Tetap semangat aja.

PakPur wrote: 
>       Mas Asrofi Ysh, Ijinkan sedikit "mengkritisi" apa  yg diungkapkan oleh 
> Mas Asrofi. Mas Asrofi menyebut kata "wajar" pada kasus tersebut. Inilah yg 
> akan saya kritisi. Mohon maaf sebelumnya. "Kewajaran" yang terjadi dalam 
> masyarakat kita sebenarnya adalah sebuah akulturasi budaya yang secara 
> otomatis diserap oleh masyarakat tersebut. Bentuk2 atau eksperesi budaya ini 
> bisa "masuk" lantaran masyarakat juga memberi peluang untuk itu. Media adalah 
> salah satu alat belajar budaya yang paling efektif dan efisien. Cepat, murah, 
> reliabel, dan menyebar sangat jauh. 
> Fenomena tindik hanyalah salah satunya. Bagaimana dengan tank top , rok mini, 
> yg kita lihat di sinetron2. Wajarkah ? Coba tengok di Jakarta, adakah ? 
> Tanggung jawab budi pekerti bangsa, ijinkan saya menyebut demikian, sungguh, 
> bukan hanya tanggung jawab guru semata. Saya berasumsi bahwa si anak yang 
> tindikan tadi punya orang tua, nah ... bagaimana sikap orang tuanya ? 
> saudara2nya ? lingkungannya ? Ekspresi "keakuan" inilah yg semestinya kita 
> semua saling "mengingatkan", namun masyarakat kita sepertinya sudah 
> "terlanjur sakit". Mengingatkan seseorang di jaman seperti sekarang ini , 
> sangat mungkin bisa berakibat fatal. 
> Yang kedua, "hukum" HAM yg sering dipakai oleh anak2 sekolah jaman sekarang, 
> diakui atau tidak, cukup menakutkan bagi guru. Siapa yang sudi berurusan 
> dengan polisi gara2 mengingatkan "kesopanan" seorang anak, dan ternyata si 
> anak tdk terima ? 
> Ini sebenarnya masalah kita bersama. Sama seperti bunyi knalpot yang sangat 
> mengganggu yang "katanya" untuk merayakan kelulusan. Bagian mana dari opera 
> kelulusan seperti itu yang diridhoi oleh masyarakat ? Monggo mari kita 
> renungkan bersama. Jika kita berpikir kita bisa berperan ... di bagian mana 
> di bangsa ini saya bisa berperan ? 
>  Salam PakPur Pada 13 Juni 2009 13:37, ASROFI < m...@asrofi. web.id > 
> menulis: 
>       Katur teman2 Kendal Online, Beberapa minggu lalu saya menemui anak SLTA 
> Sukorejo yang memakai tindik di dagu. Hal semacam itu di jalan2 wajar, tapi 
> rasanya kalo masih pakai sragam sekolah kok ya aneh.. 
> Pertanyaan saya buat temen2 di sini yang kebetulan jadi guru: Apakah kita 
> akan membiarkan anak didik kita yang cowo memakai tindik di kelas? 
>  Terimakasih, ASROFI Address 1 : Jl. RA Kartini No.14 Kebumen Sukorejo Kendal 
> Jawa Tengah Address 2 : Jl. Attahiriyah No.33H Pejaten Barat Pasar Minggu 
> Jakarta Selatan Address 3 : Ds. Getas Blawong Rt.02 Rw.04 Pageruyung Kendal 
>  Mobile  : +6281 311 661 479 Yahoo : asrofism G-Talk : m...@asrofi. web.id 
> Email : m...@asrofi. web.id 
> Blog : www.asrofi.web. id 
> Office : www.sentraproperty. com 
>      



      

Kirim email ke