On Mon, Dec 18, 2000 at 10:38:34AM +1100, Lukito E. Nugroho wrote:
>
> Justru kalau ada usaha untuk membelokkan ideologi keterbukaan dari
> OS yg mungkin sulit diatasi. Saya cenderung setuju dengan Eric
> Raymond, OS hanya bisa jalan kalau orang "berkecukupan". Istilah
> ini sebenarnya sulit diinterpretasikan, krn. ia fleksibel. Cukup
> dalam bidang ekonomi, cukup dalam bidang teknologi, cukup dalam
> etika/moral (e.g., masih punya kesadaran bahwa sharing knowledge
> itu baik). Cukup dalam satu bidang tidak berarti cukup dalam
> bidang lain. Justru ini yg membuat komunitas OS dinamis, dan
> kedinamisan ini diikat oleh satu konsep: keterbukaan.
>
Kalau menurut maslow (maslow lagi maslow lagi, hehe) 'orang berkecukupan'
itu adalah basic need yang menjadi dasar orang bisa melakukan
self-actualization.
Basic need tersebut adalah:
1. physiological: makan, minum, kesehatan
2. safety/security: perasaan aman
3. belonginess and love: afiliasi, dicintai, diterima
4. esteem: penghargaan, recognisi
Bila seseorang sudah mendapatkan semua basic need tersebut, baru
dia akan mulai mencari need for self-actualization.
Kalau di Indonesia, karena faktor ekonomi, saya cenderung meng-encourage
orang2 untuk mendapatkan hasil komersial dari sumbangannya ke open source
community.
Dengan begitu:
- physiological neednya terpenuhi
- moga-moga basic need yang lain juga terpenuhi
- pada saat itu ia akan mulai have fun, melakukan tindakan2 self
actualization:
- transcendence:
- membantu orang lain mengerti mengenai open source
- membimbing
- aesthetic:
- mendokumentasikan open source
- cognitif:
- kernel hacking
Louis.
----------------------------------------------------------------------------
Utk berhenti langganan, kirim email ke [EMAIL PROTECTED]
Informasi arsip di http://www.linux.or.id/milis.php3
Pengelola dapat dihubungi lewat [EMAIL PROTECTED]