Hee. he. Saya juga kejadian. :-)

 

Bapak saya dikiraain orang malaysia..., tapi setelah liat KTP yang asli
Indonesia (Urang Awak), baru masuk.

 

Setau saya memang dipisahkan antara wisatawan domestik dengan mancanegara,
klo yang non domestik loket tiket-nya beda, trus harga jg beda (dollar)..

 

  _____  

From: [email protected] [mailto:[EMAIL PROTECTED]
On Behalf Of Maitreya Kasih
Sent: Tuesday, November 04, 2008 1:42 PM
To: [email protected]
Subject: [indobackpacker] Pengalaman ngga menyenangkan di Borobudur

 

Halo.... 
Saya sekedar mau share nih, 2 minggu yang lalu, saya ajak beberapa orang
saudara suami saya (asal dari Riau) yang nggak pernah ke tanah jawa. Terus
kami ajak mereka jalan2 ke candi borobudur. Untuk menghemat, kami
menggunakan semua dengan akomodasi yang murah meriah. Tanpa tour guide hanya
sewa mobil saja.

Sampai di borobudur, kami membeli 9 lembar tiket masuk ditambah dengan tiket
utk memotret (1 kamera - Rp. 2000). Total rombongan memang 9 orang (termasuk
saya & suami). Di pintu masuk kami tidak mendapat masalah, sampai beberapa
meter dari pintu masuk, tiba2 ada seorang petugas (yang mengaku bernama Bp
Sutoyo) datang dan menegur kami, dia menanyakan apakah kami rombongan dari
TAIWAN. Dia bilang kalau rombongan dari Taiwan, maka harus bayar beda dan
beli tiket yang beda. Kami bilang kami dari kepulauan riau. Dia ngotot dan
bentak2 kami utk menunjukan ktp kami semua (9 orang). Di depan orang banyak,
dia ngotot bahwa kami harus mengeluarkan ktp dan menunjukan kepada dia kalau
kami bukan turis dari TAIWAN.

Kirim email ke