Sekaranglah saatnya proses belajar dalam berdemokrasi
teruji.


--- Zaki Tugiyo <[EMAIL PROTECTED]> wrote:
> Hay guys,
> 
> Ada mau ikut rusuh-rusuh ayo gabung untuk melakukan
> revolusi silahkan
> baca posting dibawah ini, sory loh korannya
> Republika bukan Rakyat
> Merdeka.
> 
> Ngamuk yo ... 
> 
> Salam
> Zaki Tugiyo
> 
> URL             : 
> http://www.republika.co.id/9910/13/13XPDI-P.01
> 
>    REPUBLIKA
>    Republika, 13 Oct 1999
> 
> 
>    Massa Megawati Ancam Lakukan Revolusi
> 
>    JAKARTA -- Para pendukung Megawati Soekarnoputri
> yang dalam sepekan
>    terakhir mulai 'membanjiri' Bunderan Hotel
> Indonesia (HI), Jakarta,
>    tak hanya datang untuk mendukung ketua umum PDI
> Perjuangan itu
> menjadi
>    Presiden RI mendatang. Mereka juga mulai
> mengancam melakukan revolusi
>    bila Megawati akhirnya gagal duduk di kursi
> kepresidenan.
> 
>    Sekitar tiga ribu pendukung Megawati yang
> berdatangan dari berbagai
>    wilayah di Jabotabek, memadati Bundaran HI di
> Jakarta, sejak siang
>    hingga kemarin sore. Mereka bergantian mengadakan
> orasi mendukung
>    Ketua Umum PDI-P itu sebagai presiden keempat RI.
> 
>    Mereka menutup jalur putar Bundaran HI dan
> menempatkan satu mobil
> pick
>    up berisi generator listrik dan perangkat sound
> system yang dipakai
>    untuk orasi.
> 
>    Aktivis PDI-P, Pius Lustrilanang, yang hadir dan
> menggalang massa
>    'banteng' dari Bogor, dalam orasinya meminta MPR
> mendatang menetapkan
>    Megawati sebagai presiden. ''Jika Megawati tidak
> terpilih, maka
>    terjadi revolusi,'' kata Pius diiringi teriakan
> ''revolusi, revolusi,
>    revolusi!'' berkali-kali dari ribuan pendukung
> Megawati.
> 
>    Pada kesempatan itu Pius juga meminta pendukung
> Mega untuk
> mengibarkan
>    bendera merah di halaman rumah serta memakai kaos
> bergambar Megawati
>    hingga 21 Oktober sebagai upaya untuk
> mengingatkan MPR memilih
>    Megawati.
> 
>    Abidin dari Barisan Banteng Megawati (BBM) dalam
> orasinya
> berkali-kali
>    menegaskan pilihan MPR hanya dua yaitu, Megawati
> atau revolusi jika
>    ketua umum PDI-P tidak terpilih sebagai presiden.
> 
>    Para pengunjuk rasa dari berbagai komponen PDI-P
> yang terdiri atas
>    Barisan Banteng Megawati (BBM), Komite Pendukung
> Megawati (KPM),
>    Barisan Rakyat Setia Pendukung Megawati (BRSPM),
> Tim Sukses Megawati
>    (TSM), dan Front Nasional Bersatu (FNB) tersebut
> mengitari Bundaran
> HI
>    dengan menggelar spanduk berisi tanda tangan
> serta tulisan dukungan
>    kepada Megawati.
> 
>    Menurut keterangan beberapa koordinator lapangan
> aksi tersebut,
>    demonstrasi yang digelar saat ini sebagai awal
> dari aksi yang lebih
>    besar selama masa SU MPR. ''Tanggal 14 Oktober
> nanti kami akan
>    mengadakan konsolidasi dengan para pendukung dari
> luar Jabotabek
> serta
>    akan mengadakan aksi puncak pada 18 Oktober,''
> kata seorang
>    koordinator yang tidak mau disebut identitasnya.
> Menurut
> pengakuannya,
>    massa pendukung PDI Perjuangan yang hadir kemarin
> tercatat 2.750
>    orang.
> 
>    Para peserta aksi yang hampir semuanya mengenakan
> kaos berlambang
>    PDI-P mengaku datang dari berbagai wilayah Ibu
> Kota maupun luar
>    Jakarta seperti Bogor dan Tangerang. Ratusan di
> antaranya mengendarai
>    20 Metromini dan berhenti di Tugu Proklamasi,
> lalu berjalan kaki
>    sejauh tiga kilometer ke Bundaran HI dan
> membagikan selebaran berisi
>    dukungan pada Megawati, penolakan
> pertanggungjawaban Presiden BJ
>    Habibie, amandemen UUD 1945, serta penuntasan
> kasus Soeharto dan
>    kroninya.
> 
>    Ketua DPP PDI-P, Suparlan, yang dimintai komentar
> tentang ancaman
>    revolusi dari massa pendukung Megawati itu
> mengaku tak tahu-menahu.
>    ''Saya kok belum tahu kalau ada pengerahan massa
> PDI-P,'' ujarnya
>    kepada Republika tadi malam.
> 
>    Secara terpisah, Komandan Satgas Barisan
> Serbagunua (Banser) GP
> Ansor,
>    Imam Kusnin Ahmad, mengatakan pihaknya memberi
> perhatian serius
>    terhadap upaya-upaya anarki yang dilakukan massa
> selama
> berlangsungnya
>    SU MPR. Untuk mengantisipasi ancaman tersebut,
> lanjutnya, Banser siap
>    turun dengan puluhan ribu pasukannya.
> 
>    Bahkan, tegas Kusnin, Banser akan mendapat
> dukungan penuh dari
> pasukan
>    jin (pasukan tidak kasat mata) yang siap
> membentengi Gedung MPR/DPR.
>    ''Yang jelas, kelompok dari manapun yang mencoba
> mengganggu jalannya
>    SU MPR akan berhadapan dengan Banser. Dan, kami
> tidak main-main untuk
>    mengamankan jalannya SU MPR itu dengan dukungan
> dari pasukan jin
> Islam
>    yang sewaktu-waktu siap diturunkan di arena,''
> tegasnya ketika
>    berbincang dengan Republika di Jakarta kemarin.
> 
>    Kusnin mengingatkan pasukan tidak kasat mata itu
> memang bisa
>    dikendalikan sesuai dengan keinginan para kiai.
> Untuk itu, katanya,
>    mereka baru akan diturunkan kalau kondisinya
> benar-benar sangat
> gawat.
>    Jadi, papar dia, pasukan jin ini tidak akan
> segan-segan menangkal
>    siapa pun yang mencoba berbuat jahat untuk
> menggagalkan SU MPR.
> 
>    Pengerahan pasukan Banser serta kemungkinan
> didukung pasukan jin itu,
>    menurut Kusnin, dilakukan sesuai dengan instruksi
> Gus Dur (KH
>    Abdurrahman Wahid) yang sebelumnya telah memberi
> warning kepada
>    kelompok manapun yang ingin mengganggu jalannya
> SU MPR. ''Apa yang
>    kami lakukan ini berdasarkan perintah Gus Dur.
> Kami akan turun ke
>    lapangan untuk mengamankan situasi dan tetap
> berpijak pada etika
>    HAM,'' jelasnya.
> 
>    Berdasarkan laporan dari Surabaya, ribuan Banser
> yang siap
> diterjunkan
>    telah mendapat bekal senjata dari para kiai plus.
> Mereka bersenjata
>    rotan yang telah diberi asma. ''Senjata rotan ini
> memang kecil, tapi
>    keampuhannya lebih dahsyat ketimbang senjata
> api,'' ujar salah
> seorang
>    anggota Banser asal Sidoarjo, Jawa Timur. Ia
> memberikan contoh, pada
>    saat menumpasan G-30-S/PKI, senjata-senjata rotan
> kecil itu telah
>    dibuktikan keampuhannya.
> 
> 
=== message truncated ===


=====

__________________________________________________
Do You Yahoo!?
Bid and sell for free at http://auctions.yahoo.com

______________________________________________________________________
Untuk bergabung atau keluar dari Milis, silakan LAKUKAN SENDIRI 
dengan mengirim e-mail kosong ke alamat;
Bergabung: [EMAIL PROTECTED]
Keluar: [EMAIL PROTECTED]

Sambut MASA DEPAN BARU Indonesia!










Kirim email ke