Kalo diskusi tentang masalah ini dilanjutkan tolong di cc ke gue juga.
Thanks.
beDoer
On Mon, 5 Jul 1999, Abdullah Hasan wrote:
> Sdr. Amin,
> Tanggapan2 saya tentang demokrasi dan agama Islam dalam kuli-tinta ini saya
> anggap menyangkut pengertian antar agama. Dan itu saya anggap cukup, kuatir
> menganggu yang lain. Kali ini karena mulai lebih dalam masuk pada teknis
> agama , selanjutnya lebih leluasa menggunakan JAPRI ( jalur pribadi) saja.
> Kalau ada yang mau juga dengan jawaban saya, kasi tahu lewat japri pula,
> akan saya beri cc.nya.
>
> Wassalam.
>
> ----- Original Message -----
> From: Amin Riza <[EMAIL PROTECTED]>
> To: <[EMAIL PROTECTED]>
> Sent: Sunday, July 04, 1999 10:10 PM
> Subject: Re: [Kuli Tinta] Let democracy works
>
>
> Bapak Abdullah Hasan,
>
> Anda memberi pencerahan yang luar biasa. Terima kasih.
>
> Sesungguhnya issue ini sengaja saya launch karena saya butuh orang seperti
> Anda, ketika membaca tanya jawab yang "keras" yang saya copy dibawah ini
> (dimuat di site al-islam), dan saya belum mampu mencernanya. (maaf,
> panjang).
> ---
> Tanya :(sebagian dihapus)
>
> Demokrasi menurut Barat yang ditulis dalam sebuah buku "Today Isms" yang
> ditulis oleh William Ebenstein dan Edwin Fogelman, juga terkandung didalam
> Deklarasi Kemerdekaan Amerika, memiliki 8 prinsip. Jangan kaget kalau
> kedelapan prinsip tersebut sudah tercantum didalam Al-Quran. Karena
> keterbatasan, ayat Al-Quran tidak dituliskan. Kedelapannya adalah:
> 1. Berpikir secara rasional / akal pikiran (Rational Empiricism) - (17:36)
> 2. Penekanan kepada individu (Emphasis on Individual) - (4:100), (9:20),
> (4:71), (4:76)
> 3. Negara adalah sebuah alat (The instrumental theory of the state) -
> (55:1-10), (45:3,18-20)
> 4. Ke-Sukarela-an / Kebebasan (Voluntarism) - (2:215), (2:272), (10:98,99),
> (45:18), (4:71)
> 5. Hukum dibelakang Hukum (The law behind the law) - (3:26),
> (4:49,50,52,53), (9:120), (25:55)
> 6. Penekanan kepada keinginan (Emphasis on the means) - (38:22-24,26,27),
> (4:135), (49:6)
> 7. Diskusi/Musyawarah dan Perjanjian (Discussion and consent) - (3:159),
> (42:38)
> 8. Setiap manusia adalah sama / hak asasi manusia (Basic equality of all
> human beings) - (3:195), (49:13), (17:53), (49:11-12), (31:18-19)
>
> Jawab :
>
> Keterangan Anda itu lebih merupakan justifikasi kepada demokrasi, dan sangat
> memaksakan. Sementara Anda bantah diri Anda sendiri dengan pernyataan Anda,
> "..dimana banyak pemimpin Islam yang justru menempelkan Islam pada
> demokrasi," hal yang sama Anda lakukan. Nampaknya Anda belum paham benar
> tentang demokrasi, bagaimana asal-usulnya? Kemana arahnya..? Apa peranan
> agama di dalamanya? bagaimana prakteknya? Anda hanya mengambil sepotong
> kemudian Anda justifikasi dengan Al-Quran. Perbuatan Anda ini berbahaya.
> Hanya satu hal saja sudah cukup bisa meruntuhkan pandangan Anda, apalagi ada
> 50 hal distruktif yang terdapat dalam demokrasi. Satu hal tersebut, yaitu
> demokrasi bersumber kepada manusia yang hanya mengandalkan rasio yang
> terbatas, sedangkan sistem Islam bersumber kepada wahyu Allah SWT yang
> mutlak kebenarannya. Jika Anda ingin paham tentang demokrasi dan
> perbandingannya dengan sistem Islam, silahkan baca disertasi doktor dari UI
> oleh Prof. Dr. M. Thohir Azhary berjudul 'Negara Hukum.' Kami juga punya
> sejumlah referensi tentang hal tersebut dalam bahasa asing.
> Jika Anda tidak tahu bentuk pemerintahan Islam di masa Nabi saw, bagaiman
> mungkin Anda sebut sebagai pemerintahan yang demokratis, itu berarti Anda
> berbicara tanpa didasari ilmu. Bentuk pemerintahan Rasulullah saw itu
> seperti disinyalir dalam Al-Quran surat An-Nur:55, yaitu 'Khilafah' dan
> dilanjutkan oleh para Khulafaur Rasyidin sepeninggal Rasulullah saw. Kami
> punya bukti baru bahwa demokrasi tidak memberi peluang kepada ummat Islam
> yang konsisten dengan ajarannya. Terbukti saat ini di Al-Islam ada puluhan
> warga muslim asli Amerika yang menyatakan ingin pindah ke Indonesia, karena
> tertekan oleh hukum demokrasi Amerika.
> ---
> Komentar saya :
> Pertanyaan dan jawaban ini terlalu tinggi untuk saya pahami, sehingga perlu
> pencerahan Anda.
>
> Tentang Madinah al munawarah, sekali lagi saya hanya ingin coba mengintip
> lorong waktu, bagaimana kira-kira bentuk dan tata hubungan masyarakat madani
> yang akan diterapkan di Indonesia. Jadi nggak masalah, apakah Madinah yang
> dulu atau yang sekarang.
>
> Wabillahi taufik wal hidayah, Wassalam,
> AR.
> --
> >
>
>
> Get your FREE Email at http://mailcity.lycos.com
> Get your PERSONALIZED START PAGE at http://my.lycos.com
>
> ______________________________________________________________________
> To subscribe, email: [EMAIL PROTECTED]
> To unsubscribe, e-mail: [EMAIL PROTECTED]
>
> Sambut MASA DEPAN BARU Indonesia!
>
>
>
>
>
>
>
>
>
>
> ______________________________________________________________________
> To subscribe, email: [EMAIL PROTECTED]
> To unsubscribe, e-mail: [EMAIL PROTECTED]
>
> Sambut MASA DEPAN BARU Indonesia!
>
>
>
>
>
>
>
______________________________________________________________________
To subscribe, email: [EMAIL PROTECTED]
To unsubscribe, e-mail: [EMAIL PROTECTED]
Sambut MASA DEPAN BARU Indonesia!