--- In [email protected], "walsuparmo" 
<[EMAIL PROTECTED]> wrote:
>
> Salam,
> Ini tentunya juga HUMOR.
> Apa ingat majalah SELECTA yang dibreidel puluhan tahun yang lalu 
> karena memuat cerita bahwa Suharto BUKAN anak PETANI.Alkisah ada 
> seorang yang datang dari daratan CHUNG KOK, yang datang tidak 
> membawa istri dan "terdampar " di Yogya. Karena sebagai "bujang" 
> butuh perawatan dan ada seorang wanita BUMIPUTERA(istilah PRIBUMI 
> adalah istilah KNIL yang dipopulerkan oleh Pres.Suharto) yang lalu 
> bekerja di rumah itu.
> Bapak pendatang itu sudah mempunyai putera  yang lahir ditempat 
> asalnya dan akhirnya menyusul ke Indonesia namanya Liem Sioe 
> Liong.Kemudian lahir Suharto yang di-titip2kan dibeberapa keluarga 
> a.l. pada manteri ulu2 dsb.Ibu Suharto kemudian menikah lagi. 
> Suharto TIDAK PERNAH mencari makam ayahnya sesuai adat Jawa yang 
> selalu dijunjung tinggi karena ia sendiri tahu makamnya dimana 
> karena sudah pulang kenegerinya.Sampai baru2 ini meninggal, yang 
> tinggal dengan Suharto adalah OOM TIK( Liem Sioe TIK).
> Wasalam,
> Wal Suparmo
---------------------------------------------------------

Isu mengenai "siapa orang tuanya" Soeharto ini juga dibahas  didalam 
buku Robert Edward  Elson yang berjudul  "Suharto, Sebuah Biografi 
Politik" (2001, 717 hal.). Menurut penulisnya, Suharto adalah anak 
tidak sah seorang penduduk desa terpandang, mungkin warga desa yang 
punya hubungan di luar desa, atau seorang kaya yang sering datang dan 
berinteraksi dengan warga desa.

Kemungkinan besar  bahwa ayah kandung Suharto adalah orang berada dan 
jelas bukan seorang pegawai irigasi yang begitu miskinnya 
sehingga "secara pribadi tidak memiliki sawah sejengkalpun" (hal 31)

Suharto juga menikmati pendidikan selama bertahun-tahun begitu 
istimewa dibanding petani Jawa yang pada umumnya menganggap tenaga 
begitu bernilai sehingga tidak perlu dibuang dalam kegiatan yang tak 
jelas seperti sekolah. Kesempatan pendidikan yang dikecapnya begitu 
istimewa jika dibandingkan standar kehidupan desa pada masa itu  (hal 
32). 

Jadi  hal ini bertentangan dengan pengakuannya yang  sering diklaim 
oleh  Suharto bahwa ia adalah  anak seorang petani desa sederhana.

Mantan tetangga Suharto, Mashuri S.H (Mantan Menteri Pendidikan dan 
Kebudayaan 1969-1974 dan Menteri Penerangan 1974-1979) juga pernah  
mengemukakan pandangannya  mengenai asal usul orang tua Suharto dalam 
website ini. http://www.geocities.com/CapitolHill/4120/soeharto.html

Salam 
GH


Kirim email ke