On Mon, Dec 18, 2000 at 12:08:19AM +0100, Made Wiryana wrote:
>
> On Sat, 16 Dec 2000, Bondan wrote:
>
> > kalo memang untuk aktualitas diri, saya rasa tidak...
> > sekarang buat apa menunjukkan diri wah...
> > karena biasanya orang yang mencari ketenaran tidaklah sehebat yang
> > ditunjukkan oleh dirinya...
> > tapi linus dia bisa membuat sesuatu yang wah...
> > artinya bukan untuk ketenaran dirinya sendiri..
>
> Tapi seringkali orang lain yang mengira itu adalah usaha "aktualisasi
> diri" dari orang tersebut.
Maslow mendiferensiasikan self-actualization ke beberapa bagian, salah satunya
adalah transcendence (sp?).
Transcendence adalah mencoba menolong orang lain untuk mendapatkan
self-fulfilment dan menyadari potensial diri.
Cocok dengan yang dilakukan oleh linux, esr, made, etc.
> Padahal seringkali orang itu tak ada niatan seperti itu, atau aktualisasi
> diri bukanlah dorongan utnuk melakukan pekerjaan itu. Dan seringkali
> dorongan untuk pekerjaan itu adalah "It is fun"...
Kalau it's fun, dalam teory maslow mungkin bisa dimasukkan dalam
diferensiasi self-actualization yang dalam kategori aesthetic,
mencari simetris, dan keindahan.
Selain transcendence dan aesthetic, ada juga sifat yang masuk dalam
kategori self-actualization cognitif: keinginan untuk mengetahui, mengerti,
explore - boldly go where no one ever gone before...
Louis.
----------------------------------------------------------------------------
Utk berhenti langganan, kirim email ke [EMAIL PROTECTED]
Informasi arsip di http://www.linux.or.id/milis.php3
Pengelola dapat dihubungi lewat [EMAIL PROTECTED]