mungkin memang wajar apabila di lokasi pariwisata kita harga tiket 
masuknya dibedakan antara orang Indonesia dan orang asing,
yang harus di protes hanyalah cara dan "attitude" nya saja...

andai saja bapak tersebut menegur nya baik2 dan sopan,
saya rasa, semua orang nggak akan keberatan kalo ditanyain menngenai identitas 
diri nya
jadi, yang harus dibina hanyalah "hospitality" dan "service oriented" nya ajah

just my two cent

salam,
deedee



Kirim email ke