Uang fiscal ini pastilah jadi lahan subur bagi oknum2
yang memanfaatkannya.  Bagi pegawai/karyawan yang
ditugaskan oleh kantor misalnya, mereka pastilah mau
membayar penuh Rp 1 juta dan tidak akan berniat
membayar kurang daripada itu.  Karena dia sudah
membayar pajak PPH21 yang langsung dipotong langsung
oleh kantornya, maka seharusnya biaya Rp 1 juta untuk
fiscal ini bisa diminta untuk kembali.  Tetapi saya
yakin yang meminta kembali jauh lebih sedikit daripada
yang tidak perduli atau lupa memintakan pengembalian. 
Nah, uang ini dikemanakan?  Jadi permainan oknum juga
kah?

Sebaliknya, bagi pribadi-pribadi yang bepergian ke
luar negeri termasuk para pengusaha, mereka banyak
yang mau diajak damai dengan membayar antara Rp
600-800 ribu tanpa tanda terima.  Dan hal ini sudah
berlangsung bertahun-tahun tanpa ada usaha untuk
memberantasnya.  Pertanyaan saya kepada Bapak Menteri,
kenapa ya Pemerintah tidak mau menindak penyelewengan
ini, apa mungkin Pemerintah tidak tahu atau sengaja
mem biarkannya?  Salam.

--- fauziah swasono <[EMAIL PROTECTED]> wrote:

> --- In [email protected], Iwan
> Wibawa
> <[EMAIL PROTECTED]> wrote:
> >
> > ha..ha...ha hus nanti ada yang marah
> lho.......katanya istri
> sekarang gak suka menuntut, pada sabar semua, calon
> surga ...ha ha ha 
> > 
> 
> 
> hehehe.. Pak Iwan ini lucu juga..
> 
> Just because you've met bad women, are all women
> bad?
> 
> Kalau melihat berbagai posting Pak Iwan mengenai
> wanita, tampaknya
> pengalaman buruk anda dg mahluk ini cukup traumatis.
> Sekedar
> mengingatkan, banyak pula wanita mendapatkan
> laki-laki jahat. 
> Intinya setiap individu bisa baik, bisa jahat,
> regardless gender.
> 
> Kata orang biasanya aura itu akan memancar dan
> menimbulkan reaksi
> balik yang setara. Kalau bawaannya selalu curiga dan
> sinis sama
> perempuan, tidak heran selalu bertemu perempuan yang
> memang tipe yang
> dicurigai tsb. 
> 
> Maaf. Cuma memberi masukan. Kebaikan akan dibalas
> kebaikan oleh Tuhan,
> keburukan akan dibalas keburukan. Ada kalanya nasib
> kita "sial". Tapi
> jika kita berpikir positif maka akan selalu ada
> hikmahnya, kalau
> berpikir negatif maka akan berlipat ganda muramnya
> :)
> 
> Semoga berbahagia.
> 
> salam,
> 
> fau

Kirim email ke