>>Susah ahMang da ngomong ama orang yang gak pernah turun ke management level. emang dah berapa tahun jadi project manager Josh? memanage Java itu Afaik lebih pragmatis, save n less bug.. Karena struktur n design patternnya sinkron. At least project managerku do so, 80 % project pake Java EE. jadi statement kamu soal management level... kalo km dah 10 thn di level project manager... gwe mungkin gak akan counter..
regards, Reza ________________________________ From: Joshua Partogi <[email protected]> To: [email protected] Sent: Tuesday, June 9, 2009 4:20:16 PM Subject: Re: [JUG-Indonesia] Java is inrelevan 2.0 2009/6/9 Samuel Franklyn <[email protected]> Joshua Partogi wrote: > > > Ah di akhir-nya juga jelek. Banyak bug fixing. Makanya never ending. Omongan geblek. Dimana-mana banyak bug atau kagak bukan tergantung bahasa yang dipakai tapi kemampuan developer dan metode development yang dipakai. Kalau kayak di NASA di mana 1 bug di kerjakan oleh team sebanyak 20 orang lebih, yang masing-masing orang punya pengalaman diatas 10 tahun, di analisa dampak perbaikannya selama 6 bulan, di dokumentasi perbaikannya dan dampaknya kemana, lalu ditesting 3 bulan perbaikannya dengan seabreg test cases baru diaplikasi ke sistem produksi maka biar bug sekecil apapun susah hidup. Mau pakai bahasa assembly sekalipun bug modar kalau diperlakukan kayak begitu. Susah ah ngomong ama orang yang gak pernah turun ke management level. Programmer memang gak liat kek ginian. Ini bukan bahasa-nya yang secara langsung menghasilkan banyak bug, tapi kerumitan bahasa tersebut menghasilkan implementasi yang klien inginkan. Karena Java butuh waktu yang cenderung lebih lama (estimasi gw 2.5x lipat dari dynamic language) untuk menghasilkan implementasi sedangkan timeframe-nya tetap sama, walhasil muncul bug dimana-mana. Kerumitan (dengan faktor LOC) bahasa tersebut-lah yang menjadikan Java error-prone, sama kayak Javascript yang juga error prone. Di akhir SDLC karena banyak bug fixing tersebut ditambah kerumitan bahasa-nya, tinggal dikalikan aja berapa lama untuk mengimplementasikan sebuah software menggunakan Java. In the end bisa looping terus dan never ending seperti yang gw bilang. Dan tinggal dikalikan saja berapa uang yang harus dikeluarkan oleh klien. *sigh* -- Join Scrum8.com. http://scrum8.com/member/jpartogi/ http://scrum8.com/blog/jpartogi/ http://twitter.com/scrum8

