Metoda lama adalah dengan menuduh pihak lain adalah antek-antek. Dengan menuduh pihak lain adalah antek-antek ini dan itu, maka pihak kita sudah menggenapkan sukses. Tetapi faktanya kita tidak berhasil memahami mengapa pihak lain itu berpikiran seperti itu, karena kita sudah meminta dukungan publik, untuk sesuatu yang tidak mungkin didukung publik, kecuali maksudnya supaya publik mengeroyok pihak lain itu...
--- manneke budiman <[EMAIL PROTECTED]> wrote: > Pak Haniwar itu pedagang, bukan "akademisi". Pasti > dia akan tersinggung diberi julukan ini. > > Free trade itu bagian tak terpisahkan dari > liberalisme, jadi kalo Anda jadi anteknya yang satu, > dengan sendirinya juga jadi anteknya yang lain. > > Hayo, belajar dulu sama "akademisi' FPK, biar gak > keliru-keliru. > > manneke >
