Informasinya yang menarik....Berharap dari tulisan/posting ini khususnya bisa menjadi pertimbangan sebagai teman perjalanan. Dari beragam jenis GPS ternyata ada yang handheld dan cocok untuk rekan-rekan IBP yang suka traveling. Sesuai kebutuhannya tentu fitur dan akurasi tidak perlu yang kompleks. Sesuaikan akan dengan kebutuhan selama di perjalanan.
Untuk saya pribadi selain sebagai teman perjalanan, juga sebagai fungsi mencegah terjadi accident. Misalnya yang simpel aja. Tanpa melihat speedo meter di mobil/bis, dari GPS kita bisa tahu speed mobil/bis yang digunakan. Dari ini bisa mencegah sopir ngebut....Selain itu seperti pengalaman rekan saya yang suka naik gunung. Selama masih dapat sinyal hp, setiap 30 menit dia selalu mengirim koordinat terakhir posisinya. Saya juga pernah membantu nakhoda kapal waktu ke Pramuka, yang karena kabut tebal jarak pandang terbatas. Dengan perlihatkan GPS yang saya kalungin ke awak kapal, yakin di track yang benar. Kalau keliru bisa segera ngoreksi arah.... Kegunaan lain misalnya naik taksi. Pernah ngalami naik taksi di Bandung. Apes-nya dapat sopir yang geblek yang rupanya sengaja ajak muter-muter....Dengan adanya GPS bisa tahu itu supir dablek, ngajak muter-muter demi argo atau memang jujur..... Satu lagi kegunaan terakhir kemarin waktu naik L-300 ke Cibodas. Sopir lewatin jalan tikus yang belum pernah saya lewatin untuk menghindari macet parah di Gadog. Dari GPS terekam jalan yang di tempuh lalu saya save. Next time base on track tersebut tinggal ngikutin lagi jalurnya.... Yang saya sayangkan hanya satu...Belum ada GPS untuk di bawah air....Kalau ada asyik juga, busa nandai tempat-tempa yang bagus...Selama ini hanya nandai di permukaan aja. Supaya next time datang lagi tinggal ikuti aja track sebelumnya. salam ----- Original Message ----- From: R. Heru Hendarto To: R A I Cc: [email protected] ; Rakaryan Sent: Thursday, July 02, 2009 7:45 AM Subject: Re: [indobackpacker] GPS Sebagai Teman Perjalanan Salam GPS (Global Posistioning System/Groud Positioning by Satellite) seperti sudah disinggung teman-teman, banyak tipenya. Tipe, menentukan user dan menentukan fitur apa yang hendak dipasang (atau tipe membawa fitur masing-masing sehingga menarik user tertentu?). Dari semua tipe, yang pasti ada terdapat di semua GPS adalah triangulasi posisi. Lain-lain fitur adalah tambahan khas masing2 GPS namun bisa juga overlap. GPS mapping, ini yang umum dipakai oleh orang. Didalamnya ada penentuan posisi, update poi, update track, batas area dll. Di dalamnya juga ada (semua GPS ada) indikator satelit tertangkap dan akurasi, (tidak mesti semua ada) kompas, pasang surut berdasar data lokasi dan posisi bulan, barometer, dan juga navigasi sederhana (arah/bearing, speeed dlm km/mil atau knot) sehingga GPS ini bisa juga digunakan sebagai navigasi. Umumnya GPS ini waterproof dan shockproof. Harga sekitar 1.5 juta ke atas. Akurasi sekitar 3 meter ke atas. GPS navigasi, ini yang biasa dipasang di mobil-mobil. Layarnya gede, mapnya jelas dari jalan sampe gang2 kebaca berikut poi2 yang berhamburan. Tampilannya gede, bisa warna-warni dan bisa diprogram tujuan dan dapat men-suggest rute yang akan ditempuh plus ada suaranya (kayak yang dipilem2..belum nemu sendiri yang bunyi kayak gini he he). Untuk navigasi laut, biasa plus sonar untuk mengetahui kedalaman dan posisi ikan (sampe ukuran ikannya pun bisa). Navigasi udara juga ada tapi sepertinya sama saja fiturnya. Harga sekitar 2 juta ke atas. Akurasi kurang lebih GPS mapping. GPS geodetic, digunakan untuk penentuan titik benchmark. Karena detil dan teliti, acquire signal satellit juga cukup lama dibanding GPS lainnya. Harga 100 juta ke atas, bahkan ada yang hampir satu miliar. Tingkat ketelitian bisa 2 mm. Batasan antara GPS mapping dan navigasi sering overlap, kalo sekarang saya cuma liat dari tampilan aja. Kalo GPS navigasi biasanya mount-type, bukan handheld dan powernya fix bukan baterai. Fitur2nya juga overlap, GPS mapping juga ada yang bisa diupload peta 3D dll. Nah, fitur yang saya suka seperti yang disebut Mas Robert, ada radio 2 way-nya. Jadi saat dipencet tombol transmit, otomatis posisi kita ter-lock lawan bicara sehingga masing2 tahu posisinya di peta. Berguna sekali jika posisi kita dan teman terhalang bukit dan jurang. Sayang channelnya FRS/GMRS saja dengan 1 watt. Tidak kebayang kalo bisa dipasang 5 watt seperti HT, wah, teman sejauh 8 km pun bisa terbaca posisinya. Omong2 soal akurasi. Secara real sebenarnya mau akurasi 2 mm pun sebenarnya itu bukan 'real' koordinat dan terutama ketinggian yang absolut benar. Kenapa? karena yang dibaca GPS adalah model elipsoid bumi. Jadi bumi yang peang penjol naik turun ini dimodelkan sempurna elipsoid. Namanya model kan tidak 100% benar, hanya memudahkan menggeneralisirkan saja. Nah, jadi kalo 2 mm akurasi, ya 2 mm terhadap model elipsoid tadi. Yang paling tepat lalu bagaimana? Ya dengan pengamatan pasang surut air laut untuk penentuan titik 0 m, lalu ditarik ke titik yang hendak kita ketahui persis ketinggiannya. Kekuatan acquire sinyal juga berbeda2,makanya ada beberapa GPS terutama GPS mapping akan keok kalo dipakai di dalam mobil (tapi saya juga pernah pake GPS mapping yang di dalam mobil tidak masalah). Rata-rata toh ada slot antena eksternal hingga bisa dipasang antena tambahan. Keakuratan juga tergantung jumlah satelit, untuk 2D minimal 3 dan 3D minimal 4 satelit. Ada beberapa jenis satelit yang menggunakan tidak hanya sistem GPS dari Amerika, tapi juga mengkawinkan dengan GLONASS dari Rusia dan Galileo dari Eropa. Nggak kebayangbetapa cepat acquire satelit dan ketelitiannya karena semua satelit 'diembat'. Untuk backpack, ya jelas saja GPS mapping ini yang cocok digunakan. Lebih kepada fungi handheld-nya ya..karena yang dipakai paling GPS yang bisa menunjukkan poi, track, map, dan navigasi arah. Kalo bawa mount-type kan kesulitan karena ukurannya (kecuali rela bawa GPS Navigasi sambil nenteng2 aki di pinggang atau dimasukkan ke backpack he he). Rata2 waterproof dan shockproof dengan ukuran mungil2 sedikit ebih besar dari HP jadi enak dibawa2. Powerpun batere AA saja. Malahan sesungguhnya, untuk backpack, bermodalkan mobile gadget yang bisa GPS dan google map sudah cukup sekali, asal daerah yang kita datangi ada koneksi GPRS. Kalo dulu temen2 saya kalo trip, yang diplot tempat2 seperti pemandian di sungai, rumah gadis anu, warung makan murah-prasmanan dan lain2. Yah namanya point of interest kan masing2 interest orang beda-beda he he. Happy GPS-Backpacking, RHH > > -- ------------------------------------------------------- Kabaena Camp-D3W North Pit; S 5 deg 25.73 min/E 121 deg 59.43 min YM : heru_hendarto
