Begini ya pak.. Ini bukan soal punya anak apa tidak :)
maria: hei ini jelas jadi soal anak. Emangnya pertumbuhan dia gak butuh tidur
cukup. Sodara ku harus bangun jam 4 pagi buat anter anaknya sekolah, kalo
anaknya masuk lebih pagi lagi, anaknya mau dibangunkan jam berapa?
saya tahu kok pengaturan jadwal ini bukan satu2nya solusi yang cespleng untuk
mengatasi kemacetan. Kemacetan itu obatnya di transportasi publik, untuk
membangun sistem transportasi publik yang baik, tidak hanya butuh dana yang
cukup tapi juga butuh perbaikan mentalitas masyarakat, gimana mau bangun yang
bagus, kalau yang ada aja dirusak.
maria: yah yang konsisten dunk, katanya obatnya transportasi publik, tapi
solusinya mental masyarakat. Emangnya mental masyarakat yang baik membuat jalan
lancar?
Kalau belum dicoba, mana ketahuan rasa dan hasilnya kan. Saya sih support saja
kalau peraturan ini dicoba, ndak cocok ya dievaluasi lagi. Sambil membenahi
transportasi publik.
maria: ini mah sama aja ngomong, "Coba dulu rasanya sianida kaya apa, kalogak
enak coba yang lain." Kalo sudah jelas gak membantu koq ya mau di coba untuk
dievaluasi. Evaluasi apanya tohhhhh....
O iya pak arief, waktu saya habis untuk kerja, istirahat dan macet di jalan.
Jadi jelas saya ndak pernah liat TV kok :))
maria: kalo gitu anda bukan PNS dan gak punya anak, coba solider dech berangkat
untuk nyampe kantor jam 06.30 akan membantu khan.. saya sendiri bukan orang
Jakarta, tapi gak manusiawi banget jatah istirahat orang lain dikorbankan untuk
menyelesaikan masalah yang jelas gak akan selesai dengan cara ini.
[Non-text portions of this message have been removed]