saya sangat sedih baca posting ini..

gak ada argumen tapi justru beragitasi .... justru spt biasa
memajukan yg sangat tidak relevan .. kita lihat


At 10:39 AM 22-11-08, you wrote:

>dr Drh Mangkoe Sitepu sebagai pelaku pemberantasan PMK di Indonesia
>telah menjadi korban ketika mulutnya luka akibat serangan PMK. Bersama
>jajaran peternakan dan kesehatan hewan yang berjuang mati-matian dalam
>memberantas PMK di Indonesia, tentu sangat sedih dan kecewa mendapati
>pada masa kini pemerintah dengan berbagai alasan sehingga seolah-olah
>masuk akal berupaya dengan keras agar impor daging dari Brazil
>diberlakukan.



pemerintah dgn berbagai alasan.. di bilang "seolah olah masuk akal
"   mestinya kan nunjukkan .. kesalahan alasan pemerintahitu,,


sepertinya  Mangku Sitepu mau di jadikan pahlawan

disamakan barangkali dgn pejuang kemerdekaan  yg sampai korban nyawa
( eh muluit)  lali disia siakan jasanya

padahal: tidak satupun pendukung masuknya daging Brazil mau masukkan
virus PMK,makanya yg mau di beli dari daerah bebas PMK, yg luasnya
lebih besar   dari New Zealand.

Kalau bagi orang ajaib ini, mungkin jiuga syaratnya wilayah
ini  melakuan gerakan separatis, shg wilayah itu jadi negara merdeka
sendiri .... pasti mrk mau terima sapinya..  Lha kan sudah negara
sendiri jadi country free

walau nyatanya tak ada perubahan esensiil apapun

Di titik inilah kita lihat betapa tidak nemarmyua logika pendukung
countryu base sebagai satu satu nya kemungkin ekspor daging sapi. (
coba dee..pasti mrk gak bisa beri counter argumen)


  Titik
>kritis pengambilan keputusan pemerintah itu nyata-nyata berada di
>tangan Menteri Pertanian Anton Apriantono yang merupakan utusan Partai
>Keadilan Sejahtera di kabinet pelanginya SBY. Tidak salah bila kita
>memparalelkan kebijakan PKS yang mempahlawankan Soeharto ketika begitu
>banyak lapisan masyarakat yang menderita karena kebijakan-kebijakan
>Soeharto bahkan sampai menimbulkan gelombang reformasi yang
>melongsorkan pemimpin orde baru ini dari kedudukannya yang diperoleh
>secara kudeta dan pembunuhan massal dengan dalih G30S.


lihat  mau cari pembenaran meniola kimpor bukan dgn argumen tapi bawa
bawa soal PKS yg   katanya mempahlawankan  Eyang

dimana relevansinya  ??

pastinya mau carii simpati  yg gak terlalu suka dgn PKS..

saya yakin gak akanberhasil, krn di FPK semuanya intelektuial dan gak
makan car akampanye seperti itu..






>pendapat
>seperti ini pun akan dianggap angin lalu oleh pemerintah yang dengan
>ketus memakai pikirannya sendiri dengan berbagai ilmu dan logika
>sepertinya tidak ada kebenaran lain selain pemerintah yang menganggap
>ilmu yang dimiliki merupakan segala-galanya.

nah mrk yg nggak terbuka justru merasa pihaklain  yang memaksakan pendapat ..

coba aj deh    pasti argumen nya sejarah dan drh sudah cape cape
mencapai itu  kok mau disia siakan...

padahal argumen pihak setuju jauh lebih bervariasi dab justru
mengakomodir  tetap tidak masuknya virus PMK

Andaikan pun Mangku banyak jasanya.. dia gak berhak ..republik ini
melangkah lebih maju dari jamannya dia ..




  Agaknya para pemimpin
>pengambil kebijakan dan pelaku teknis di lembaga pemerintah ini perlu
>segera berbicara secara lantang untuk menyuarakan sejarah
>pemberantasan PMK dan peran lembaga ini pada masa susah kaum
>peternakan dan kesehatan hewan membasmi penyakit PMK di sini.



betulkan alsannya sejarah lagi... lagi lagi sejarah.. betapa itu jadi
kebanggaan sejumlah drh tua,. yg pada masanya memanglah
didirikan  situasi dimana kita hanya bolehi impor dr Australia.


Jangan sampai  ada ornag pikir and agak bis abebruat yg hebat
lagi..di masa ini dan di masa depan.. shg hanyabisa banggakanmasa
lalu.. yg sejatinya ggakpernah dirasa manfaat langsung nya bagi bangs
aini. Lha populasi sapi terius merosot,  impor terus meningkat

Lha mendingBrazil dong yg ada PMK nya.., populaisnya naik..,
eksportir terbesar sedunia. Mrk secara bertahap menghilangkanPMK nya
terbukti dgn terus membanyaknya wilayahnya yg di nyatakan bebas PMK
dari tahun letahun

ayo dong bantah lagi argumen ini...!!!!

>Sementara pada gelombang lain PDHI sebagai satu-satunya organisasi
>yang menaungi dokter hewan sebagai pemegang otoritas teknis kesehatan
>hewan terus dengan tekanan-tekanannya. Untuk melibatkan kekuatan massa
>yang lebih luas guna menggoyang kebijakan Menteri Pertanian yang
>terkesan sangat berpihak kepada pedagang impor daging dari luar
>negeri

perhatikan seruan :

kekuatan massayang lebih luas guna menggoyang kebijakan Menteri Pertanian yang
terkesan sangat berpihak kepada pedagang impor daging dari luar
negeri


bukan menyampaikan argumen yg lebih benar  malah  omong bgt ..

saya balikberseru pada milisser FPK : ayo waspadai seruan aneh ini.. !!!


capee kan diskusi dgn orang spt ini.

lihat mrk mau galang kekuatan massa


itu kan yg saya lihat

mrk berusaha menggalang YLKI   HKTI .. dan lainya utk menyuarakan
secara massa tanpa mrk diberi tahu  masalahnya.


Ada cerita  ..soal massa..dr sebuah organisasi tani//

organisasi ini  mengrim wakilnya  dalam suutu sosialisai ttg ini (
lebih dari setahun lalu),bukan yg barui baru ini

tiba tiba dia teriak  bukanminta waktu bicara dulu, gaya massa
lah..  " gak  perlu impor imporan  ga patheken.. gak makan daging
impor, saya makan tempe aja.!".

letak lucunya adalah :

tempe itu kedelenya ya impor

lalu yg dia bela sebenernya daging impor juga   hanya asalnya  dr Australia..

kelihatanhal dia gak tahu masalah..dia kira maslaahnya adalah
menambah impor , padahal hanya minta spy tidak ada monopoli..
impoornya ya sebelumnya juga ada...

( HKTI paling cepat kalau issune larang impro ,, prinsipnya saya
setuju itu, tapi ini kasus bernuansa lain)



lalu soal YLKI

Indah  cerita diIndosiar bhw dia perru lindungan konsumen dr barang
asal murah spt daging brazil

yg lucu, pasti dia gak tahu, Btazil adalah importir daging terbesar
di dunia dan telah ekspor  ke lebih dr 150 negara dan gak ada satu
konsumen pun yg kena penyalit.. (lha lucu kan kalau konsumen kita
malah kena penyakit  dari daging sejenis)


lalu dia tunjukkan   jeroan busuk, sambil bilang ini ada daging
brazil masuk ..., yg lucu dia gak  serahkan bukti  itu berasal dr
Brazil  , lha palingg juga itu asal Australia .. siapa tahu ??

lalu bahkan tim analisa resiko mengatakan yg boleh diimpor hanya
daging tanpa tulang ... dan jeroan gak boleh, artinya jika ijin
keluar pun  yg jeroan gak akan masuk

kelihatan kan YLKI juga gak ngerti masalah.

Disitu jahatnya.. , ngajak massa tapi massanya gak di beri info  menyelluruh.

nah sekarang itung itungan lagi ; siapa yg layak dicurigai.. ( akugak
nuduh lho.. tapi curiga berdasar ya perlulah)

Bu ED tekah bilang  pak Haniwar siapa tuh EO nya., jangan salahkan
indoesiar. Aku bilang aku gal saahkan Indoesiar..soal EO aku kira
kira tahu kok siapa .. apalagi yg membiayai . Kalau nulis disini sih
emang gak pakai biaya.Kalau acara yg itu  pasti ada biayanya ?


nah ini potensi nya :

kalau   ini pernah aku bikin kan di FPK dua hari lalu ;

.. kalau Rp.10.000 aja lebih murah maka  yg  dihemat adalah ;


cobadee. itung ..  konsumnsi per kapita 1.7 kg

rakyat indonesia jumlahnya 240 jt

katakan yg diimpor dr Australia 30 persen  nya

selisih harga  Rp.10.000


maka yg di hemat    10.000 X 1.7 X 24.000.000 X 0.3   = Rp.  1.224.000.000.000

nah ini babak kedua nya



lalu kita bilang lah pihak old established forces  yg selama ini
ekspor ke Indonesia menyediakan Rp.100 aja perkg   setiap mrk
ekspor  untuk mempertahankan posisi monopolinya di  indonesia


100 kan 1 persen ya dr Rp.10.000



maka besaran angkanya adalah 1 % X   Rp.  1.224.000.000.000
=  Rp.  Rp.  12.240 000.000  uang yang bisa disediakan buat biaya
promiosi memmantain pasarnya di Indoensia per tahun


Kalau anda   adalah yg nguasai monopoli ekspor daging ke
indonesia..., mau nggak anda  membayar biaya iRp.100 pe
kg  untuk  memastikan monopoli itu tetap ada.



Soalnya kalau dia harus bersaing, untuk bertahansaja... jangan jangan
harus nurunkan biaya Rp.5.000 .  jauh lebih gede dari Rp.100

Say agak nuduh itu yg telah terjadi  lho.. tapi betapa murahnya dari
sisi bisnis..  untuk ngeluarkan Rp.100 per kg yg diekspor dibanding
kehilangan pasar.

itu bukan mustahil terjadi .. untuk dipakai menggerakkan massa.


Jadi saya mohon jangan ada yg jual diri senilai Rp.100 yg berakibat
hilangnya kesempatan rakyat Indoensia hemat Rp.10.000



Saya ajukan lagi satu manfaat : ( ini argumenlagi..., lain dr yg sebelumnya )


jika ini dibuka ( daging bebas  PMK dari Brazil.., pasti kita bisa
memaksa Australia memberi harga lebih bersaing ...jadi kita untung
lebih dari Rp.100 pe rkg


kita juga bisa misalnya  meminta baas dr Brtazil..  O K aku buka ya ,
tapi jamin halal dan aman dan sehat ya, tapi kamu harus numbang dulu
2 alat PCR satu utk surabaya satu utk Jakarta  ( pastilah mrk mau..
,apalagi kalu cuma berdasar soft loan bebrunga renddah berjangka
waktu lama banget )  ..


Atau bisa juga.. aku buka ini.. tapi kamu beli sawit ya.. dari ku  (
Australia sih gak bis adiginiin, kalau memang aturan Indonesia hanya
membolehkan impor dr Australia..  dia pasti bilang tiap kita
nawar..emang gue pikirin.. lho mau beli drai mana lagi )

atau bisa juga, kamu ajari ya aku produksi bio ethanol
agar  supaya  , Indoensi agak tergantung lagi dari BBM


kalau Australia di beri posisi enak oleh sejumlah old drh ..plus
sebagian orang muda.yg masih belum sadar .... pervayalah posisi bagus
itu gak bakal ada.


Oya mohon dong .., kalau apa siapa aku kan jelas.. ( google aja, atau
tanya aja .. sama teman teman yg sering ketemu aku) )


kalau Yonathan dan shalahuddin shiddieq siapa sih  ? dokter hewan
dari mana.. umur berapa ?/





Ayo ah..serem deh seruannya :

  Untuk melibatkan kekuatan massa
yang lebih luas guna menggoyang kebijakan Menteri Pertanian yang
terkesan sangat berpihak kepada pedagang impor daging dari luar
negeri

Mohon teman teman FPK mencatat seruan itu.... dan bantu juga dong
aku..aku    jadi serem kalau sudha main massa..

Untuk Indonesiaku yg tercinta...!  ayo  ini bukan masanya
mainmassa,.. ini masa nya kita pakai otak kita dannurnai kita yang
bersih demi utk dapat ridho Allah, bukan untuk isi kantong kita..


HS


Kirim email ke