Tidak Pak Haniwar, saya tak percaya pembedaan jam masuk anak sekolah dan karyawan mampu menjadi bagian signifikan penyelesaian masalah lalu-lintas Jakarta. Yang saya ingin lihat adalah pembatasan kendaraan bermotor dan pengetatan aturan lalu-lintas. Yang pertama terkait kuantitas kendaraan dibandingkan kapasitas jalan, sedangkan yang kedua terkait kualitas disipilin dan tatatertib pengguna jalan. Kalo saya kasih ilustrasi PNS dan segala macem itu, itu bukan usulan, melainkan cara menguji apakah kebijakan Gubernur DKI itu masuk akal atau konyol. manneke
--- On Mon, 12/1/08, Haniwar Syarif <[EMAIL PROTECTED]> wrote: From: Haniwar Syarif <[EMAIL PROTECTED]> Subject: Re: [Forum-Pembaca-KOMPAS] Re: Solusi Kemacetan DKI, Gubernur Jalan Kaki Dulu Dong To: [email protected] Received: Monday, December 1, 2008, 7:31 PM Mas Manneke... tapi kita bis aterima kan prinsip bhw dgn membagi pembebanan pad a jalan dgn membeda bedakan jam masuk akan bisa mengurnagi kemacetan ? Sebenarnya sistimdisrtrik itu .. maksudnya spt dulu ya dimana ornag harus nya sekolah di daerah yg sesuai zone rumahnya ?? kalauinui gak jalan kali krn ada skeolah favorit segala sih..coba smeuanya sama favorit. saya pikir kalau smeeua ( setidaknya sd smp ) pada sekolah di sekolajh yg dekat rumahnya , pasti akan mengurnagi kemacetan. Ada satu lagi.., mungkin niru Bangkok nih .. ygmindahkan pusta perkantoran ke pinggiran kota.. .. ya di Sentullah.. . HS
