Jadi pengen ikutan.... Kalo saya, yang seorang ibu RT, yang ngga punya penghasilan, tapi tidak tergantung sama suami, karena bukan baju yang harus digantung... Maaf seribu maaf....punya suami selingkuh???? Hanya satu kata "cerai" buat apa menghabiskan hidup dan waktu dengan laki-laki yang sudah tidak menghargai dan mencintai saya lagi....ngga lah ya...jalan masih panjang...apalagi cuma kembali karena sudah di tolak sana sini... Bukan masalah matre atau tidak....hanya saya bukan keledai, saya tidak mau terperosok dua kali ke dalam kesalahan yang sama. Apalagi suruh jadi detektif sambil terus buatin kopi...ngga usah ya!!! Masih boleh ngangkutin barang aja sudah suatu kemurahan hati buat saya. Masalahnya tidak ada yang absolute di dunia ini.
Maaf jadi sewot. Salam --wenny-- --- In [email protected], Haniwar Syarif <[EMAIL PROTECTED]> wrote: > > Menarik menyimak thread ini, yang umumnya dari para perempuan.. > > Mari kita beri penghormatan pd istri yang ternyata memiliki cinta sejati > dan tidak matre.. > > > Dan sepengamatan saya kebanyakan istri memang begitu kok.. kalao suami > insyaf apapun alasannya ( termasuk nggak punya duit lagi..smile), lalu > istrinya menerima dia kembali . mulanya sedikit kesal.. lama lama kalau > suaminya setia terus ya di maafkan. > >
