Dari milis lain..

Quote:
"..
Harga F-16 yang ditawarkan ke Indonesia adalah 30 jt dollar nah yang jadi
pertanyaan
sebenarnya yang tipe mana yang kita beli

kalo yang kita beli adalah F-16 Blok 60 OK kalo harganya 30 jt dollar (F-16
terbaru
yang dioperasikan UAE adalah type itu apalagi yang dioperasikan Israel dari
blok itu
juga tapi kualitas lebih super shg disebut F-16 I Sufa)

yg jadi pertanyaan adalah kalo yang dibeli adalah F-16 Blok 50/52 yg
notabene keluaran
1990-an kalo berdasarkan situs
http://www.flug-revue.rotor.com/FRTYPEN/FRF-16C.htm

harganya untuk 1996 adalah 26 juta dollar nah kalo dihitung dengan inflasi
adalah
20 juta dollar..kalo itu benar maka sebenarnya kita bisa punya tidak hanya 6
tapi
9 pesawat atau 8 pesawat lah (sisanya untuk senjatanya) paling tidak bisa
ditawarlah....
.."

Ada yang share info, 30 juta dollar itu harga per unit F-16 baru (tahun
90'an) atau
harga peningkatan kemampuan per unit F-16 (sesuai berita - Sukhoi Rusia
Terkendala,
AS Tawarkan F-16
http://www.kompas.co.id/kompascetak/read.php?cnt=.kompascetak.xml.2008.02.26.02032368&channel=2&mn=12&idx=12)?


Mumpung banyak pejabat/lingkaran  dalam pemerintahan yang ikutan milis ini,
mudah"an kita tidak lagi kecolongan (baca: mark up) dalam soal dana..

"..
Atau jagan jangan selama ini pembelian alutsista hanya menyenangkan pihak
tertentu
sehingga tidak peduli kualitas senjatanya yang penting ada uang
masuk....broker dan
pedagang senjata memang cari untung tapi sebagai pembeli kita kan pasti
selektif toh.....
.."

Akankah harapan agar APBN tidak digerogoti pihak" (baca: makelar) yang
egois,
masih dapat terwujud?

CMIIW..

Wassalam,

Irwan.K

"..
Kemaren waktu menhan Uncle SAM datang ke IND juga menawarkan F-16 dan
suku cadang serta rehabilitasi F-16 kita yang 10 buah tapi yang terbang
hanya
4 buah itu

yang menarik adalah pernyataan bahwa F-16 kita yang dibeli itu adalah F-16
yang terbaru dengan jumlah 6 buah ..yang jadi pertanyaan adalah F-16 itu
adalah
F-16 baru bener bener baru seperti yang digunakan oleh UAE spt yang
dikatakan
oleh Menhan (F-16 Blok 60) atau F-16 blok 50/52.

Harga F-16 yang ditawarkan ke Indonesia adalah 30 jt dollar nah yang jadi
pertanyaan
sebenarnya yang tipe mana yang kita beli

kalo yang kita beli adalah F-16 Blok 60 OK kalo harganya 30 jt dollar (F-16
terbaru
yang dioperasikan UAE adalah type itu apalagi yang dioperasikan Israel dari
blok itu
juga tapi kualitas lebih super shg disebut F-16 I Sufa)

yg jadi pertanyaan adalah kalo yang dibeli adalah F-16 Blok 50/52 yg
notabene keluaran
1990-an kalo berdasarkan situs
http://www.flug-revue.rotor.com/FRTYPEN/FRF-16C.htm

harganya untuk 1996 adalah 26 juta dollar nah kalo dihitung dengan inflasi
adalah
20 juta dollar..kalo itu benar maka sebenarnya kita bisa punya tidak hanya 6
tapi
9 pesawat atau 8 pesawat lah (sisanya untuk senjatanya) paling tidak bisa
ditawarlah....

kalo kita punya segitu berarti praktis kita akan punya 2 skadron F-16 (18
unit)
dengna pembagian 9-9 unit untuk disimpan di pangkalan utama (Tasikmalaya kah

selain di Iswahyudi) plus satu skadron Sukhoi Su 27-Su 30 10 unit di
Makassar
(kabarnya pesawat ini resmi ditambah jumlahnya dari 4 unit yg kita punya).
Asumsi ini ditambah bila 10 F-16 blok 15 OCU kita yang selama ini kita punya

bisa diaktifkan semua

Nah ramai diberitakan kita beli 6 F-16 baru ini seharga 30 jt dollar kalo
F-16nya
blok 50/52 apa nggak kemahalan ...kecuali kalo sisa harganya memang dipakai
untuk upgrade F-16 A/B Blok 15 OCU yg kita punya kalo tidak ...buang buang
uang namanya. Nah yang perlu diawasi disini adalah type F-16 apa yg kita
beli
trus spek senjata yang digunakan ...lebih lebi sebenarnya untuk F-16 A/B
blok
15 OCU kita plus F-16 yg baru ini bisa ditambah berkemampuan rudal udara
ke Udara jarak jauh seperti AIM-120 AMRAAM yang berkemampuan Beyond Visual
Range spt yang dimiliki tetangga kita ..kalo tidak ..atau spek rendah
dibawah
negara tetangga kita...buat apa mending 30 jt dollar dipakai untuk beli
Sukhoi
tambahan atau Alutsista yang lain sehingga tidak usang

Sehingga jangan sampai ada cerita kemaren beli snjata tapi tidak jelas harga

pasarannya sehingga kita kena harga mark up...sudah begitu nggak bisa
dipakai
pula..ingat kita negara miskin ...jadi pembelian harus tepat guna tepat
sasaran
dan sesuai jangan beli alutsista tapi keluar biaya yang nggak perlu lagi

belum lagi resiko diembargo...ingat sekarang ini USA sedang pemelihan
Presiden bisa jadi nanti ada kebijakan yang merugikan kita ..yg buntut
buntutnya
alutsista kita yg nota bene mayoritas made USA kacau balau lagi

paling tidak F-16 kita masih bisa dipakai sekitar 15-20 tahun lagi...dan
masih bisa
beradu dengan pesawat teknologi sekarang (bila spek barang yang kita dapat
sesuai)
toh pesawat teknologi sekarang harganya cukup mahal dan juga masih rentan
bila
tertembak atau kecelakaan (ingat F-117 Stealth yang berhasil ditembak Serbia

dengan rudal SA-6 Kvadrat yang nota bene teknologi lama tapi masih bisa
diakalin itu)

Artinya pembelian alutsista harus diawasi ...lebih lebih alutsista nanti
akan memadai
untuk dipakai TNI dalam jangka waktu 25tahun kedepan sekaligus..salam waktu
itu
diusahakan untuk meningkatkan kualitas TNI (plus gaji) dan rancang bangun
TNI
kedepan plus sistem pertahanan yang akan dipakai....soalnya bila kuantitas
yang
ditingkatkan dalam jangka pendek ini secara politik akan terjadi pertanyaan
negara
tetangga.....??

Atau jagan jangan selama ini pembelian alutsista hanya menyenangkan pihak
tertentu
sehingga tidak peduli kualitas senjatanya yang penting ada uang
masuk....broker dan
pedagang senjata memang cari untung tapi sebagai pembeli kita kan pasti
selektif toh.....
.."

Kirim email ke