Bung Suhaimi

banyak yg bilangth 60 itu puncak kesengsaraan

ada banyak yg mati kelaparan

sampai keponakan saya .., yg alami  krismon , alami bom bali I dan 
II  , alami bebrgaai kesulitan  dijamannya .... merasa hidupnya 
sengsara.,alias gak maju ...tapi lalu nyambung .....kecuali kalau di 
banding pra 66 katanya


yg mana yg benar , paman anda atau.......  berita ttg mati kepalapran 
di Bekasi dsb nya...




HS

At 03:30 PM 23-10-08, you wrote:

>Mas Adhie,
>
>Saya kurang setuju, jika anda katakan negara kita Indonesia tercinta 
>ini belum pernah menjadi negara yang sesungguhnya, sebab dari cerita 
>paman saya yang pada era awal tahun 60-an bekerja sebagai pegawai 
>bank swasta saat ini bernama "Bank Kopra" yang dikemudian harinya 
>berubah menjadi "Bank Danamon" yang berkedudukan didaerah Jakarta 
>kota (Jalan Kopi)
>Beliau bergaji saat itu sekitar Rp 3.000,- saja, sementara saat itu 
>harga tiket pesawat terbang ke Palembang hanya seharga Rp 75,- dan 
>harga emas hanya sekitar Rp 30,- saja dan harga berasnya hanya 
>sekitar Rp 15,- saja.
>
>Dari cerita itu menurut saya rasanya era tahun 60-an merupakan 
>puncak jati diri bangsa Indonesia.
>
>Salam hangat,
>Suhaimi

Kirim email ke