On Fri, 15 Dec 2000, Tedi Heriyanto wrote:
> > mengeluarkan berita dana 1 billion untuk Linux. IBM INdoneisa sama sekali
> > belum punya visi untuk Linux (boro-boro ngebantu).
> Atau jangan2 malah IBM Indo kagak tahu Linux itu apaan ? Soalnya sibuk jualan
> produknya sih .:)
He.he. perlu kompor yang kenceng nih ke IBM.. 8-)
> Amerika aja Manajer Andersen Consulting Chicago itu pernah buat clustering di
> NASA pake Linux....kalo nggak salah namanya K Talayan. Tapi di sini mah kagak
> ada, yg direkrutin cuma orang2 akunting. :)
Atau sebetulnya kita sedikit yang berperan sebagai "konsultan" most of
them kepanjangna tangan "marketing" persh LN 8-)...he.he.he
> Satu lagi yg biasa ditemui di orang yg udah jago di bidang apa aja di
> Indonesia adalah nggak mau ngebagi ilmunya, takut bersaing kali. Padahal kalo
> di luar kan nggak. Padahal kalo sharing ilmu kita kan nggak berkurang, orang
> nggak bisa dicuri, malah kadang2 bisa nambah. Susah juga pola pikir spt ini.
Memang ini kendalan nyata, seperti pengamtan saya. banyak Pergurutan
Tinggi-Perguruan Tinggi (PT) top Indonesia yang di dalamnya sudah banyak
"Linuxer" yang jago, tapi kontribusi ke komunitas Open SOurce dari PT
tersebut tidak tinggi. (he.he. agak provokatif ya.. biar pada
tersinggung.. dan ngebuktikan bahwa pernyataan saya salah...)
Berbeda dg di sini, biasanya para kontributor berasal dari Uni
> > Yap... ini salah satu kendala nyata..he.he.
> Mudah2an Linuxer yang lagi kuliah di LN, pas pulang nggak kena penyakit ini.
> :)
Mudah-mudahan.... sebab, hambatan dan tantangan itu bisa dihadapi, tapi
rayuan dan godaan yang berat...
IMW
----------------------------------------------------------------------------
Utk berhenti langganan, kirim email ke [EMAIL PROTECTED]
Informasi arsip di http://www.linux.or.id/milis.php3
Pengelola dapat dihubungi lewat [EMAIL PROTECTED]