Aku setuju kalau PNS dan anak sekolah masuk lebih pagi, karena udara masih lebih bersih ketimbang siang dimana matahari sudah terik menyinari bumi tropis seperti kita ini. Soal bangun lebih pagi, hanya masalah merubah kebiasaan aja kok, lama-lama jadi biasa karena biorhytm akan menyesuaikan sendiri;demikian pula halnya saat tidur, logikanya harus lebih awal untuk memenuhi kebutuhan tidur tersebut. Ini kan salah satu niat baik pemda DKI untuk mengatasi kemacetan Jakarta dan juga mendisiplinkan kebiasaan PNS yang suka datang siang padahal sebagai pelayan masyarakat harus tiba ditempat tepat waktu.Tentunya pemda juga hrs melaksanakan pembenahan lainnya dlm transportasi ini seperti busway yg jalan dan haltenya sudah ada tapi busnya belum beroperasi juga. Disamping itu jalur khusus untuk kendaraan roda dua perlu ada, untuk keamanan dan kenyamanan pengendara disitu.Dulu waktu aku sekolah di SMP 4 Jl. Perwira ,hampir seluruh siswa-siswinya naik sepeda kesekolah meski rumah kami ada yang di Grogol, Jembatan lima ,Tanah Abang, Galur bahkan Menteng;enjoy aja tuh karena ramai-ramai dan ada jalur khusus untuk sepeda di jalan-jalan tertentu yang ramai.. dan alhamdulillah selalu sehat gembira. --Positive thinking aja deh!!
- In [email protected], manneke budiman <[EMAIL PROTECTED]> wrote: > > Anda punya anak masih usia sekolah yang saat ini ada di luar negeri bersama Anda? > � > Jika ada, saya mau tanya, jam berapa sekolah anak Anda dimulai? Atau jika tak punya anak, atau tak punya anak usia sekolah, mampirlah ke sekolah terdekat di rumah Anda dan tanya kenapa mereka tidak memulai jam sekolahnya pagi-pagi benar. > � > Dari situ, mungkin akan banyak pertanyaan Anda terjawab. > � > Lagi-lagi, urusan kebiasan bangun tidur dikait-kaitkan dengan kemacetan lalu-lintas. Sudah sedemikian absurd-nya kah cara kita memahami persoalan? > � > manneke
