari harga emas

2. Memiliki emas hingga 1.5Kg dalam waktu tiga bulan

3. Mengamankan berapapun kekayaan anda hingga puluhan sampai ratusan tahun 
kedepan.



Ingat SEMINAR ini Gratis dan terbuka untuk umum, daripada anda beli EBOOKNya or 
menghadiri 
seminar regularnya  biasanya harus merogoh kocek 200rb-an.



MElalui jurus cerdas ini, anda akan dipandu bisa KAYA melalui investasi 
emas secara Syariah, akan dipandu secara personal oleh team2 dari 
BRISyariah.



Silahkan sebarkan email ini ke teman-teman, saudara-saudara, kawan-kawan 
dll.



Demikian informasinya, ingat TANGGAL 7 MAI JAM 4 SORE DI REI EXPO JCC Hall A.

Kita ketemu disana, informasi lebih lanjut silahkan hubungi saya japri.


wassalam




Maman

0815-11200138








      

    
     

    
    






  










    
     

    
    


 



  










Kirim email ke