Ketua DPRD DKI mengusulkan gimana kalo PNS saja yang duisuruh masuk pagian 
sedang anak sekolah masuk siangan? Ternyata jumlah PNS di DKI nyaris sama 
banyak dengan jumlah anak sekolah. Kalo jumlah ini ditambah dengan karyawan 
swasta, maka niscaya jumlah karyawan/pekerja di DKI ini lebih besar daripada 
jumlah anak sekolah.
 
Kenapa tidak kaum kantoran ini saja yang disuruh masuk jam 6.30? Kalo soalnya 
adalah kemacetan lalu-lintas, maka semestinya mereka ini adalah faktor penyebab 
kemacetan yang lebih besar daripada siswa sekolah?
 
Kenapa anak sekolah yang disuruh masuk pagian? Tau nggak Anda jawabnya? Mau 
dihubungkan dengan kemacetan? Bukankah di atas kertas mestinya jumlah pekerja 
lebih banyak? Apa mereka ini berangkat kerja jalan kaki semua hingga tak bikin 
macet, gitu? Nah, cukup "smart" nggak kamu mengolah situasi ini untuk memahami 
di mana letak persoalannya?
 
Yang ngomong 3-in-1 bisa menyelesaikan kemacetan juga siapa? Saya? Anda lho 
yang usung-usung 3-in-1 di sini, not me. Jadi Anda saja yang jawab pertanyaan 
Anda sendiri. Saya sih nggak percaya sama 3-in-1. Oke?
 
Yang bikin saya marah (atau lebih tepatnya sedih) dengan kelompok manusia 
seperi Anda ini, Eric, adalah sikap egoisme yang dipamerkan secara telanjang. 
Kelompok orang seperti Anda ini yang bikin bangsa ini sulit bangkit dari 
kerusakan moralnya. Mengapa? Karena orang-orang seperti Anda adalah orang yang 
tak segan (bahkan bersorak-sorai) mendukung kebijakan yang menguntungkan diri 
dan kelompok Anda, tanpa peduli bahwa ada orang lain yang jadi korban kebijakan 
itu, dan mereka ini layak untuk dilindungi dari eksperimentasi pengausa degan 
peraturan yang tak pernah efektif dan tak kunjung habis.
 
Kalian ini sangat terobsesi dengan kepentingan diri sendiri, hingga bahkan 
empati pada kesulitan orang lain pun tak punya. Ini juga sebabnya kenapa bangsa 
ini butuh waktu sampai 30 tahun lebih untuk mengganti rejim yang nyata-nyata 
korup dan otoriter, sebab selalu ada kelompok orang seperti Anda ini yang bisa 
mengeduk keuntungan dari situ, meski korban di pihak-pihak lain yang tak sekaum 
dengan Anda sangat besar.
 
Dalam kebijakan, tidak ada yang namanya "kebetulan", seperti yang Anda tuliskan 
dalam posting Anda di bawah ini. Semuanya dibuat penuh kalkulasi untung-rugi 
(tentu dengan standar untung-rugi penguasa dan kroni-kroninya). Tentu saja 
dalam kalkulasi final, kelompok paling lemah dan rentan, tak bisa demo ke Balai 
Kota ata teriak-teriak di Senayan, atau bahkan di milis-milis, adalah 
ANAK-ANAK--sebuah sasaran empuk, bukan?
 
Dan Anda, bukannya terusik hati kecilnya, malah berpihak pada kebijakan yang 
tak berperi kemanusiaan ini sambil menuduh para orang tua yang prihatin dengan 
tudingan yang sangat tidak layak dan kejam. Memakai otak untuk berpikir itu 
baik, Bung. Tapi asahlah juga daya empati Anda pada kesulitan orang lain supaya 
otak Anda tidak berubah menjadi tuan yang memperbudak diri Anda.
 
manneke

--- On Tue, 11/25/08, Eric Soesilo <[EMAIL PROTECTED]> wrote:

From: Eric Soesilo <[EMAIL PROTECTED]>
Subject: Re: [Forum-Pembaca-KOMPAS] Re: Kalau PNS masuk jam 06.30 wib
To: [email protected]
Received: Tuesday, November 25, 2008, 7:15 PM






Ini aturan untuk mengatur aktifitas masyarakat agar tidak menumpuk di jam2 
tertentu saja. Aturan apa itu kira2 pak ? Menurut bapak ? Bapak kan lebih smart 
dari saya :)

Misal aturan 3 in 1, apakah menyelesaikan masalah kemacetan ? Tidak kan.. Wong 
masalah tetap di transportasi umumnya kan.. Kebetulan yang diatur adalah jam 
masuk sekolah sekarang..


Best Regards,

Eric Soesilo
ericsoesilo@ yahoo.com

funBerry® powered by Sinyal Kuat INDOSAT

Kirim email ke