> Dan saya usul bagaimana bila IDNIC merubah lagi aturannya seperti yang
> dibuat AI3 ITB yang menyediakan domain ac-id.net untuk lembaga pendidikan
> yang jelas keberadaannya itu termasuk ( sekolah, akademi dan lembaga
> pendidikan lainnya )
Pak Leon, AI3-ITB memberikan domain free sebagai salah satu bentuk
sosialisasi internet di lingkungan pendidikan. Karena lingkungan
pendidikan kita umumnya masih gamang (grogi, ragu, hawatir, dll) dengan
komputer maupun internet karena memang masih tergolong mahal. Sudah
selayaknya lembaga seperti ITB memberikan dorongan salah satunya dalam
bentuk domain free, agar supaya lmbaga pendidikan itu mau berpartisipasi
di dunia internet. Namun demikian, pemberitahuan tentang registrar
nasional seperti IDNIC tetap diberitahukan misalnya bagi yang ingin domain
ac.id., beberapa anggota AI3 Indonesia telah meregistrasi domain mereka.
Masalah persyaratan domain dari IDNIC adalah sebagai upaya untuk
mendapatkan kepastian hukum sebuah lembaga peminat domain. Hal
ini penting agar supaya kasus seperti domain freebsd.or.id bisa
dihindarkan di lingkungan pendidikan.
Sementara itu beberapa hal di bidang pendidikan masih belum bisa dilakukan
terobosan, sehingga muncul kasus lembaga pendidikan yang sulit mendapatkan
SK sperti yg didapat di PTS lainnya, mungkin karena usulan kurikulum dari
lembaga tersebut berbeda dari ketentuan kurikulum nasional.
Ini masalah keterkaitan hukum dari satu bidang keprofesian dengan
perijinan domain, tetapi IDNIC sendiri tidak memiliki hubungan langsung
dengan DIKTI atau Menteri. Dan IDNIC tidak perlu melihat aktivitas
pemilik domain. Saya kira wajar IDNIC memberikan persyaratan demikian,
fokusnya adalah untuk mendapatkan kepastian hukum dari lembaganya.
Daripada lama menunggu perubahan di lingkungan perijinan pendidikan,
sebaiknya agar tidak terlambat silahkan pake domain apa saja, ac-id.net
dari AI3-ITB juga boleh. Bahkan Universitas Komputer Indonesia
(UNIKOM), salah satu anggota network AI3 Indonesia memiliki 3 domain,
ac.id, .com dan .net. Mungkin itu cara pengelola lembaga tsb menyikapi
internet agar supaya informasi lembaganya mudah diakses oleh pengguna
internet.
Fenomena ini muncul karena masyarakat juga memperlihatkan sikap
responsifnya terhadap perkembangan internet di Indonesia. Saran saya
jangan sampai masalah domain dijadikan hambatan untuk merealisasikan
pendidikan internet di tempat Bapak.
Salam
-marno-
--
STOP-LANGGANAN: 'unsubscribe' ke: [EMAIL PROTECTED]
START-LANGGANAN: 'subscribe' ke: [EMAIL PROTECTED]