Ah, enggak usah jadi pessimist, mas.
Tapi anda baik : sudah mengetahui batas-batasnya.
J.Sujanto
----- Original Message -----
From: Phantom Stranger <[EMAIL PROTECTED]>
To: <[EMAIL PROTECTED]>
Sent: 28 September 1999 13:43 PM
Subject: Re: [Kuli Tinta] HAM
> From: J.Sujanto <[EMAIL PROTECTED]>
> > Apa yang bisa lakukan sekarang menghadapi situasi dan sikap negara2
asing
> > yang melanggar HAM?
> ----------------------------
> tidak ada yang bisa dilakukan..
> masalah internal aja gak bisa dihadapi, gimana mau hadapi masalah
eksternal?
>
> > Apakah kita (memang sudah) harus menjadi "kelompok moral force" atau
> > membentuk lebih banyak lagi LSM bidang HAM (ump. semacam Internet Humans
> > Right Indonesia?).
> -----------------------
> apa itu ada gunanya?
> udah berapa banyak LSM? udah berapa banyak segala hal yang menyangkut
> religi/spiritualisme?
> apakah itu pernah membuat manusia lepas dari kekerasan?
>
> kejadian diluar adalah gambaran dari kejadian di dalam..
> jadi kalo hidup sehari2 kita sendiri aja udah penuh kekerasan, gimana bisa
> nyalahin kejadian di luar?
>
> btw, apakah demokrasi itu sendiri bebas dari kekerasan/pemaksaan?
>
> coba lihat, masalah represif atau tidak di dalam hukum saja masih
> diperdebatkan..
> hukum yang satu tingkat represifnya lebih rendah dari sebelumnya..
> kalo udah tau mana yang represif mana yang bukan, kenapa masih perlu
hukum?
> kalo udah ada kesadaran itu, rasanya mau pake hukum yang tak terbatas juga
> gak ada masalah..karena kita udah tau sendiri batas2nya kan?
>
> IMHO
>
>
>
>
>
> ______________________________________________________________________
> Untuk bergabung atau keluar dari Milis, silakan LAKUKAN SENDIRI
> dengan mengirim e-mail kosong ke alamat;
> Bergabung: [EMAIL PROTECTED]
> Keluar: [EMAIL PROTECTED]
>
> Sambut MASA DEPAN BARU Indonesia!
>
>
>
>
>
>
>
>
>
>
>
>
______________________________________________________________________
Untuk bergabung atau keluar dari Milis, silakan LAKUKAN SENDIRI
dengan mengirim e-mail kosong ke alamat;
Bergabung: [EMAIL PROTECTED]
Keluar: [EMAIL PROTECTED]
Sambut MASA DEPAN BARU Indonesia!