At 05:05 PM 07-07-07, you wrote:

>hehe...Kalau menginjak-injak bendera PSSI bagaimana Pak? Yaa...PSSI,
>Persatuan Sepakbola Seluruh Indonesia yg disebut-sebut orang tidak
>becus kerjanya!


kalao di acinta PSSI ya insya Allah dia nggak injak injak  bendera itu.. :(

>Lain ceritanya ya Pak?Hehe.
>
>
>Jadi, kalau di kamar kos saya terpampang suatu bendera Indonesia yang
>sudah setengah terbakar oleh api, maka saya dapat disebut sebagai
>pemuda yang semangat kebangsaannya sudah luntur?


tentu beda terbakar dan membakar...

>Bagi saya, bila orang menilai seperti itu, saya akan balas dengan
>senyum kecut ...Sebelumnya, marilah kita semua bertanya kepada diri
>sendiri...
>
>Apakah makna bangsa? Negara? Negara-bangsa? Pemerintah?
>Adakah perbedaannya? Atau, terminologi itu sama saja maknanya?

bagi saya .. sekali lg bagi saya ..( entah buat Patrick)  .. menginjak 
membakar bendera..merah putih pastilah .. merupakan  bukti lunturnya ke 
Indonesiaan.., bhw jalan keluarnya bukan di Munirkan.. itu juga saya 
pasti  sependapat..

Bisa saja jalan keluar nya saya malah bertanya kenapa itu terjadi ( 
pelunturan semangat kebangsaan ) dan mencari penyakit aslinya ..


Dan bagi saya juga.., kebanggaan berbangsa adalah unsur penting jika NKRI 
mau bukan saja dipertahankan  tretapi dicapai cita cita dil makmurnya..



>Bagaimana dengan, rakyat? Apa makna rakyat? Warga negara? Masyarakat?
>
>Memang menarik bila menilai semangat kebangsaan seseorang...luntur
>atau tidak?
>Berkembang atau tidak?
>
>Sebelum menilai semangat kebangsaan seseorang sudah luntur atau
>tidak...Mari bertanya kepada diri sendiri...Sudahkah kita sendiri
>melek akan makna negara? bangsa? negara-bangsa? pemerintah? rakyat?
>dst..dst..dst..
>
>Katanya, yang paling gampang adalah memulai dari diri sendiri...'Ask
>not what your country can do for you; ask what you can do for your
>country', demikian kata JFK....


Bagi saya ini petanyaan yang terklalu standar ... jadi nggak bermakna lagi...

Pastilah halbaik yang kita bisa lakukan buat negara  bukan membakar bendera 
nya... tapi ...bangunlah jiwanya bangunlah badannya untuk   Indonesia Raya...

Biarlah kritik dan pendapat yang disampaikan kepada orang lain.. di terima 
sebagai bagian feed back.. dan jangan selalu bilang urus aja dirimu 
sendiri.. karenma bagi saya nggak usah disuruh oleh ornag lain itu sudha 
menjadi semboyan yg selallu kudengar dan insya Allah di coba 
dikerjkan..  Capeee deehhhh

>Salam,
>
>Patrick Hutapea

Salam

Haniwar

Kirim email ke