Pertanyaannya , apakah jaman sekarang si penerima sumbangan harus menanyakan "kebersihan" asal sumbangan ??
lalu lebih jauh lagi tidak hanya bertanya bahkan menyelidiki asal usul dana itu... Pusinggg deeehhhh.. Kalau joke nya sih.. uang kotor boleh dipakai utk membangun temapat kotor seperti WC dan ttempat pembuangan sampah misalnya..smile.. Yang lebih penting yang nerima.. benar benar pakai untuk kemashalatan ummat... Mana ada penyumbang yang kalo ditanya bilang.. ini hasil korupsi... Salam Hnaiwar At 05:12 PM 18-06-07, you wrote: >baginda raja, > >sumbangan itu salah jika asal duit yg digunakan untuk nyumbang nggak >bener. setiap ini seringkali penguasa berkunjung ke daerah2 dan >membagi2kan sumbangan. kalau sumbangan itu ya mestinya pakai duit yg >bener. sekarang kira2 ada nggak dalam tata keuangan departemen/lembaga >pemerintah yag dialokasikan untuk sumbangan? kalau tidak ada, mestinya >tidak boleh menyumbang, kecuali pake duit pribadi pejabatnya. > >bener bahwa banyak pesantren yg bisa jalan karena sumbangan. banyak masjid >yg berdiri karena sumbangan. tapi apalah artinya jika sumbang menyumbang >ini dilakukan dg mencuri duit negara? bisa jadi sumbangan ini adalah >investasi politik. lha investasi politik kalau pake duit negara ya nggak >bener. apalagi jika ada yg berpikiran: kalau saya bisa nyolong untuk >nyumabng masjid 1M maka dg cara yg sama saya juga bisa nyolong untuk >nyumbang keluarga saya 1M. lha... kalau caranya begini kan lebih repot lagi. > >kesalahan lain dari kegiatan sumbang menyumbang pake duit negara ini >mengakibatkan tidak adanya pemerataan apalagi keaddilan. tergantung >moodnya pejabat saja. > >jadi, tidak selamanya menyumbang itu baik.
