Pembedaan tiket masuk untuk wisman dan wisnu tidak hanya terjadi di Borobudur saja, melainkan di satu grup mereka (Borobudur, Prambanan, dan Taman Ratu Boko). Selain itu di lingkungan Kraton Yogyakarta sendiri juga demikian halnya. Termasuk fee untuk kamera juga terjadi perbedaan tarif.
Kalau kita lihat Bali misalnya, hamper tidak ada tiket masuk di setiap obyek wisata meskipun di beberapa obyek masih menggunakan karcis masuk, namun di beberapa fasilitas/wahana juga terjadi perbedaan tarif. Banana Boat, dibanderol 150ribu untuk sekali naik meski bisa din ego. Harga ini jauh lebih murah disbanding harga wisman. Sudah waktunya instansi terkait memperhatikan hal tersebut agar pariwisata negeri ini kembali Berjaya (IMHO/CMIIW) Salam hangat, Andika [Non-text portions of this message have been removed]
