Pantas saja Negara ini tidak pernah maju karena cara berpikir para pemimpin
bangsa ini seperti saudara Joko ini. Cara berpikir yang sangat tidak masuk
akal akibat kekurangan akal sehat. Apakah hanya karena sholat lalu semua
orang harus dikorbankan? Mengapa setelah sholat anak-anak itu tidak belajar
lagi untuk lebih memperdalam pengetahuannya bahkan agamanya? Kalau anak anda
setelah sholat dan sarapan lalu tidur lagi, berarti anda sendiri tidak mampu
mendidik anak anda dengan baik. Ingat bung, jangan pernah menyeragamkan
perilaku dan pikiran buruk. 

/dany sanusi


--- On Wed, 11/26/08, Joko <[EMAIL PROTECTED]
<mailto:jokotole67%40yahoo.com> > wrote:

From: Joko <[EMAIL PROTECTED] <mailto:jokotole67%40yahoo.com> >
Subject: [Forum-Pembaca-KOMPAS] Re: Kalau PNS masuk jam 06.30 wib
To: [email protected]
<mailto:Forum-Pembaca-Kompas%40yahoogroups.com> 
Received: Wednesday, November 26, 2008, 11:12 AM

Jangan pernah mengira kalo semua PNS DKI tinggal di DKI, krn banyak dari
mereka yang tinggal jauh di luar wilayah DKI, sehingga ada guyonan mereka
itu termasuk 'angkatan 45', berangkat jam empat, pulangnya jam lima. Kalo
dimundurkan rasanya lebih masuk akal, toh pada kenyataannya mereka baru
bekerja setelah jam 8 .. :))

Jam masuk sekolah di DKI dimajukan 30 menit saya kira langkah yang cukup
arif. Bahkan saya sangat setuju apabila aturan ini diberlakukan secara
nasional. 
Selama ini anak2 yang beragama Islam (yang tentunya mayoritas), setelah
sholat subuh dan sarapan pagi, masih menunggu cukup lama. Bahkan tidak
jarang setelah sholat mereka nyempetin tidur lagi sebelum sarapan dan
berangkat ke sekolah. 

salam,
joko

ps. pada masa saya sekolah dulu, beberapa bulan menjelang ujian, guru
menambah jam pelajaran ektra selama 30 menit sebelum jam masuk sekolah.

 



[Non-text portions of this message have been removed]

Kirim email ke