Prof. Dr. Ahli Hukum Tata Negara terkemuka sedang mencari jati diri. Semangat 
pencariannya hebat,
pantang menyerah, mundur berarti kalah. Maju terus biar dianggap satria. Moga-moga 
enggak nabrak
tembok, dan menjadikan tembok sebagai cermin. Mohon dibantu untuk mencari jati diri! 

------------------------------------------------------
Wimar Witoelar:
Mundur Tidaknya Yusril Merupakan
Urusan Pribadi
5-2-2001 / 14:15 WIB

TEMPO Interaktif, Jakarta: Ketua Juru Bicara Kepresidenan, Wimar Witoelar,
menyatakan mundur atau tidaknya Menteri Kehakiman dan Hak Asasi Manusia,
Yusril Izha Mahendra, merupakan urusan pribadi. �Masalahnya lebih ke masalah
pribadi Yusril, daripada soal negara,� ujar Wimar menanggapi isu mundur tidaknya
Yusril di Istana Negara, Senin (5/2). 

Wimar menilai Yusril sebagai orang yang sedang mencari identitas dirinya. �[Jadi]
sayang menggunakan space pemikiran atau publikasi yang lebih besar untuk
masalah ini,� katanya. Meski demikian, lanjut Wimar, Presiden Abdurrahman
Wahid sangat menghargai orang-orang yang sedang mencari jati dirinya, baik
sebagai menteri maupun profesional. 

Menyinggung soal sidang kabinet pada Sabtu (3/2) yang dikabarkan sempat
membahas masalah pengunduran diri Yusril ini, Wimar menyanggah. �Tidak juga.
Dari sidang yang berlangsung selama dua jam, cuma empat menit kami
membicarakan soal Yusril,� katanya. 

Sementara itu, Yusril sendiri kepada pers berulang kali menegaskan tidak akan
mengundurkan diri. Bahkan, sebagai Ketua Umum PBB, ia menyatakan tidak akan
menarik kadernya dari kabinet pemerintahan Presiden Wahid. �Kalau saya mundur,
berarti saya mengalah, dan saya tidak mau,� ujar Yusril, Sabtu (3/2). Ia pun
menegaskan lebih baik dipecat ketimbang meminta mundur. 

Mengenai pemecatannya ini, Yusril mengatakan telah menanyakan langsung
kepada Presiden Wahid dalam sidang kabinet Sabtu lalu. �Waktu itu saya bilang
ke Presiden, karena saya diminta oleh PKB untuk dipecat, saya tanya kapan
Bapak Presiden akan memecat saya. Namun, saat itu Presiden diam saja,� kata
dia. 

Sebaliknya, Yusril berulang kali meminta Presiden Wahid mengundurkan diri dari
jabatannya. Dasar permintaannya itu adalah semakin menurunnya kepercayaan
masyarakat terhadap Presiden. Jika Presiden memutuskan mundur, lanjut dia,
dengan sendirinya menteri-menteri dalam kabinet berstatus demisioner, kecuali
Panglima TNI dan Kapolri yang tidak dapat diberhentikan tanpa persetujuan dari
DPR. (Kurie Suditomo/Oman Sukmana) 


__________________________________________________
Get personalized email addresses from Yahoo! Mail - only $35 
a year!  http://personal.mail.yahoo.com/

...........Menuju Indonesia yang Demokratis dan Berkeadilan............
Untuk bergabung atau keluar dari Milis, silakan anda lakukan sendiri
Bergabung: [EMAIL PROTECTED]
Keluar: [EMAIL PROTECTED]

->Cake, parcel lebaran & bunga2 natal? Di sini, http://www.indokado.com<-- 
















Kirim email ke