Bung Djie, pengalaman anda berguna bagi kami karena kami mau mengikuti Reunion 
dari mantan ITB dari seluruh dunia di Xiamen dan salah satu program nya adalah 
naik bullet train dari Quanzhou ke Wuyishan dan dari Wuyishan ke balik ke 
Xiamen. Sebetulnya, saya dan istri bukan mantan ITB (tetapi kami adalah mantan 
universitas di Jerman) tetapi untung di sponsori supaya bisa mengikuti acara 
Reunion ini. Sebetulnya peserta dibatasi cuma 200 orang dan deadline nya tgl 31 
Januari, tetapi kebetulan ada peserta yg. cancel. Sebelum dapat sponsor dari 
Los Angeles, sebetulnya saya mau minta bung Djie menjadi sponsor kami karena 
bung Djie adalah mantan ITB.
 

 Kami, sebelum Beijing Olympic,  pernah naik "Maglev" bullet train dari kota 
Shanghai ke airport nya tetapi jaraknya ya tidak begitu jauh. Bullet train yg. 
kami akan pakai dgn. teknologi lain. Panitia sudah memberi tahu kepada peserta 
supaya jangan membawa koper besar sebab tidak ada tempat di bullet train utk. 
koper besar. Jadi saya akan titipkan koper2 besar di hotel di Xiamen dan cuma 
akan membawa carry-on luggage. Juga dikatakan bahwa bullet train cuma berhenti 
2 menit di setiap stasiun, jadi harus cepat naik dan turunnya dari bullet 
train. Tetapi katanya kalau sampai ketinggalan peserta bisa naik bullet train 
yg. akan datang kemudian. Juga sebelum naik bullet train akan melawati 2 
security check. Ada nasehat lain?
 

 Salam,
 BH Jo

Kirim email ke