Sok unjuk Gigi di jalan-jalan memang terjadi oleh segelintir oknum aparat yang tidak bertanggung jawab, tapi perlu diingat juga, tidak semua-nya aparat seperti itu. hal itu juga berlaku untuk profesi lain, seperti dokter atau pejabat aparatur pemerintahan dll, Mohon maaf sebelumnya, mungkin sudah saatnya Paradigma Bangsa ini berubah,
"rusak seribu orang gara2 perbuatan 1 orang", ini tidak berlaku bagi saya. yang sifat baik adalah tetap baik, saya akan lebih takut lagi bila tidak seorangpun dari generasi muda di Indonesia ini yang ingin menjadi sesuatu yang baik seperti halnya menjadi penegak hukum. 2009/4/8 Kiki Soewarso <[email protected]> > Oh kalau saya memang salah..silahkan saya ditilang dengan sopan...tapi > tidak dengan gaya preman jalanan sambil menunjuk-nunjuk otaknya sendiri > (yang mungkin kekurangan isi) sambil membentak-bentak, sementara di sebelah > saya ada anak kecil yang masih polos mengidolakan polisi tapi dengan mata > kepalanya sendiri, dia melihat kelakuan buruk gaya preman. Justru karena > saya masih pake otak, dengan sopan dari jauh saya sudah minta ijin pindah > lajur kiri dengan menyalakan sen kiri. Kalau saya mau seenaknya, saya > tinggal belok kiri pas di perempatan depan. > > Saya tidak terima Polisi yang masih sangat muda itu, memberi contoh buruk > kepada anak saya. > Saya tersinggung dan merasa terhina, bukan cuma karena saya perempuan maka > saya merasa dilecehkan. > Saya sedih dan ngeri membayangkan, apa jadinya kelak kalau dia menjadi > seorang pejabat polisi, atau pajabat pemerintahan? > > Tidak perlu ada pro dan kontra..semua hanya perlu dilihat dengan mata > hati... > > ks
