Saya nggak pernah bilang ..bhw nggak ada yang nggak beres di negara kita ( kata "kita", ini dgn asumsi kau dan aku orang Indonesia yg nggak mau di separate) , tapi bagi saya penyelesaiannnya bukan dgn separatisme. Tapi perbaikan Indonesia.
Di Jakarta aja ada... entah itu peritiwa Priok.. atau peristiwa Trisakti.. atau... di Jatim penembakan oleh Marinir.., korupsi pun masih banyak.., raskin masioh ada yg menyelewengkan. Tapi bagi saya... Indonesia sudah benar merdeka.. tapi belum merdeka dengan benar..., jadi persoalannya bagaimana merdeka dengan benar.. bukan cari merdeka lagi karena kita sudah benar merdeka dengan prioklamasi 45 dengan wilayah rterbentang dari Sabang Merauke yang sebelumnya bernama Hindia Belanda... Tidak ada toleransi bagi separatisme.. tapi banyak toleransi bagi bagaimana membuat Indonesia merdeka dengan benar... , jadi kita fokus pada perbaikan Indonesia .. bukan pada separtisme... , pecahnya fokus akan buat negara ini nelangsa... Saya misalnya bahkan lebih suka bicara revolusi bagi dan oleh seluruh bangsa .demi perbaikan Indoesnia . dari pada jadi separatis Soal orang Amerika... ahh jangan naif lah.... bukan mustahil mereka punya agenda sendiri..utk kepentingannya sendiri.. Mungkin pemerintah punya data ttg misal tidak objektipnya dia yg ditolak itu ... tapi .dipihak lain . saya dengar ada juga yang diijinkan.. Soal klaim anda..bantuan UE dan AS kandas di Jakarta... saya yakin anda akan punya banyak pendukung seluruh rakyat Indonesia.. jika anda punya bukti ..., paling nggak semua anggota milis FPK ini akan ikut teriak agar penyimpanagan itu di berantas... Merdeka.! atau mau jadi spearatis silahkan....tentu dengan konskwensi yg harus ditanggung... atau ... kita benahi Indonesia... bersama . Salam Haniwar. At 08:51 PM 03-07-07, you wrote: >Ya udah deh, itu pikiran Bung. Silahkan berpikir dan berkata seperti itu. >Kalau memang merasa tidak berbuat sesuatu yang tidak benar di Papua, mengapa >kunjungan Eni Valeomavaega [Ketua Sub Komite Hub. Internasional Senta AS] >tidak atau dihambat kedatangannya ke Tanah Papua? > >Mari bijaksana dan berkata dan bertindak. Itu informasi saja buat Bung, >kalau tdk salah hari ini Eni ada di Jakarta? Saya mendengar kabar dia tidak >diperkenankan datang kesini. > >Hahaha..lucu juga ya, kalau merasa gak buat salah atau sudah melayani rakyat >Papua dengan baik dan benar, mengapa teman-teman anda di Kabinet Indonesia >Bersatu dan DPR-RI mau menghambat kedatangan Eni Valeomavaega ke Tanah >Papua? > >Biarkan dia ke Papua, supaya dia bisa melihat bahwa pembangunan tidak jalan >sama sekali di Papua. Biar dia tahu bahwa bantuan2 UE maupun AS melalui >Jakarta kandas di wilayah Jakarta saja tidak terus ke Tanah Papua, biar dia >tahu, laporan resmi pemerintah Indonesia selama ini hanya lips service >belaka, hanya isapan jempol. > >Bertindak bijak saja kok repotnya setengah mati? Wah, saya jadi balik >berkata: GITU AJA KOK REPOT BUNG HANIWAR YANG TERHORMAT????? > >Salam Perubahan!
