Setuju, Bung!
Apa yang bisa lakukan sekarang menghadapi situasi dan sikap negara2 asing
yang melanggar HAM?
Apakah kita (memang sudah) harus menjadi "kelompok moral force"  atau
membentuk lebih banyak lagi LSM bidang HAM (ump. semacam Internet Humans
Right Indonesia?).
Mohon pendapat kawan-kawan netters!
God Bless you
jsujanto

BTW tidak ada masalah selesai tuntas dengan cara balas dendam; yang terjadi
penyelesaian semu, yang akan menimbulkan problem baru.
Start The Day with Love
Fill the Day with Love
End the Day with Love

jsujanto
----- Original Message -----
From: �� <[EMAIL PROTECTED]>
To: Kuli Tinta <[EMAIL PROTECTED]>
Sent: 27 September 1999 7:33 AM
Subject: [Kuli Tinta] HAM


> Marilah kita kembali menggunakan tolok ukur kemanusiaan.
>
> Apa yang telah dilakukan oleh Pemerintahan Soeharto terhadap
> rakyat Timtim yang menentang pro integrasi adalah bertentangan
> dengan nilai-nilai kemanusiaan.
>
> Kini kita telah mengetahui bahwa pada saat itu Soeharto telah
> digunakan oleh Amerika dan Australia yang takut kalau komunis
> masuk melalui Timtim mengingat bumi nusantara ini terletak pada
> geografi yang sangat strategis secara politis dan ekonomis.
> Ingat, F16 yang diterbangkan oleh pilot Indonesia denga bendera
> Star of David dari Yordania dan masuk ke Timtim adalah atas
> peresetujuan AS. Australia juga sangat mendukung integrasi pada
> saat itu. Kini, apa yang mereka lakukan terhadap bangsa dan
> negara ini? Tidak ada persahabatan sejati, yang ada adalah
> kepentingan sejati. Rela dan Maukah kita sebagai anak bangsa
> dipermainkan oleh negara lain? Saya sebagai pribadi maupun anak
> bangsa tidak mau!
>
> Nah, kini ketika pasukan Interfet masuk ke Timtim, aksi balas
> dendam pro kemerdekaan yang di back up oleh Interfet mulai
> dilakukan. Terima kasih kepada TV swasta Indonesia yang
> menyajikan secara visual kasus-kasus balas dendam itu.
>
> Pembunuhan terhadap mereka yang dicurigai sebagai pro Integrasi
> terjadi. Pembakaran hidup-hidup seorang yang dicurigai sebagai
> pro integrasi diketahui oleh Interfet dan mereka diam saja dan
> justru berpihak. Katanya, mereka adalah penjunjung tinggi
> nilai-nilai kemanusiaan dan demokrasi? Bukankah ini sama persis
> dengan tragedi pembunuhan besar-besaran di tahun 1965 dimana
> orang yang dicurigai simpatisan atau pro PKI dibunuh tanpa sebuah
> klarifkasi? Bukankah banyak terjadi, kasus masalah senang dan
> tidak senang lalu dikaitkan dengan stigma PKI pada saat itu untuk
> menyingkirkan? Bukankah kejadian ini mirip dengan apa yang sedang
> terjadi di Timtim?
>
> Siapapun pejuang HAM, tidak akan pernah berpihak kepada siapa
> saja yang melanggar HAM karena HAM adalah universal. Kalau memang
> benar CNN, BBC, dan media barat yang lain menyiarkan masalah HAM
> dan keseimbangan berita maka mereka mestinya juga menyiarkan
> fakta pembunuhan dan pembakaran mereka yang dituduh pro integrasi
> itu. Ini adalah masalah kemanusiaan yang bersifat universal Bung.
> Mengapa AS membela Kuwait ada saat perang teluk itu? karena HAM?
> He... he... karena minyak Bung! Bush memang mengatakan "this
> picture makes me sick"  ketika melihat perlakuan tentara Iraq
> terhadap wanita Kuwait sebelum men declare perang. Namun apakah
> karena itu kemudian AS tergerak? Persiapan mereka sudah lama
> Bung, untuk melindungi kepentinga mereka..
>
> Marilah kita sebagai anak bangsa hand in hand untuk memanfaatkan
> potensi itu bagi kepentinga bangsa dan neara ini dan jangan
> sampai negara-negara (barat) yang sudah mulai kehabisan sumber
> daya alamnya dengan seenaknya memanfaatkannya untuk kepentingan
> mereka.
>
>
>
>
> ______________________________________________________________________
> Untuk bergabung atau keluar dari Milis, silakan LAKUKAN SENDIRI
> dengan mengirim e-mail kosong ke alamat;
> Bergabung: [EMAIL PROTECTED]
> Keluar: [EMAIL PROTECTED]
>
> Sambut MASA DEPAN BARU Indonesia!
>
>
>
>
>
>
>
>
>
>
>
>


______________________________________________________________________
Untuk bergabung atau keluar dari Milis, silakan LAKUKAN SENDIRI 
dengan mengirim e-mail kosong ke alamat;
Bergabung: [EMAIL PROTECTED]
Keluar: [EMAIL PROTECTED]

Sambut MASA DEPAN BARU Indonesia!










Kirim email ke