Mas Kukuh dan semua rekan2, setiap anggota DPR itu terikat oleh satu 
aturan hukum (tak tertulis): dilarang bicara di luar ttg sesuatu 
yang berpotensi menjatuhkan citra 'harum' parpol/daerah (untuk 
anggota DPD) ybs :-)

Btw, saya gregetan sekali melihat 'keentengan bicara' para pembela 
kebijakan 'laptop untuk kita :-)' pada salah satu acara dialog di TV 
dengan argumentasi-argumentasi yg menonjolkan formalitas hitam-
putih, tetapi sebenarnya merupakan argumentasi yang tidak logis 
bahkan menggambarkan pola pikir 'ignorant' thd kemiskinan yang 
menimpa mayoritas rakyat Indonesia. Argumentasi semacam juga 
dinyatakan oleh Bpk Agung Laksono yth sendiri.

Alasan formalitas hitam putih yang saya maksud contohnya adalah 
sbb: "Pembelian laptop tak bisa dibatalkan sebab anggarannya sudah 
dianggarkan dan disepakati lewat rapat antara BURT dengan ... ". 
Alasan formalitas hitam-putih DPR ini bak penyakit menular yang 
sudah turun mewabah ke tingkat DPRD.

Sudah sejak jaman keberadaan DPR reformasi, taktik formalitas hitam-
putih sangat terlihat sebagai taktik yang paling sering dilakukan 
oleh DPR sebagai alasan pembelaan diri/ pembenaran untuk segala 
macam prilaku PEMBOROSAN NEGARA, termasuk prilaku jalan2 ke LN 
yang 'sudah diprogramkan'. atau yang sudah 'disetujui', juga 
termasuk berbagai macam usulan kenaikan anggaran/ tunjangan/ gaji 
yang sudah 'disetujui dan disyahkan oleh rapat', dsb.

Salam

--- In [email protected], kukuh kumara 
<[EMAIL PROTECTED]> wrote:
>
> Bukannya saya ber prasangka....tetapi melihat gencarnya tanggapan 
rekan2 FPK soal satu ini tapi koq para anggota ini "diam" aja 
ya....bisa2 mereka anggap ya nggak level lah nanggapin FPK toh nggak 
ngangkat rating mereka....
>    
>   Salam
>   Kukuh Kumara
> 
> Maulana Raja Aisyana <[EMAIL PROTECTED]> wrote:
>           Ralat: Angelina Sondakh bukan dari PKB tapi Partai 
Demokrat (PD)
> 
> Agus Hamonangan <[EMAIL PROTECTED]> wrote: Mgk anggota DPR 
terhormat mau menanggapi isu Laptop?
> 
> Salam,
> AH
> ==============
> 
> 1. Nursyabani Katjasungkana (PKB)
> 2. Angelina Sondakh (PKB)
> 3. Effendi Simbolon (PDI-P)
> 4. Didik J Rachbini (PAN)

Kirim email ke