Mas aku nggak tahu persis apa yang kamu maksud  kata kata Taufik Kiemas, 
bagus juga kalau ada yang bisa beri klrifikasi, walau set5ahu saya Taufik 
tidak pernah berada dalam posisi memutuskan sesuatu yg mebgikat bangsa ini.

Dan masih bisa juga lho asa salah pemberitaan salah kutip atau salah 
mengerti...dalam menagkap berita itu,


Tapi yang jelas.., setiap insan Indonesia yang baik, pasti bersedia ikut 
memperjunagkan  tegaknya keadilan disetiap penjuru Nusantara, an didapatnya 
hak setiap daerah akan pendapatan daerah yang wajar, Tentu 
termasuk   Irian/Papua.

Saya yakin tak peranh terbetik,di era kami, tahun 60 an  dulu, dimana Bunbg 
Karno dan seluruh rakyat berjuangkan mengutuhkan NKRI yang klaimnya adalah 
seluruh bekas Hindia Belanda, dgn maksud memeras kekayaan atau menjajah 
Irian bagi wilayah lain.

Kienginannya sih mewujudkan seluruh Indonesia yang adil makmur..

Jnaga berpikri negatip .., . negara ini memang maih banyak kurangnya... 
tapi percaya lah bhw masih ada jalan lebih baik drai memisahkan diri.. 
untuk mencapai kesejahteraan itu...keadilan itu ..kemakmuran itu..., by the 
way... kebanaykan kita maish melarat kok.. ayo berjuang di dalam bingkai 
NKRI...



Haniwar



  05:40 AM 07-07-07, you wrote:

>Dear All,
>
>Sedih saya membaca celotehan anda. Sudah berulang kali secara rasional
>saya coba menjelaskan dengan sabar, bahwa di Papua sini, banyak
>terjadi pelanggaran HAM, hak-hak dasar, dan bahkan kami merasa ada
>proses "driskriminasi rasial!" Itu terjadi disebuah bangsa besar yang
>menganggungkan "Bhineka Tunggal Ika."
>
>Pertanyaan saya: begitu buruk kah mentalitas Bangsa ini, sehingga
>hanya untuk mengaminkan NKRI dan Bhineka Tunggal Ika dan Pancasila dan
>UUD 45. Semuanya harus dikorbankan, bahkan hak untuk hidup bebas, hak
>untuk kritis, hak untuk bicara benar. APAKAH SEMUA TIDAK DIPERKENANKAN
>DI NKRI??
>
>Baca harian kompas kemarin.
>
>Barnabas Suebu, gubernur Papua katakan, setelah hampir 5 tahun, dana
>OTSUS baru hanya diberikan 1 Trilyun rupiah.
>
>Bandingkan apa yang dikatakan Taufik Kiemas dan bandit-banditnya
>sewaktu ke AS dan katakan bahwa pemerintah telah meningkatkan anggaran
>OTSUS Papua menjadi 40 Trilyun rupiah.
>
>Ini semua omong kosong, BULL SHITT!
>
>Besar mulut, besar bohong, besar dusta! Ini semua terjadi di NKRI ini.
>Di negara yang kita sama-sama inginkan maju, di negara yang kita
>sama-sama hidup sebagai "bangsa yang belum selesai menjadi bangsa!"
>
>Kalian kok jadi seperti TNI/Polri yang tidak mengindahkan hak orang
>berekpresi? Kok jadi seperti orang yang dikhianati? Siapa yang
>berkhianat?
>
>Pemimpin Bangsa ini dan TNI/Polri yang berkhianat, bukan rakyat.
>Sekali lagi, bukan rakyat! Dan apa yang dilakukan rakyat Papua adalah
>suatu kewajaran. Itu proses sejarah.
>
>Apa kata Bung Hatta?
>
>INI SUATU PROSES DARI APA YANG DINAMAKAN HUKUM BESI SEJARAH!
>
>That's it.
>
>Teroris? Kok saya gak yakin kalau anda menyebut saya dan teman2 saya
>teroris. Apa yang kami rusak? Apa yang kami curi? Apa yang kami rampas
>dari kehidupan anda dan teman2 lain sebagai suatu bangsa?

Kirim email ke