Wa'alaikumsalam, Saran saya tabayun terlebih dahulu, kenapa hal ini terjadi. Kalau sudah mengetahui duduk persoalannya biasanya lebih mudah mencari solusinya.
Langkah selanjutnya didiskusikan dengan Dekan ybs, Insya Allah ada jalan keluar. Kalau belum ada jalan, bawa ke Rektor. Insya Allah sampai disini sdh clear. Seandainya tdk ada juga solusi, nanti akan saya kasih resep yang ces pleng alias manjur. Salam, -----Original Message----- From: Diyanti Yanti <[email protected]> Sender: [email protected] Date: Sat, 29 May 2010 17:55:38 To: <[email protected]> Reply-To: [email protected] Subject: [ekonomi-syariah] Mohon Masukan dan Sumbangan Pemikiran Assalamu'alaikum wr.wb Mohon masukan, sumbangan pemikiran dan dukungan terhadap teman2, para dosen pegiat ekonomi syariah yang ingin memperjuangan syariah, sebuah Perguruan Tinggi Islam Negeri di Medan, yang sudah memutuskan mengalihkan bank pengambilan gaji dari bank syarah ke bank konvensional. selama ini sudah 8 tahun pengambilan gaji dilakukan di bank syariah tersebut. para dosen fakultas syariah yang di pimpin oleh dekan fakultas syariah menolak dengan tegas via surat pernyataan ke rektor dengan alasan bertentang dengan syariah. para dosen di minta paksa ntuk membuka rekening di bank konvensional, jika tidak maka mereka tidak akan menerima gaji. Mohon solusi, apakah MES, IAEI, Asbisindo, HISSI, PKES, masing2 perlu menyurati BADAN ADMINJSTRASI KEUANGAN NEGARA DAN DIKTI DEPARTEMEN AGAMA. Mohon agar memasukan bank syariah SEBAGAI PILIHAN TEMPAT PENGAMBILAN GAJI Perguruan Tinggi Islam (UIN, IAIN, dan STAIN) karena Badan Administrasi Keuangan Negara, hanya memberikan 4 alternatif bank, semuanya bank KONVENSIONAL. para loyalis akademis tersebut perlu dukungan moral dan kebijakan. wassalamu'alaikum
