Wa'alaikumsalam Wr Wb.,
Sumbangsaran kami adalah kita harus melihat secara jernih beberapa hal yang berkaitan dengan hal ini : 1. Apakah Bp. Rektor telah menjelaskan secara transparan tentang mengapa terjadi perpindahan dari Bank Syariah ke Bank Konvensional ? Menurut saudara Bank Syariah sudah melayani pembayaran gaji selama 8 tahun. 2. Atau apakah ketetapan BAKN sifatnya mengikat ? 3. Apakah tidak ada ruang untuk berdiskusi tentang kebijakan ini ? 4. Menurut pendapat kami adalah sangat elegan dan istiqomah bila perguruan tinggi seperti IAIN, UIN, STAIN dan sejenisnya melakukan transaksi keuangan melalui instrumen keuangan berbasis syariah karena bukankah perguruan tinggi ini merupakan lembaga tempat melahirkan pemikir dan pekerja yang handal fiddun ya wal akhirah ? Wassalam, Hadry Harahap --- Pada Sab, 29/5/10, Diyanti Yanti <[email protected]> menulis: Dari: Diyanti Yanti <[email protected]> Judul: [ekonomi-syariah] Mohon Masukan dan Sumbangan Pemikiran Kepada: [email protected] Tanggal: Sabtu, 29 Mei, 2010, 9:55 AM Assalamu'alaikum wr.wb Mohon masukan, sumbangan pemikiran dan dukungan terhadap teman2, para dosen pegiat ekonomi syariah yang ingin memperjuangan syariah, sebuah Perguruan Tinggi Islam Negeri di Medan, yang sudah memutuskan mengalihkan bank pengambilan gaji dari bank syarah ke bank konvensional. selama ini sudah 8 tahun pengambilan gaji dilakukan di bank syariah tersebut. para dosen fakultas syariah yang di pimpin oleh dekan fakultas syariah menolak dengan tegas via surat pernyataan ke rektor dengan alasan bertentang dengan syariah. para dosen di minta paksa ntuk membuka rekening di bank konvensional, jika tidak maka mereka tidak akan menerima gaji. Mohon solusi, apakah MES, IAEI, Asbisindo, HISSI, PKES, masing2 perlu menyurati BADAN ADMINJSTRASI KEUANGAN NEGARA DAN DIKTI DEPARTEMEN AGAMA. Mohon agar memasukan bank syariah SEBAGAI PILIHAN TEMPAT PENGAMBILAN GAJI Perguruan Tinggi Islam (UIN, IAIN, dan STAIN) karena Badan Administrasi Keuangan Negara, hanya memberikan 4 alternatif bank, semuanya bank KONVENSIONAL. para loyalis akademis tersebut perlu dukungan moral dan kebijakan. wassalamu'alaikum
