Hanya manusia buta mata dan buta hati yang bisa menganggap holocaust sebagai 
sejarah fiktif. Apakah karena korbannya orang Yahudi, maka lalu dianggap tak 
pernah terjadi? Dunia sudah semaju ini, ilmu pengetahuan sudah secanggih 
sekarang, masih juga ada orang hidup di zaman batu.

  Kalo holocaust yang bukti dan saksinya bejibun itu saja diragukan kebenaran 
kejadiannya, gimana jadinya dengan "sejarah" nabi-nabi dan Tuhan yang ditulis 
dalam kitab-kitab suci dan nyaris sulit dibuktikan secara faktual kebenarannya 
itu?

  manneke

suprijodio <[EMAIL PROTECTED]> wrote:

Wah, padahal kisah pendaratan manusia di bulan kan sudah masuk buku
sejarah kita dulu ya.

Sebenarnya tidak hanya orang MUSLIM yang tidak percaya dengan
kibulannya Amerika. Banyak juga koq orang EROPA NON-MUSLIM yang TIDAK
PERCAYA Amerika juga dengan NALAR mereka.

Hanya saja. Koq gak ada ILMUWAN atau NEGARA yang BERANI terang-
terangan MENYAMPAIKAN kebohongan AMERIKA ya????
Mungkin cuma IRAN yang berani menggugat 'sejarah' yang amerika
(Yahudi) bikin dengan HOLOCAUST-nya. Bisa jadi itu juga 'jadi2an
mereka lho ...

Maspri

Kirim email ke