On Sat, 16 Dec 2000, adnan basalamah wrote:
> kenapa sih orang mau berkontribusi ke OpenSource dan Linux ?
>
> atau :
>
> kenapa sih si Linus bisa tabah menghabiskan ribuan jam
> waktunya untuk mendevelop linux tanpa dibayar ?
>
> menurut saya, dia mengerjakan itu semua karena semua kebutuhan lainnya
> sudah terpenuhi sehingga yang tersisa pada dirinya adalah "self
> actualization". aktualisasi diri. (taraf teratas dalam skema maslow).
Teori self actualization ini tampaknya kurang pas dalam hal ini
8-) Pernah saya bahas di salah satu majalah online.. lupa tapi dimana..
> dia, sadar atau tidak, ingin membuktikan bahwa dirinya mampu lebih hebat
> dari , let's say, andy tanenbaum (yang desain minix nya di serang oleh
> nya...). dia ingin merasa "berarti" di komunitas linux nya itu.. buat dia
> ini harganya lebih mahal dari pada sekedar duit.
Sebetulnya kebanyakan developer di Open Source (termasuk Linus sendiri)
karena keingianan memecahkan masalah dan keinginan belajar. Bisa dibaca
dari wawancara team KDE yang agak beragam. Sedikit yang memulai
kerjaannya degnan "Saya ingin lebih hebat"... diskusi Linus vs Tanenbaum
adalah dampak ketika Linus sedang dalam proses belajar untuk menguasai
pembuatan kernel.
Jadi point utamanya adalah rata-rata keinginan belajar (makanya banyak
yang reinvent the wheel, karena ideanya mereka cuma pengen
belajar.. gimana kalau X.. jadi ngggak).
> nah..kaitannya dengan masalah diatas, gimana kalo di perguruan tinggi
> indonesia ada (atau banyak) anak yang merasa dirinya "tidak
> teraktualisasi" kalau mereka hanya sekedar MENGEKOR linus dan
> linux ?
Hm...8-) atau ... memang kita sangat terlalu menganut teori Maslow yang
belum tentu benar juga 8-)
Oh iya.. ada yang udah bikin OS sendiri mungkin di PT di Indonesia ?
IMW
----------------------------------------------------------------------------
Utk berhenti langganan, kirim email ke [EMAIL PROTECTED]
Informasi arsip di http://www.linux.or.id/milis.php3
Pengelola dapat dihubungi lewat [EMAIL PROTECTED]